Tiga Tahun Komplotan Ini Edarkan Materai Palsu, Negara Rugi Rp6 M

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 20 Maret 2018 | 18:49 WIB
Tiga Tahun Komplotan Ini Edarkan Materai Palsu, Negara Rugi Rp6 M
Polisi mengungkap kasus material palsu yang sudah beredar luas di pasaran. Dalam kasus ini, polisi juga membekuk para tersangka yang berjumlah 8 orang. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Polisi mengungkap kasus material palsu yang sudah beredar luas di pasaran. Dalam kasus ini, polisi juga membekuk para tersangka yang berjumlah 8 orang.

Kepala Subdit Fiskal, Moneter, dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Sandy Hermawan mengatakan, kasus ini terungkap setelah polisi menerima informasi dari pihak perpajakan.

"Setelah laporan masuk, kami lakukan penyelidikan," kata Sandy di Polda Metro Jaya, Selasa (20/2/2018).

Delapan tersangka yang dibekuk berinisial DJ, HHK, IS, AS, AF, AT, PA, dan ZF. Para tersangka dibekuk di sejumlah lokasi berbeda yakni di Jakarta, Bogor dan Bandung.

Selama melaksanakan aksinya, para tersangka membentuk dua kelompok. Bisnis penjualan materai palsu juga sudah dijalani para tersangka sejak tahun 2015.

"Materai 6000 itu dijual oleh mereka Rp 1.500 itu," ungkapnya.

Sandy menambahkan, para tersangka sudah memasok materai palsu 3ribu dan 6ribu di hampir seluruh daerah.  Bahkan, penjualan materai ini dilakukan secara daring.

"Kami sudah memeriksa Shopee, Bukalapak, dan Tokopedia. Karena ketiga online shop itu tempat jualan para pelaku," jelasnya.

Melalui aksi pemalsuan materai ini, negara ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp6 miliar.

baca juga

"Ini yang saya pegang ada 25 ribu materai 6000 dijual pelaku Rp 1500. Yang seharusnya dijual oleh negara Rp6000. Dikalikan saja 25 ribu materai dengan harga normal Rp 6000, ketemu harga Rp 150 juta. Dan harusnya itu masuk ke kas negara," kata Kasubdit Forensik dan Barang Bukti Direktorat Intelejen Perpajakan Joni Isparianti.

Joni juga menganggap para pelaku sudah sangat piawai untuk memalsukan materai. Sebab, apabila dilihat secara kasat mata, materi palsu yang dibuat hampir mirip materai resmi yang dikeluarkan Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri).

"Kalau yang asli dikeluarkan Peruri. Ada hologramnya, kelihatan kalau dilihat, tapi yang palsu ini tidak," tuturnya.

Melalui pengungkapan kasus ini, polisi menyita berbagai barang bukti berupa satu unit mobil Datsun Go, 63.800 materai 6ribu palsu dan beberapa materai 3ribu serta 6ribu palsu siap diedarkan.

Delapan tersangka dikenakan Pasal 13 Undang-undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai Juncto Pasal 253 KUHP Juncto 257 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Polisi juga menyertakan Pasal 3, 4 dan 5 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun kurungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Rahasiakan Subkontraktor Adhi Karya di Proyek LRT

Polisi Rahasiakan Subkontraktor Adhi Karya di Proyek LRT

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 14:05 WIB

Polisi Gandeng FPI Antisipasi Dampak Isu Kekerasan Ulama

Polisi Gandeng FPI Antisipasi Dampak Isu Kekerasan Ulama

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 13:19 WIB

Polisi Cari Unsur Pidana Kecelakaan di Proyek Rusun Pasar Rumput

Polisi Cari Unsur Pidana Kecelakaan di Proyek Rusun Pasar Rumput

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 09:06 WIB

Proyek Rusunawa Pasar Rumput Makan Korban, Polisi Usut Kelalaian

Proyek Rusunawa Pasar Rumput Makan Korban, Polisi Usut Kelalaian

News | Senin, 19 Maret 2018 | 14:28 WIB

Fahri Hamzah Yakin Presiden PKS Bakal Jadi Tersangka

Fahri Hamzah Yakin Presiden PKS Bakal Jadi Tersangka

News | Senin, 19 Maret 2018 | 14:16 WIB

Terkini

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

Geng Solo Siapa Saja? Ini 7 Perwira Tinggi TNI-Polri Kepercayaan Jokowi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:17 WIB

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Piala Asia 2027 Resmi Diundur, Untung atau Buntung bagi Timnas Indonesia?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bahlil Pertimbangkan Stop Izin Smelter Produk Setengah Jadi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Eko Hadi Santoso Akpol Tahun Berapa? Ini Perjalanan Kariernya Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:14 WIB

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

Beda Reaksi SBY, Jokowi dan Prabowo saat Disadap

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

Geger Mahasiswa Gadungan di Acara Sumpah Pemuda, Polisi Janji Usut: Siapa Terlibat Bakal Disanksi

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:13 WIB

×