Anies Akan Disiplinkan Petugas yang Kembalikan Mobil Ratna

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 04 April 2018 | 16:37 WIB
Anies Akan Disiplinkan Petugas yang Kembalikan Mobil Ratna
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak tak bisa terima, atas keputusan petugas Dinas Perhubungan setempat mengembalikan mobil aktivis Ratna Sarumpaet yang sempat diderek karena parkir di sembarangan tempat.

Anies menegaskan, berencana memanggil petugas Dishub yang mengembalikan mobil tersebut ke rumah Ratna pada hari yang sama saat penderekan, Selasa (3/4).

Sebab, menurut Anies, keputusan petugas dishub tersebut menyalahi standar operasional penderekan terhadap kendaraan yang melanggar peraturan.

"Jadi justru saya akan panggil, saya akan disiplinkan. Disiplinkan apa? Taati SOP. Saya garis bawahi, jangan bekerja karena rasa takut. Nanti tidak muncul kebiasaan disipilin SOP,” tegas Anies, Rabu (4/4/2018).

Setiap tindakan yang dilakukan aparat pemerintah selalu didasari atas peraturan hukum. Karenanya, kalau ada pihak yang berkeberatan, harus diajukan secara prosedural.

"Bila ada yang keberatan, maka harus juga melalui prosedur hukum. Tidak bisa tanpa prosedur hukum, karena ini adalah tindakan hukum. Jadi kalau petugas kita menindak lalu ada yg keberatan, ada prosedurnya utk protes,” tegasnya lagi.

Anies juga mengklaim, tidak pernah menerima telepon dari Ratna Sarumpaet, saat petugas Dinas Perhubungan setempat menderek mobil aktivis pendukungnya itu di Taman Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (3/4) pagi.

Untuk memperkuat klaimnya itu, Anies menuturkan mengikuti rapat di Balai Kota sejak Selasa pagi hingga siang.

"Oh tidak, tidak (terima telpon Ratna). Kalau telepon anda tahu sendiri, kemarin saya rapat BKSP sampai siang. Anda di ruangan semua. Saya tidak terima telpon apa pun," ujar Anies di gedung DPRD Jakarta, Rabu (4/4/2018).

baca juga

Karenanya, ia mempertanyakan keputusan petugas Dishub yang justru mengembalikan mobil yang sudah diderek itu ke rumah Ratna pada hari tersebut.

"Tidak ada, arena tidak boleh, cek aturannya, boleh tidak mobil diderek dan dikembalikan? Pelanggaran," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ratna Sarumpaet mengakui menelepon nomor ponsel Anies saat petugas Dinas Perhubungan setempat menderek mobilnya di Taman Tebet.

Ia menuturkan, dirinya menelepon Anies karena berada di pihak yang benar dalam insiden tersebut. Sebab, tempat dirinya memarkir mobil tak ada rambu tanda larangan.

“Saya dan anak mau olah raga, dan memarkirkan mobil di sekitar taman. Tapi warga berteriak, bilang ’bu, mobil ibu diderek petugas’. Saya kesal, karena tidak ada rambu dilarang parkir di tempat itu,” terangnya.

Ia menuturkan, benar-benar menelepon nomor ponsel Anies. Tapi, yang mengangkat adalah staf Anies, dan ia menceritakan persoalan tersebut agar disampaikan kepada sang gubernur.

Ratna mengungkapkan, mobil miliknya akhirnya dikembalikan petugas ke rumahnya pada Selasa Siang.

“Mereka sudah mengembalikan kemarin siang dan minta maaf. Saya ini kalau salah pasti mengakui kesalahan, sayar bayar denda tilangnya. Tapi kalau saya tidak salah, akan saya perjuangkan," tegasnya.

Video amatir berisi rekaman Ratna mengamuk ketika mobilnya diderek petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar sejak Selasa (3/4/2018) tersebut, tampak petugas Dishub tengah mengunci ban mobil merek Toyota Avanza milik Ratna.

Mobil itu juga telah dipasang rantai yang mengikatnya dengan kendaraan penderek Dishub.

Ratna yang memakai baju berwarna biru langit dan bercelana panjang putih tampak mendekati petugas tersebut.

“Mana komandan kamu?” tanya Ratna. ”Itu, di depan bu,” jawab petugas menunjuk memakai mulutnya.

”Yang mana orangnya, sini turun ke sini,” tukas Ratna sembari bergegas ke arah yang ditunjuk si petugas.

Sementara perekam video itu berceloteh, ”Bu Ratna, itu tak ada rambu tanda larangan parkir.”

Video berdurasi 1 menit 19 detik itu lantas menampakkan Ratna bersitegang dengan petugas Dishub lainnya.

“Saya kan rujukannya perda (peraturan daerah) bu,” tutur petugas Dishub.

“Perda apa? Mana aturannya? Oke, saya telepon Anies (Gubernur DKI Anies Baswedan) sekarang ya,” tukas Ratna.

Video itu berakhir pada pernyataan Ratna tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Baswedan: Saya Tak Pernah Terima Telepon Ratna Sarumpaet

Anies Baswedan: Saya Tak Pernah Terima Telepon Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 04 April 2018 | 14:42 WIB

Insiden Ratna Sarumpaet, Warganet Perbandingkan Anies dengan Ahok

Insiden Ratna Sarumpaet, Warganet Perbandingkan Anies dengan Ahok

News | Rabu, 04 April 2018 | 14:16 WIB

Sandiaga Uno Pastikan Ratna Sarumpaet Melanggar Peraturan Parkir

Sandiaga Uno Pastikan Ratna Sarumpaet Melanggar Peraturan Parkir

News | Rabu, 04 April 2018 | 13:11 WIB

Telepon Anies, Mobil Ratna Sarumpaet yang Diderek Dikembalikan

Telepon Anies, Mobil Ratna Sarumpaet yang Diderek Dikembalikan

News | Rabu, 04 April 2018 | 11:35 WIB

Mobilnya Diderek Dishub, Ratna Sarumpaet Telepon Gubernur Anies

Mobilnya Diderek Dishub, Ratna Sarumpaet Telepon Gubernur Anies

News | Rabu, 04 April 2018 | 11:06 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB