28 Calon Jemaah Haji Bogor Gagal Lolos Tes Kesehatan

Adhitya Himawan

Senin, 30 April 2018 | 09:09 WIB
28 Calon Jemaah Haji Bogor Gagal Lolos Tes Kesehatan
Jemaah calon haji asal Bangkalan mengikuti kegiatan pendalaman manasik haji di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (18/7).

Suara.com - Sebanyak 831 calon jemaah haji Kota Bogor, Jawa Barat, telah menjalani pemeriksaan kesehatan tahap kedua. Namun sebanyak 28 di antaranya tidak lolos kesehatan (Istithaah).

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer, Dinas Kesehatan Kota Bogor, Armein S Juhari, Senin (30/4/2018), mengatakan 28 calon jemaah haji tidak lolos "Istithaah" ditunda pemberian vaksinasi.

"Mereka masuk kelompok resiko tinggi sehingga tidak lolos 'Istithaah'," kata Armein.

Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan tahap kedua bagi calon jemaah haji berlangsung selama sembilan hari di sembilan Puskesmas yang ada di Kota Bogor.

Jumlah calon jemaah haji yang tercatat di Kantor Kementerian Agama sebanyak 999 orang. Tetapi yang datang memeriksakan kesehatan tahap kedua sebanyak 859 orang.

Dari 859 orang yang memeriksakan kesehatan lanjutnya, hanya 831 orang yang divaksin atau lolos "Istithaah". Sisanya 28 orang ditunda vaksin karena tidak lolos kemampuan melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental dan perbekalan.

"Alasan tidak divaksinnya bermacama-cama karena tidak Istithaah dari sisi kesehatan, memiliki faktor resiko tinggi," kata Armein.

"Istithaah" diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah kesehatan jemaah haji dan mekanisme penetapannya. Istithaah dalam bahasa Arab, artinya kemampuan. Berhaji tidak hanya mampu secara finansial tetapi juga kesehatan.

"Kalau kemampuan secara finansial sudah jelas, mereka bisa mendaftar berarti mampu. Tetapi kemampuan dari sisi kesehatan ini yang 'Istithaah'," kata Armein.

Lebih lanjut ia menjelaskan aktivitas haji membutuhkan kesehatan dan fisik yang kuat. Beberapa ibadah yang membutuhkan kekuatan fisik seperti tawah, sya'i yang menguras tenaga.

"Kalau dia termasuk beresiko, dikhawatirkan tidak mampu menjalankan ibadah maksimal, dan dapat mengganggu jemaah lainnya karena keterbatasan petugas kesehatan per kloter," katanya.

Armein menambahkan 28 calon jemaah haji yang tertunda karena tidak lolos Istithaah dikarena beberapa faktor di antaranya ada yang hipertensi tidak terkontrol di atas 160 sampai 170, diabetes tidak terkontrol di atas 200 kadar gula darahnya, dan gangguan gagal ginjal sudah sampai tahap cuci darah.

"28 orang ini ditunda sementara, sampai mereka mampu mengontrolnya dan menurunkan kadar gula maupun hipertensinya. Tapi cuma ada satu yang ditunda di tahun berikutnya, karena tidak memiliki pendamping," katanya.

Satu orang yang ditunda keberangkatannya karena memiliki faktor resiko tinggi berusia lanjut di atas 60 tahun, dan diharuskan memiliki pendamping. Pendamping yang dimaksudkan adalah pendamping orang. Karena ada dua jenis pendampingan yang dianjurkan yakni pendamping obat, dan pendamping orang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Proyek PSEL Bogor Raya 1 Resmi Dimulai, Target Olah 500 Ribu Ton Sampah per Tahun

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 11:59 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:28 WIB

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:22 WIB

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:18 WIB

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Terkini

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Satpam terhadap Siswa SMAN 1 Sentolo, Disdikpora DIY Turun Tangan

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:31 WIB

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Perlahan Turun, Tapi Konsisten di Angka 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:30 WIB

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Pasar Kolombo Sleman Uji Coba Belanja Online, Sembako hingga Sayuran Diantar ke Rumah

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 08:23 WIB

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

HUT ke-28 PAN Digelar Malam Ini di JCC, Prabowo dan Gibran Dijadwalkan Hadir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:18 WIB

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

×