Jokowi Lantik 9 Anggota KPPU dan Dubes RI untuk Afrika Selatan

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 02 Mei 2018 | 17:54 WIB
Jokowi Lantik 9 Anggota KPPU dan Dubes RI untuk Afrika Selatan
Presiden Joko Widodo melantik 9 anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) periode 2018 - 2023 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo melantik 9 anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) periode 2018 - 2023 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018). Selain itu juga melantik Duta Besar RI untuk Afrika Selatan.

Pelantikan ini berlangsung pukul 14.48 WIB, bersamaan dengan pelantikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Afrika Selatan mencakup kerajaan Botswana dan Kerajaan Swaziland berkedudukan di Pretoria, Salman Al Farisi.

Sembilan Anggota KPPU masa bakti 2018-2023 yang dilantik adalah Afif Hasbullah, Chandra Setiawan, Dinni Melanie, Guntur Syahputra Saragih, Harry Agustanto, Kodrat Wibowo, Kurnia Toha, Ukay Karyadi, Yudi Hidayat.

Pengangkatan Salman berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 76/P Tahun 2018 tentang pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia, ditetapkan 25 April 2017.

Sementara, pelantikan anggota KPPU sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 81/P Tahun 2018 tentang Pemberhentian Dengan Hormat dan Pengangkatan Keangggotaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha, ditetapkan di Jakarta pada 27 April 2018.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan. Kepala Negara memimpin pengambilan sumpah dan diikuti oleh Salman.

"Demi darmabakti saya pada bangsa dan negara, bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-sebaiknya dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan melakukan dengan setia segala perintah dan petunjuk-petunjuk yang diberikan pemerintah pusat dan saya akan memenuhi dengan setia segala kewajiban yang ditangguhkan pada saya oleh jabatan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh," ucap Jokowi diikuti Salman.

Selanjutnya Jokowi juga memandu pembacaan sumpah anggota KPPU. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KSPI Minta 3 Menteri ke Jokowi Tak Dikasih, Jadi Dukung Prabowo

KSPI Minta 3 Menteri ke Jokowi Tak Dikasih, Jadi Dukung Prabowo

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 17:25 WIB

Karyawan Garuda Ancam Nonaktifkan Seluruh Rute Penerbangan

Karyawan Garuda Ancam Nonaktifkan Seluruh Rute Penerbangan

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 16:51 WIB

Intimidasi 2019 Ganti Presiden Dituding Cuma Skenario Grup Jokowi

Intimidasi 2019 Ganti Presiden Dituding Cuma Skenario Grup Jokowi

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:58 WIB

Presiden Sebut Politikus Kerap Gemetar di Hadapan Pengusaha Migas

Presiden Sebut Politikus Kerap Gemetar di Hadapan Pengusaha Migas

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 13:44 WIB

Presiden Joko Widodo Sindir Pertamina Malas Cari Minyak dan Gas

Presiden Joko Widodo Sindir Pertamina Malas Cari Minyak dan Gas

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 11:38 WIB

Terkini

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:04 WIB

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:00 WIB

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:50 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:47 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:05 WIB

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:56 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:37 WIB

×