Array

Berebut Generasi Milenial Pada Pileg dan Pilpres 2019

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 07 April 2018 | 06:00 WIB
Berebut Generasi Milenial Pada Pileg dan Pilpres 2019
Diskusi "Partisipasi Generasi Milenial Pada Pemilu 2019" di Jakarta. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Generasi milenial tanah air, dipercaya memegang peranan yang sangat penting dalam momen pemilihan legislatif dan Pilpres 2019. Bahkan diasumsikan, barang siapa yang mampu merangkul generasi muda, maka akan keluar sebagai pemenang, baik di Pileg maupun di Pilpres 2019.

Menurut Wakil Bendahara Umum DPP Angkatan Muda Partai Golkar, Ahmad Irawan, pada Pilpres 2014 yang lalu, jumlah partisipasi pemilih secara nasional hanya 69,8 persen. Sementara, menjelang Pilpres 2019 mendatang, jumlah kalangan kaum muda saja, yaitu sudah mencapai 49 persen pemih.

"Artinya jika ada 40 persen generasi milenial, siapa yang bisa menarik hatinya maka bisa menang Pemilu," kata Irawan dalam acara diskusi "Partisipasi Generasi Milenial Pada Pemilu 2019" yang digelar oleh DPP AMPG di FX Sudirman, Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Namun demikian, untuk merebut suara generasi milenial, tentu tidak semudah yang dibayangkan. Perlu berbagai inovasi-inovasi dan strategi yang jitu untuk merebut hati mereka. Partai Politik yang kaku, belum tentu bisa merebut simpati mereka.

Sementara itu, pengamat politik dari Voxpol Centre, Pangi S. Chaniago mengatakan, generasi milenial ada dua jenis. Milenial muda dan milenial tua. Partai Politik maupun kandidat mesti memahami sifat dan karakter generasi milenial ini.

"Menurut saya yang paling milenial itu Gerindra. Tetapi ada blunder dari Gerindra karena statement pidato Prabowo Subianto (tentang prediksi Indonesia akan bubar 2030). Anak milenial itu nggak suka pesimisme," tutur Pangi.

Gaya politik Prabowo dan Jokowi sangat berbeda. Jokowi, kata Pangi, berusaha menyesuaikan dengan diri dengan karakter yang disukai oleh generasi milenial.

"Pak Jokowi misalnya masuk pada apa yang disukai milenial dan masuk kepada hobi. Mereka jelas tahu Pak Jokowi senang motor. Jokowi juga senang masuk ke apa yang mereka senangi. Pak Jokowi paham betul apa yang menjadi citarasa milenial ini," kata Pangi.

Generasi milenial tanah air, dipercaya memegang peranan yang sangat penting dalam momen pemilihan legislatif dan Pilpres 2019. Bahkan diasumsikan, barang siapa yang mampu merangkul generasi muda, maka akan keluar sebagai pemenang, baik di Pileg maupun di Pilpres 2019.

Menurut Wakil Bendahara Umum DPP Angkatan Muda Partai Golkar, Ahmad Irawan, pada Pilpres 2014 yang lalu, jumlah partisipasi pemilih secara nasional hanya 69,8 persen. Sementara, menjelang Pilpres 2019 mendatang, jumlah kalangan kaum muda saja, yaitu sudah mencapai 49 persen pemih.

"Artinya jika ada 40 persen generasi milenial, siapa yang bisa menarik hatinya maka bisa menang Pemilu," kata Irawan dalam acara diskusi "Partisipasi Generasi Milenial Pada Pemilu 2019" yang digelar oleh DPP AMPG di FX Sudirman, Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Namun demikian, untuk merebut suara generasi milenial, tentu tidak semudah yang dibayangkan. Perlu berbagai inovasi-inovasi dan strategi yang jitu untuk merebut hati mereka. Partai Politik yang kaku, belum tentu bisa merebut simpati mereka.

Sementara itu, pengamat politik dari Voxpol Centre, Pangi S. Chaniago mengatakan, generasi milenial ada dua jenis. Milenial muda dan milenial tua. Partai Politik maupun kandidat mesti memahami sifat dan karakter generasi milenial ini.

"Menurut saya yang paling milenial itu Gerindra. Tetapi ada blunder dari Gerindra karena statement pidato Prabowo Subianto (tentang prediksi Indonesia akan bubar 2030). Anak milenial itu nggak suka pesimisme," tutur Pangi.

Gaya politik Prabowo dan Jokowi sangat berbeda. Jokowi, kata Pangi, berusaha menyesuaikan dengan diri dengan karakter yang disukai oleh generasi milenial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI