Array

Jokowi: Betapa Kejam dan Kejinya Ideologi Terorisme

Jum'at, 18 Mei 2018 | 19:35 WIB
Jokowi: Betapa Kejam dan Kejinya Ideologi Terorisme
Presiden Joko Widodo buka puasa bersama. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyinggung aksi teror yang baru-baru ini terjadi di Indonesia. Presiden pertama bercerita soal kerusuhan yang dilakukan tahanan terorisme Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, teror bom di Surabaya, Jawa Timur, hingga penyerangan terduga teroris di Polda Riau.

Kemudian, yang membuat Presiden kecewa adalah dilibatkannya anak-anak dalam serangan bom bunuh diri.

"Peristiwa kemarin tanpa kita sadari telah membawa anakanak dalam peristiwa itu," ujar Presiden di acara buka puasa bersama dengan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (18/5/2018).

Presiden menerangkan, saat mengunjungi tempat kejadian perkara bom bunuh di Surabaya, Jawa Timur, ia melihat langsung jenazah dua orang anak pelaku yang menjadi korban. Keduanya itu adalah Pamela dan Fadilah.

"Umur masih 12 dan 9 tahun, (tubuhnya) hancur semua tinggal dari sini (dada) sampai atas (kepala)," kata Jokowi.

"Juga korban yang ada di gereja. Nathan dan Eva umurnya juga sama 8 dan 12 tahun. Kemudian yang di Poltabes Surabaya korban juga Aisyah umurnya juga 8 tahun, masih lagi yang di Sidoarjo korban masih dirawat. (Namanya) Gafara masih 10 tahun, Faisal 11 tahun," Jokowi menambahkan.

Menurut Jokowi, seharusnya anak-anak itu masih bermain dengan rekan-rekan sebayanya di depan rumah, hingga masih senang dengan menempuh pendidikan di sekolah.

"Yang ingin saya garis bawahi adalah betapa kejam dan kejinya ideologi terorisme yang sudah bawa anak-anak dalam kancah aksi-aksi mereka," kata dia.

Menurut Kepala Negara, ideologi yang digunakan oleh teroris kejam, sebab telah masuk dalam keluarga dan anak-anak dijadikan korban. Ia meminta menteri dan pihak terkait untuk mengantisipasi hal ini.

"Keluarga yang harusnya bangun anak rasa optimisme pada anak, beri nilai yang baik, budi pekerti pada anak, tapi justru kebalikannya. Hilang semuanya karena keluarga itu mengikuti ideologo terorisme," jelas Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI