Rumahnya Dihancurkan, Muslim Ahmadiyah Lombok Diusir saat Puasa

Reza Gunadha

Minggu, 20 Mei 2018 | 13:40 WIB
Rumahnya Dihancurkan, Muslim Ahmadiyah Lombok Diusir saat Puasa
Sekelompok massa menodai kesucian bulan Ramadan 2018, dengan melakukan aksi perusakan dan pengusiran warga Muslim Ahmadiyah di Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/5/2018). [PB JAI]

Suara.com - Sekelompok massa menodai kesucian bulan Ramadan 2018, dengan melakukan aksi perusakan dan pengusiran warga yang tak sealiran dengan mereka di Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Massa meneror, merusak rumah-rumah penduduk dan mengusir 7 kepala keluarga di dusun tersebut hanya karena mereka adalah jemaah Ahmadiyah.

“Sebanyak 7 kepala keluarga yang diusir. Dalam data kami, total 24 orang dari 7 keluarga yang kehilangan tempat tinggal karena aksi persekusi tersebut pada bulan Ramadan ini,” kata Yendra Budiana Sekretaris Pers Pengurus Besar Jemaah Ahmadiyah Indonesia kepada Suara.com, Minggu (20/5/2018).

Ia menjelaskan, aksi persekusi tersebut terjadi sejak Sabtu (19/5) pagi sekitar pukul 11.00 WITA. Massa datang dan langsung merusak rumah-rumah warga Ahmadiyah di dusun tersebut.

Akibatnya, 6 rumah beserta peralatan rumah tangga serta barang elektronik rusak. Selain itu, 4 sepeda motor warga Ahmadiyah juga dihancurkan.

“Kelompok masa yang berasal dari daerah yang sama, melakukan penyerangan dan perusakan karena sikap kebencian dan intoleransi pada paham keagamaan yang berbeda,” tuturnya.

Selang dua jam, yakni 13.00 WITA,  24 warga yang rumahnya telah dirusak dievakuasi oleh polisi ke Markas Polres Lombok Timur.

Sabtu malam, sekitar pukul 21.00 WITA, kembali terjadi penyerangan dan perusakan rumah warga Ahmadiyah di dusun yang sama.

Sekelompok massa menodai kesucian bulan Ramadan 2018, dengan melakukan aksi perusakan dan pengusiran warga Muslim Ahmadiyah di Dusun Grepek Tanak Eat, Desa Greneng, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (20/5/2018). [PB JAI]

baca juga

Bahkan, perusakan itu dilakukan gerombolan di hadapan aparat polisi sehingga mengakibatkan satu rumah hancur.

Aksi kekerasan tersebut berlanjut pada Minggu pagi, sekitar pukul 06.30 WITA. Satu rumah kembali dihancurkan gerombolan intoleran tersebut.

“Target penyerang adalah meratakan seluruh rumah penduduk komunitas Muslim Ahmadiyah dan mengusirnya dari Lombok Timur,” tuturnya.

Ia menuturkan, semua rentetan peristiwa itu sebenarnya telah dilaporkan oleh pengurus Muslim Ahmadiyah Lombok ke aparat kepolisian.

Aparat kepolisian lantas pernah memediasi komunitas Muslim Ahmadiyah dengan warga, namun kelompok intoleran terus merangsek melakukan aksi kekerasan.

“Karenanya, kami PB Ahmadiyah meminta jaminan keamanan dari pihak kepolisian dimana pun komunitas Muslim Ahmadiyah berada. Kami juga meminta jaminan dari pemerintah pusat dan daerah, agar warga kami bisa tinggal nyaman di rumah yang mereka miliki secara sah,” tegasnya.

Ia menjelaskan, aparat keamanan dan negara juga harus bisa melindungi Muslim Ahmadiyah untuk melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing seperti dijamin UUD 1945.

“Kami juga meminta aparat menindak secara hukum pelaku teror dan kriminal di Lombok Timur. Kami juga meminta pemerintah memberikan solusi atas kerusakan rumah serta harta benda akibat teror massa tersebut,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

11 Investor Amerika Serikat akan Masuk Berinvestasi di NTB

11 Investor Amerika Serikat akan Masuk Berinvestasi di NTB

Bisnis | Selasa, 20 Februari 2018 | 10:26 WIB

Ahmadiyah Indonesia: Yerusalem Harus Jadi Ibu Kota Setiap Agama

Ahmadiyah Indonesia: Yerusalem Harus Jadi Ibu Kota Setiap Agama

News | Selasa, 26 Desember 2017 | 18:59 WIB

Dituduh Massa Intoleran Lecehkan Agama, Menteri Pakistan Lengser

Dituduh Massa Intoleran Lecehkan Agama, Menteri Pakistan Lengser

News | Selasa, 28 November 2017 | 12:23 WIB

Menaker: Akses Pelatihan Kerja Lulusan SD-SMP harus Diperluas

Menaker: Akses Pelatihan Kerja Lulusan SD-SMP harus Diperluas

Bisnis | Minggu, 26 November 2017 | 17:15 WIB

Pemerintah Bantu Bedah Rumah Warga di Bima

Pemerintah Bantu Bedah Rumah Warga di Bima

News | Kamis, 14 September 2017 | 14:21 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×