Diskusi Kelompok Anti Komunis di Hotel Mewah Berakhir Ricuh

Reza Gunadha, Lili Handayani

Selasa, 06 Maret 2018 | 17:46 WIB
Diskusi Kelompok Anti Komunis di Hotel Mewah Berakhir Ricuh
Diskusi bertema “Isu kebangkitan PKI antara realita atau propoganda” di Ballroom Singosari Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018), yang digagas beragam kelompok anti-komunis, berakhir ricuh. [Suara.com/Lili Handayani]

Suara.com - Diskusi bertema “Isu kebangkitan PKI antara realita atau propoganda” di Ballroom Singosari Hotel Grand Sahid, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018), yang digagas beragam kelompok anti-komunis, berakhir ricuh.

Kericuhan itu ditimbulkan oleh kalangan anti-komunis sendiri, yang mengikuti diskusi tersebut. Pasalnya, ada sejumlah orang dari kalangan itu tak menyetujui deklarasi “Stop Eksploitasi Isu Kebangkitan PKI” dibacakan seusai diskusi.

Keributan itu berawal ketika puluhan panitia Kaukus Muda Indonesia (KMI)—penyelenggara diskusi tersebut—membacakan deklarasi seusai diskusi.

Saat teks deklarasi masih dibacakan, seorang peserta bernama Baiq Ani mengamuk. Ia berteriak memprotes aksi deklarasi tersebut.

Perwakilan LBHI itu emosi, karena merasa dibohongi. Sebab, ia hanya diundang untuk mengikuti diskusi, tanpa ada deklarasi.

“Kami tidak setuju adanya deklarasi-deklarasi,” teriak Baiq sambil meminta kertas absensi yang ada di panitia.

Sementara Ketua Gerakan Pemuda Anti Komunis (Gepak) Rahmat Himran, juga emosi. Ia menarik dan menurunkan spanduk berwarna merah putih, yang menjadi latar panggung diskusi.

Spanduk itu bertuliskan, “Isu kebangkitan PKI antara realita atau propoganda.”

Tak hanya itu, mereka yang ingin acara tersebut dibubarkan, juga sengaja mematikan lampu di ruangan.

baca juga

Sementara di luar arena diskusi, Rahmat menuding kegiatan tersebut sebenarnya ditujukan untuk mendukung salah satu kubu yang bakal berlaga pada Pemilu 2019.

Namun, ia justru mengklaim kegiatan tersebut disusupi antek-antek komunis.

“Makanya kami segera mencegahnya. Dari awal saya sudah wanti-wanti,” ujarnya kepada sejumlah wartawan.

Ia mengatakan, Gepak sebelumnya sudah mendesak agar tak ada deklarasi sesudah diskusi.

“Dari awal kami sudah mengingatkan, kalau ada deklarasi, maka akan kami bubarkan. Bukan saat mereka mau baca lalu baru kami setop. Bukan begitu. Kami sudah tau dari awal,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Foto Pelaku Penculikan Ustad di Tebet Hoax

Viral Foto Pelaku Penculikan Ustad di Tebet Hoax

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 18:23 WIB

YLBHI Kecam Putusan Vonis Budi Pego

YLBHI Kecam Putusan Vonis Budi Pego

News | Kamis, 25 Januari 2018 | 02:02 WIB

Kaum Komunis Israel Menantang Maut Membela Palestina

Kaum Komunis Israel Menantang Maut Membela Palestina

News | Senin, 18 Desember 2017 | 15:13 WIB

Dokumen Rahasia AS Ungkap Cerita Baru Tentang PKI Tahun 1965

Dokumen Rahasia AS Ungkap Cerita Baru Tentang PKI Tahun 1965

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 03:05 WIB

Kyai Ngobrol dengan Jokowi: Isu PKI Hanya Dibuat-buat

Kyai Ngobrol dengan Jokowi: Isu PKI Hanya Dibuat-buat

News | Selasa, 03 Oktober 2017 | 17:11 WIB

Terkini

Syahganda Bantah Pemerintah Takedown Konten Kritik di Media Sosial

Syahganda Bantah Pemerintah Takedown Konten Kritik di Media Sosial

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Prabowo Menantang MSCI, Duit Asing Kabur Rp576 Miliar dalam Waktu 3 Jam!

Prabowo Menantang MSCI, Duit Asing Kabur Rp576 Miliar dalam Waktu 3 Jam!

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Sisi Gelap Wanita Karier: Jebakan Beban Ganda di Balik Kemandirian Finansial

Sisi Gelap Wanita Karier: Jebakan Beban Ganda di Balik Kemandirian Finansial

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bertabur Bintang, Intip Sinopsis Drakor Full Count, Rilis Februari 2027

Bertabur Bintang, Intip Sinopsis Drakor Full Count, Rilis Februari 2027

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Hada Labo Perfect 3D Gel Cream untuk Kulit Apa? Ini Kandungan dan Cara Pakainya

Hada Labo Perfect 3D Gel Cream untuk Kulit Apa? Ini Kandungan dan Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Harga CPU Meroket! Intel dan Qualcomm Naikkan Harga, Apakah AMD Menyusul?

Harga CPU Meroket! Intel dan Qualcomm Naikkan Harga, Apakah AMD Menyusul?

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas Belanja di Gunungsindur Bogor

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas Belanja di Gunungsindur Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Apakah Pohon Mangga Merusak Pondasi Bangunan? Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Apakah Pohon Mangga Merusak Pondasi Bangunan? Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Oppo Enco Air4s Bikin Melongo! TWS Murah Ini Tawarkan Baterai Tahan 43 Jam

Oppo Enco Air4s Bikin Melongo! TWS Murah Ini Tawarkan Baterai Tahan 43 Jam

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:15 WIB

9 Cara Menghilangkan Flek Hitam Membandel di Wajah Usia 50 Tahun

9 Cara Menghilangkan Flek Hitam Membandel di Wajah Usia 50 Tahun

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×