Ramai-Ramai Tolak Salaman dengan Ganjar Pranowo

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 19 Maret 2018 | 08:42 WIB
Ramai-Ramai Tolak Salaman dengan Ganjar Pranowo
Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (suara.com/Ambar)

Suara.com - Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kecewa terhadap sikap petugas Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Jepara, yang tidak mau diajak bersalaman.

Ganjar menuding, sikap petugas Panwaslu Jepara itu telah mencederai prinsip silaturahmi dalam bermasyarakat.

Pasalnya, Ganjar tak sekali ditolak bersalaman oleh petugas Panwaslu, tapi dua kali.

Peristiwa itu terjadi ketika Ganjar ke Jepara dalam rangkaian kegiatan kampanye, Minggu(18/3/2018).

Kejadian tidak mengenakkan pertama dialami Ganjar seusai mengikuti jalan sehat Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Pantai Kartini, Jepara.

Ketika berjalan menuju bus, Ganjar berpapasan dengan seorang petugas Panwas dan kemudian mengulurkan tangannya dengan maksud bersalaman.

Namun, petugas panwas yang semula sudah menyambut uluran tangan Ganjar itu justru menarik tangannya.

Ganjar yang heran dengan sikap tersebut sempat berhenti lalu berkata, "Lho anda tidak mau bersalaman? ya sudah.”

Kejadian serupa terulang di Pasar Kota Jepara, bahkan tidak hanya seorang, tapi tiga petugas panwas sehingga membuat Ganjar semakin penasaran mengapa panwas Jepara seperti bersikap antiterhadap dirinya.

Kepada ketiga petugas panwas tersebut, Ganjar menanyakan mengapa bersalaman saja tidak diperbolehkan. Tapi, ketiganya hanya diam dan tidak bisa menjawab.

Jengkel tidak ditanggapi, Ganjar kemudian mengambil memfoto tiga petugas Panwas Kabupaten Jepara itu untuk keperluan dokumentasi.

"Biasanya 'panjenengan' yang memotret saya, sekarang saya yang motret, saya mau tanyakan pada Bawaslu, apa alasannya dilarang salaman sama calon, masak pilkada kok memutus silaturahmi," ujarnya, seperti dilansir Antara.

Setelah didesak oleh sejumlah pihak, petugas panwas yang menolak bersalaman dengan Cagub Jateng Ganjar Pranowo karena disuruh oleh Ketua Panwas Kabupaten Jepara Muhammad Arifin.

Pada akhir kunjungan, Ketua Panwas Kabupaten Jepara Muhammad Arifin datang dan Ganjar yang melihat keberadaannya langsung menghampiri serta mengajaknya salaman.

Arifin menyambut jabat tangan Ganjar, bahkan keduanya melakukan salam komando ala militer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Panwaslu Jateng Tolak Bersalaman dengan Ganjar Pranowo

Cerita Panwaslu Jateng Tolak Bersalaman dengan Ganjar Pranowo

News | Minggu, 18 Maret 2018 | 19:35 WIB

Dicurigai Hoaks, Relawan Ganjar Laporkan Empat Media Online

Dicurigai Hoaks, Relawan Ganjar Laporkan Empat Media Online

News | Sabtu, 17 Maret 2018 | 17:20 WIB

Pilgub Jateng, Ganjar dan Sudirman Berebut Program Pesantren

Pilgub Jateng, Ganjar dan Sudirman Berebut Program Pesantren

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 06:03 WIB

Sudirman Said Merasa Populer, di Pasar Banyak yang Ajak Foto

Sudirman Said Merasa Populer, di Pasar Banyak yang Ajak Foto

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 17:03 WIB

Bertemu Buya Syafii Maarif, Ganjar Disinggung soal Isu Hoax

Bertemu Buya Syafii Maarif, Ganjar Disinggung soal Isu Hoax

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 18:19 WIB

Terkini

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:37 WIB

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:29 WIB

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:36 WIB

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:32 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:23 WIB