Parpol Diminta Taruh Caleg Perempuan di Nomor Urut 1

Adhitya Himawan, Lili Handayani

Selasa, 06 Maret 2018 | 07:45 WIB
Parpol Diminta Taruh Caleg Perempuan di Nomor Urut 1
Ketua KPU Juri Ardiantoro bersama anggota KPU Arief Budiman, Titi Anggraini dari Perludem, Kaka Suminta (KIPP) dan Masykurudin Hafidz (JPPR), berbicara dalam Diskusi Akhir Tahun di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (28/12/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyebutkan jika dari sisi parpol, upaya afirmati perempuan bisa terakomodir dengan cara keberpihakan dari penempatan calon perempuan pada nomor urut jadi.

Ia mengatakan meskipun sistem proposional terbuka tapi kontribusi nomor urut terhadap keterpilihan itu masih sangat tinggi.

"Karena dapil kita ini besar, tiga sampai sepuluh. Nah dapil yang besar memicu pemilih kesulitan untuk mengenali calon. Kalau dapilnya kecil, pemilih lebih mudah mengenali calon,” katanya, di hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (5/3/2018).

Tapi kalau dapil besar, karena kesulitan mengenali calon maka prefensinya adalah nomor urut dianggap semakin kecil sebagao representasi kualitas dan keberpihakan partai.

Ia mencontohkan Pengalaman PPP dimana perempuan, ditempatkan di 30 persen dapil no urut 1 maka angka keterpilihannya naik 100 persen.

“Belajar dari itu. kalau partai ingin menunjukkan keberpihakan terhdap perempuan adalah dengan menempatkan caleg erempuan di nomer jadi pada nomor urut 1 sekurangnya di 30 persen per dapil,”jelasnya.

Yang kedua, lanjutnya adalah insentif bagi caleg perempuan berupa kontribusi pendanaan kampanye.

Ia menyampaikan skemanya, partai mendapat bantuan keuangan partai naik. 1000 untuk DPP, 1200 provinsi, 1500 kabupaten kota.

“Nah dari pendanaan negara untuk parpol ini harus ada reserve budget atau afirmatif budgeg yang di alokasikan untuk kaderisasi perempuan,”katanya.

Menurut dia, jika perempuan dikader dengan benar, maka akan ada ikatan ideologis. Agar perempuan tidak asal comot.

Karena, ia menjelaskan kembali, memenangkan perempuan artinya, juga harus memenangkan partai. Karena kalau perempuannya suaranya paling banyak pun kalau partainya tidak dapat kursi kan tidak bisa terpilih.

"Berarti ada dua, yang pertama soal pendanaan, kontribusi pendanaan dan yang ketiga tetap saja menurut saya afirmasi itu harus diperkuat. Terutama dari peraturan KPU dan Bawaslu," jelasnya.

Titi meminta KPU konsisten menunjukkan keberpihakan ataupun kebijakan afirmasi yang harus terus berkeanjutan. Perempuan dinasti mendapat tempat karena mereka tidak melakukan kaderisasi namun harus mengisi slot perempuan. Akibatnya, yang terjadi para istri atau saudara perempuan dari kader yang ada itu yang kemudian direkrut oleh elit partai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:47 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten

PKB Sambut Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen: Kami Sudah Konsisten

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:08 WIB

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:41 WIB

MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat

MK Ancam Gugurkan Parpol yang Tak Penuhi Kuota Caleg Perempuan, Begini Reaksi Demokrat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:41 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Terkini

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×