Kemlu Mulai Verifikasi WNI di Luar Negeri untuk DPT Pemilu 2019

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 08 Maret 2018 | 17:47 WIB
Kemlu Mulai Verifikasi WNI di Luar Negeri untuk DPT Pemilu 2019
Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri mengumpulkan semua data warga negara Indonesia atau WNI yang berada di luar negeri untuk keperluan Daftar Pemilih Tetap (DPT). DPT WNI di luar negeri itu nanti guna Pemilu serentak 2019, yakni Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

Kementerian Luar Negeri akan berikan dukungan penuh, dengan mengumpulkan data WNI yang ada di luar negeri. Pengumpulan data WNI dilakukan oleh 129 perwakilan bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipe, plus BNP2TKI.

"Karena banyak data beririsan dengan BNP2TKI, jadi total WNI di luar negeri 3,2 juta," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal di kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (8/3/2019).

Dari 3,2 juta WNI yang berada di luar negeri dilakukan proses pembersihan data. Setelah dilakukan pembersihan data, terakhir menjadi 2,2 juta WNI. Artinya, terdapat satu juta data WNI ganda.

"Selebihnya data yang satu juta WNI ke mana? Selebihnya karena ada isinya data ganda. Jadi ada WNI yang ambil S1 di Singapura, kemudian S2 nya di Jerman, dua-duanya masih terdata, dengan sendirinya kami jadikan satu data," ujar dia.

Sementara itu, data 2,2 juta WNI di luar negeri tersebut sudah di serah kan oleh Kementerian Luar Negeri kepada KPU. Selanjutnya Kemlu dengan Kementerian Dalam Negeri melakukan verifikasi data WNI di luar negeri untuk NIK atau Nomor Induk Kependudukan.

"Karena basis pemilih luar negeri harus pakai NIK, kenapa pakai NIK supaya tidak ada DPT ganda. Jadi nanti kalau dikonfrontir data tersebut, akan ketahuan penggunaan data yang di luar negeri dan di dalam negeri," kata dia.

Selain itu, Kemlu juga akan membentuk panitia Pemilu di semua kantor perwakilan pemerintah Indonesia di Luar Negeri.

"Nanti kami akan bentuk panitia pemilih di semua perwakilan. Kemudian mulai 17 April akan dilakukan verifikasi dan pembersihan untuk data-data tersebut," ujar dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bentuk Tim Penjaringan Cawapres untuk Pilpres 2019

Jokowi Bentuk Tim Penjaringan Cawapres untuk Pilpres 2019

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 13:15 WIB

Partai Idaman Tuding Pemerintah Lakukan Pembangkangan

Partai Idaman Tuding Pemerintah Lakukan Pembangkangan

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 06:00 WIB

Mantan Ketua Panwaslu DKI: KPU - Bawaslu Tidak Taat UU Pemilu

Mantan Ketua Panwaslu DKI: KPU - Bawaslu Tidak Taat UU Pemilu

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 05:30 WIB

Tidak Lolos Verifikasi Pemilu 2019, P3I: Kami Didzalimi KPU

Tidak Lolos Verifikasi Pemilu 2019, P3I: Kami Didzalimi KPU

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 00:45 WIB

Partai Republik Sebut Penilaian KPU Ada yang Aneh

Partai Republik Sebut Penilaian KPU Ada yang Aneh

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 23:45 WIB

Terkini

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Mendengar 'Sambutlah' Denada: Saat Tren TikTok Bikin Lagu 90-an Candu Lagi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Bahas Gugatan Ijazah Gibran di MK, Anwar Usman: Itu Sepenuhnya Ranah MK!

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:24 WIB

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Esensi Jeda: Bukan Hadiah setelah Lelah, tapi Bagian dari Menjalani Hidup

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Phuwin Tangsakyuen Sukses Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Bikin Fans Ikut Sing Along

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Anak Usaha GGRM Resmi Kelola Bandara Dhoho, Skema KSO Angkasa Pura Berakhir

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

×