Poros Ketiga Pilpres Jangan Berlatar Islam ataupun Non Islam

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Kamis, 08 Maret 2018 | 15:51 WIB
Poros Ketiga Pilpres Jangan Berlatar Islam ataupun Non Islam
Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf mengatakan munculnya wacana poros ketiga menjelang Pilpres 2019 merupakan hal biasa dalam sistem demokrasi. Apalagi, konstelasi politik hingga saat ini masih sangat cair.

Poros ketiga yang muncul ini tidak mendukung Joko Widodo atau pun Prabowo Subianto. Tapi mencari alternatif calon pemimpin Indonesia.

"Kalau ada wacana poros ketiga itu hal yang biasa saja. Bukan hal yang luar biasa. Di tahun politik ini yang sangat dinamis sangat cair," kata Nurhayati di DPR, Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Nurhayati menjelaskan selalu ada sosok yang paling menonjol di awal. Namun, menjelang hari pendaftaran muncul sosok lain yang juga memiliki potensi.

Nurhayati mengatakan semakin banyak calon akan semakin baik untuk proses demokratisasi di Indonesia.

"Kalau sekarang, misalnya seperti di daerah, yang istilahnya (melawan) kotak kosong, sebetulnya membuat masyarakat tidak punya pilihan. Saya berharap masyarakat yang hanya memilih satu calon tidak terjadi banyak Golput, karena merasa tidak banyak diberikan pilihan," tutur Nurhayati.

Namun demikian, ia tidak setuju jika poros ketiga yang dimaksud lantas diidentikkan dengan nama agama tertentu. Misalnya poros partai Islam. Hal itu justru akan semakin menciptakan jarak di antara sesama rakyat Indonesia.

"Saya kira nggak ada sebetulnya (poros partai Islam). Itu yang saya kurang cocok. Kalau sekarang kemudian dimunculkan Islam dan non-Islam. Kita dari awal sudah sepakat dengan Bhineka Tunggal Ika. Dan umat Islam disini mayoritas dari dulu tidak pernah ada masalah," ujar Nurhayati.

"Saya ingatkan kita juga punya Partai Damai Sejahtera, Parkindo, dan itu terbuka. Kalau kemudian sekarang muncul ini, jangan sampai kembali lagi Islam dan non Islam. Itu yang tidak boleh," tambah Nurhayati.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah: Kalau Kembali Duel dengan Prabowo, Jokowi Kalah

Fahri Hamzah: Kalau Kembali Duel dengan Prabowo, Jokowi Kalah

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 14:48 WIB

Jokowi Bentuk Tim Penjaringan Cawapres untuk Pilpres 2019

Jokowi Bentuk Tim Penjaringan Cawapres untuk Pilpres 2019

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 13:15 WIB

Setelah Bagi Beras, Jokowi Akan Bertemu Ulama di Jawa Timur

Setelah Bagi Beras, Jokowi Akan Bertemu Ulama di Jawa Timur

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 11:39 WIB

Sudah Cek, Jokowi Pastikan MRT Rampung Tepat Waktu

Sudah Cek, Jokowi Pastikan MRT Rampung Tepat Waktu

Bisnis | Rabu, 07 Maret 2018 | 18:34 WIB

Jokowi Tinjau Pembangunan Proyek MRT di Bundaran HI

Jokowi Tinjau Pembangunan Proyek MRT di Bundaran HI

News | Rabu, 07 Maret 2018 | 16:51 WIB

Terkini

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

×