Disebut Aniaya 5 Anak Adopsi, Nenek Candri: Saya Stres

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 16 Maret 2018 | 13:56 WIB
Disebut Aniaya 5 Anak Adopsi, Nenek Candri: Saya Stres
Candri Widarta (60), perempuan yang diduga menganiaya lima anak adopsinya, diwawancarai awak media di Polda Metro Jaya, Jumat (16/3/2018). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Nenek bernama Candri Widarta (60), yang diduga menganiaya lima anak adopsinya, mengungkapkan alasan tergerak menjadi ibu angkat.

Ia menuturkan, rasa kemanusiaannya terpantik karena prihatin atas kondisi perekonomian keluarga anak-anak asuhannya tersebut.

"Saya mengadopsi mereka cuma untuk kemanusiaan, tidak ada alasan yang lain," kata Candri saat memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jumat (16/3/2018).

Perempuan paruh baya itu mengakui  stres, sejak mendengar tuduhan menganiaya dan menelantarkan anak-anak adopsinya.

"Karena berita-berita menyebut anak-anak saya disekap di kamar. Ini saya dan mereka mau ke luar negeri, jalan-jalan. Ditulisnya mau jual anak. Ini (pemberitaanya) hanya satu pihak sehingga saya stres dan kok aneh begini," kata dia.

Dia juga mengakui proses adopsi kelima anak itu juga atas persetujuan orang tua kandung dan keluarganya.

Dia juga menyayangkan penyelidk polisi yang tak mau meminta keterangan keluarga asli dari anak-anak asuhnya.

"Ibunya bisa didatangi. Saya kasih tahu Ibunya ini di Sumba Barat. Waktu penyerahannya juga neneknya ada sama saya waktu itu. Tapi tidak ditanya polisi," tukasnya.

Anak pertama yang diasuhnya itu berasal dari Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.

Lebih lanjut, Candri menceritakan orang tua kandung dari salah satu anak asuhnya itu bekerja sebagai pekerja seks komersial.

Bahkan, Candri mengakui ibu kandung dari anak angkat keduanya itu menderita penyakit HIV dan sudah meninggal dunia.

"Anak kedua, ibunya mengaku PSK dan benar PSK dan sakit HIV.  Kemarin saya cek. Boleh catat (alamat tinggal di) Kampung Rawa 2 nomor 31. Ternyata ibunya sudah meninggal karena HIV," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menemukan lima anak diduga menjadi korban penelantaran dan penganiayaan di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat pada Rabu (28/2/2018).

Kelima anak yang diadopsi CW yakni FA (13), RW (14), OW (13), TW (8), dan EW (10). CW mengadopsi kelima anak itu sejak 2009.

Bahkan, CW sudah bertahun-tahun tinggal bersama lima asuhnya di sejumlah hotel di Jakarta. Namun, CW diduga kerap menganiaya selama tinggal bersama kelima anak asuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Aniaya Lima Anak Adopsi, Nenek Candri: Saya Difitnah

Dituduh Aniaya Lima Anak Adopsi, Nenek Candri: Saya Difitnah

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 12:42 WIB

Uang Nasabah BRI Raib, Polisi Ringkus 1 WNI dan 4 WNA

Uang Nasabah BRI Raib, Polisi Ringkus 1 WNI dan 4 WNA

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 11:42 WIB

Polda Metro Ringkus Stafsus Presiden Bidang Intelijen Gadungan

Polda Metro Ringkus Stafsus Presiden Bidang Intelijen Gadungan

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 19:17 WIB

Nenek Penganiaya Tak Bisa Lagi Bertemu 5 Anak Asuhnya

Nenek Penganiaya Tak Bisa Lagi Bertemu 5 Anak Asuhnya

News | Kamis, 15 Maret 2018 | 14:42 WIB

Hari Ini, Polisi Serahkan Jennifer Dunn ke Kejati DKI

Hari Ini, Polisi Serahkan Jennifer Dunn ke Kejati DKI

Entertainment | Kamis, 15 Maret 2018 | 08:35 WIB

Terkini

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana

News | Senin, 13 April 2026 | 23:00 WIB

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!

News | Senin, 13 April 2026 | 22:48 WIB

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 22:30 WIB

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen

News | Senin, 13 April 2026 | 22:11 WIB

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan

News | Senin, 13 April 2026 | 22:05 WIB

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba

News | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi

News | Senin, 13 April 2026 | 21:06 WIB

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

News | Senin, 13 April 2026 | 20:54 WIB

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB