Waspada Modus Baru Rekrut Anak-anak Jadi Teroris

Adhitya Himawan

Rabu, 16 Mei 2018 | 15:35 WIB
Waspada Modus Baru Rekrut Anak-anak Jadi Teroris
Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait di Surabaya, Jawa Timur. [Suara.com/Ainul Yaqin]

Suara.com - Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait memberi perhatian khusus terhadap korban ledakan bom Surabaya, Jawa Timur. Mereka adalah VE (11) dan N (8).

"Ini salah satu modus baru yang harus diwaspadai. Jangan heran kalau tiga kejadian melibatkan anak dan satu keluarga," kata Arist saat ditemui di Yayasan Adi Jasa, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya aksi ini sudah tidak bisa ditolerir lagi. Dia merasa aksi bom kali ini tidak bisa dinalar dengan akal sehat.

"Ini hanya ada di Indonesia. Kalau ada di tempat lain, merekrut itu bukan anak-anak," ungkapnya lagi.

Menurutnya, pihaknya sudah mengingatkan dua tahun yang lalu untuk mengantisipasi kejadian seperti bom melibatkan anak. Bom kemarin merupakan titik bangun bagi jaringan teroris yang sejak lama tertidur.

"Kelompok-kelompok seperti itu yang melibatkan anak-anak sedang tidur, nah sekarang sedang bangkit," ungkapnya lagi.

Dirinya berjanji akan bertindak cepat untuk menyikapi hal ini. Langkah pertama yang diambil ialah mengajak segenap pihak terkait untuk membahas permasalahan ini. Termasuk dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk untuk memasukkan unsur kurikulum tentang anti radikalisme.

"Kita harus menanamkan anti radikalisme, terorisme dan ujaran kebencian. Itu harus ada dalam kurikulum sekolah," bebernya lagi.

Selain itu, Arist juga menemui ayah Evan dan Nathan yang juga ada di lokasi. "Yang sabar ya pak," katanya lirih. 

Dalam kunjungannya ke Surabaya, Jawa Timur, hari ini, Arist bertemu dengan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Tujuannya untuk membicarakan penanganan A (8) anak pelaku bom di Mapolrestabes Surabaya yang selamat.

Menurutnya, pihaknya akan membahas beberapa hal untuk menangani Aisyah. Sebab dia berasumsi kalau A masih berada dalam pola pikir yang terdoktrin oleh orang tuanya.

"Iya (bertemu Risma). Mudah-mudahan hari ini kita maksimalkan koordinasi dengan pemerintah daerah, dengan para pengambil keputusan juga," katanya di Yayasan Adi Jasa Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Lebih lanjut, Arist mengatakan kalau anak-anak semacam A ini menjadi seperti ini karena tidak disekolahkan di sekolah formal. Artinya, Aisyah hanya menerima pengajaran melalui pengajian pendidikan agama.

"Anak-anak ini ditanamkan ujaran kebencian, paham teroris di luar sekolah. Seperti tempat pengajian," ujarnya lagi.

Arist akan memberikan masukan kepada Pemkot Surabaya untuk menangani A dengan memberinya terapi psiko sosial. Termasuk di dalamnya deradikalisasi.

"Saya juga punya program (psiko sosial). Itu bersama pondok pesantren yang ada di Medan, Ustad Gozali," bebernya lagi

Secara teknis, pembelajaran dari psiko sosial yaitu dengan cara mengumpulkan anak-anak dari pelaku teroris. Di dalam pesantren itu akan diajari agama Islam yang benar untuk menangkal paham radikalisme.

"Kita akan menghubungi Polda Jatim dan BNPT. Mudah-mudahan anak ini setelah pulih kita akan coba kerjasama untuk itu," pungkasnya. (Yaqin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Terorisme Lingkungan: Menuju Generasi Emas atau Generasi Cemas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Respons Instruksi Prabowo, DPR Buka Peluang 'Terorisme Ekologi' Masuk RUU Kehutanan

Respons Instruksi Prabowo, DPR Buka Peluang 'Terorisme Ekologi' Masuk RUU Kehutanan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas

Terorisme Ekologi Bernama Karhutla: Saat Rakyat Terpaksa Berhenti Bernapas

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

Densus 88 Bongkar Jaringan Teror: Gunakan Pertemuan Daring untuk Indoktrinasi dan Latihan Fisik!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

Jenderal Listyo Sigit dan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo Didesak Dihukum Mati

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:30 WIB

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

Tak Hanya Ponsel Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Pejabat, Media hingga Pengusaha

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:26 WIB

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:25 WIB

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Mutasi 264 Perwira Polri, Kombes Heru Agung Gantikan Sonny Sebagai Kapolrestabes Palembang

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 20:22 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Bagaimana Cara Mengetahui Tingkat pH Sabun Cuci Muka yang Aman?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 20:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:11 WIB

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 20:10 WIB

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:55 WIB

×