Pengacara Jadi Dalang Penipuan Bobol Uang Nasabah Allianz

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 21 Maret 2018 | 21:51 WIB
Pengacara Jadi Dalang Penipuan Bobol Uang Nasabah Allianz
Kantor perusahaan asuransi Allianz. [Shutterstock]

Suara.com - PT Allianz Life Indonesia telah menerima surat pemberitahuan dari penyidik Polda Metro Jaya, soal penetapan lima tersangka kasus pemalsuan dokumen bermodus mencatut nama nasabah.

Komplotan itu memalsukan dokumen dan mencatut nama nasabah untuk mencairkan uang klaim asuransi.

"Kami telah terima surat perkembangan hasil penyelidikan. SP2HP ini telah disampaikan kepada kami selaku kuasa hukum Allianz, bahwa Polda Metro menetapkan lima tersangka," kata salah satu pengacara PT Allianz, Eko Sapta Putra di kawasan Polda Metro Jaya, Rabu (21/3/2017).

Dia menganggap salah satu tersangka berinisial AL merupakan dalang di balik kasus pemalsuan dokumen tersebut. Belakangan AL diketahui bekerja sebagai pengacara.

"Orang (AL) ini setelah kami cek adalah kuasa hukum dari terlapor. Mungkin dari hasil penyelidikan teman-teman Polda Metro, dia (penyidik) menyimpulkan bahwa AL ini sangat erat kaitannya dengan empat tersangka ini," katanya.

Dia menduga AL dan empat tersangka lainnya bersekongkol untuk melakukan penipuan. Bahkan, diduga komplotan ini juga beraksi melakukan penipuan terhadap perusahaan asuransi lainnya.

Selain AL, polisi turut menetapkan empat tersangka berinisial DI, AA, MW dan BW.  Penetapan para tersangka itu dilakukan setelah polisi menerima laporan dari PT  Allianz Life Indonesia, soal dugaan penipuan berkedok sebagai nasabah.

"Jadi memang dari PT Allianz sekitar Oktober 2017, melaporkan ke Polda Metro Jaya, bahwa ada nasabah yang mengklaim asuransinya," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jumat (16/3/2018).

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata Argo, banyak kejanggalan terkait pengajuan klaim asuransi yang disampaikan para tersangka.

"Setelah diteliti ternyata banyak KTP-nya tidak pas. Kami dalami foto dan nama itu berbeda, tapi yang klaim orang-orang itu saja," kata Argo.

Meski statusnya telah dijadikan tersangka, polisi belum melakukan penahanan terhadap kelima orang tersebut. Sebab, polisi masih menelusuri keberadaan para tersangka yang masih buron.

"Sekarang masih dalam pencarian karena tidak ada di tempat," kata Argo.

Terkait kasus pemalsuan dokumen tersebut, PT Allianz diduga mengalami kerugiaan mencapai Rp500 juta. Selain itu, perusahaan yang berpusat di Jerman itu juga mengalami kerugian immateril.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaji Penutupan Jalan Jati Baru oleh Anies, Polisi Libatkan Ahli

Kaji Penutupan Jalan Jati Baru oleh Anies, Polisi Libatkan Ahli

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 18:41 WIB

Fahri Hamzah Beberkan Kronologi Duduk Perkara Kasus Presiden PKS

Fahri Hamzah Beberkan Kronologi Duduk Perkara Kasus Presiden PKS

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 10:39 WIB

10 Perwira di Wilayah Polda Metro Jaya Dapat Promosi Jabatan

10 Perwira di Wilayah Polda Metro Jaya Dapat Promosi Jabatan

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 09:50 WIB

Kasus Presiden PKS, Fahri Hamzah Kembali ke Polda Metro Jaya

Kasus Presiden PKS, Fahri Hamzah Kembali ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 21 Maret 2018 | 09:39 WIB

Komplotan Pemalsu Materai Punya Pabrik di Bandung

Komplotan Pemalsu Materai Punya Pabrik di Bandung

News | Selasa, 20 Maret 2018 | 19:27 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB