PDIP: Megawati Penentu Cawapres Jokowi

Bangun Santoso

Sabtu, 26 Mei 2018 | 14:56 WIB
PDIP: Megawati Penentu Cawapres Jokowi
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri Apel Siaga Kader PDIP Jateng di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/5/2018). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan hingga saat ini nama Cawapres untuk Joko Widodo pada Pilpres 2019 masih terus dikaji. Semua kajian berpatokan pada prinsip politik PDIP.

"Praktek politik PDIP ini kan selalu sejalan dengan kesejarahan kita. Kita selalu melihat bagaimana kondisi di tengah masyarakat," kata Hasto saat ditemui di kantor DPD PDIP Jatim, Jumat (25/5/2018).

Hasto menjelaskan, sosok Cawapres Jokowi di Pilpres 2019 hingga saat ini masih terus dikaji oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sehingga masih butuh waktu untuk menentukan pilihan yang tepat.

"Kan memang Ibu Megawati yang mempunyai wewenang untuk itu masih terus melakukan kontemplasi untuk melihat yang terbaik," jelasnya.

Untuk kriteria Cawapres Jokowi, lanjut Hasto adalah orang yang mampu dan bisa seiring dengan karakter Jokowi. Semisal pemimpin yang dicintai rakyat.

"Intinya, Wapres itu pada prinsipnya adalah mencari pemimpin yang dicari oleh rakyat. Juga yang mampu bekerjasama dengan Pak Jokowi," bebernya lagi.

Selain itu, kriteria utama sosok Cawapres yang kelak akan dipilih adalah mereka yang telah digembleng oleh tokoh-tokoh besar nasional. Sehingga ketika namanya dimunculkan tidak mengecewakan rakyat karena sudah background yang jelas.

"Seperti Jatim ini contohnya. Kan sudah kita lakukan itu menyatukan antara NU dan Nasionalis seperti apa yang dimau oleh masyarakat," tambahnya.

Secara gamblang Hasto mencontohkan kalau pasangan Gus Ipul-Puti merupakan perpaduan yang apik untuk ditiru ke kancah nasional. Sehingga pemimpin yang baik itu harus memiliki track record yang baik pula.

"Seperti Gus Ipul ini lah contohnya. Yang sudah digembleng oleh almarhum Gus Dur, Taufik Kiemas serta Ibu Megawati sendiri. Tradisi PDIP juga adalah mencari sosok pemimpin yang berangkat dari bawah. Seperti Pak Jokowi, menjadi Wali Kota lalu Gubernur dan terakhir Presiden," tandasnya. (Moh Ainul Yaqin)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Akan Bertemu SBY, PDIP Masih Yakin Demokrat Dukung Jokowi

Prabowo Akan Bertemu SBY, PDIP Masih Yakin Demokrat Dukung Jokowi

News | Kamis, 24 Mei 2018 | 17:30 WIB

Penjualan Saham Bir Delta Ditolak 3 Fraksi di DPRD DKI Jakarta

Penjualan Saham Bir Delta Ditolak 3 Fraksi di DPRD DKI Jakarta

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 16:51 WIB

Diminta Gerindra Umumkan Cawapres, PDIP: Apa Nggak Kebalik?

Diminta Gerindra Umumkan Cawapres, PDIP: Apa Nggak Kebalik?

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 13:19 WIB

PDIP Sebut Aksi #2019GantiPresiden Sudrajat - Syaikhu Blunder

PDIP Sebut Aksi #2019GantiPresiden Sudrajat - Syaikhu Blunder

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 01:01 WIB

Pada 1986 Megawati Lantang Ngaku Putri Bung Karno, Begini Jadinya

Pada 1986 Megawati Lantang Ngaku Putri Bung Karno, Begini Jadinya

News | Sabtu, 12 Mei 2018 | 07:00 WIB

Terkini

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Selatan Meluas Jadi 25 Hektare, Api Masih Menyala

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:04 WIB

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:58 WIB

Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu

Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Satgas PRR: Keselamatan Nomor Satu

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:51 WIB

Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

Benda Diduga Roket atau Rudal Ditemukan di Sungai Blitar, Tim Jibom Turun Tangan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:44 WIB

Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan

Polisi Kembali Tangkap 2 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan Tiga Anggota Polri di Katingan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:36 WIB

Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak

Mitra MBG Tuntut Kepastian Program, Khawatir Rakyat Kecil Terdampak

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:30 WIB

Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!

Brankas Rahasia di Cafe de'CLAN Signature Berisi Tumpukan Dolar AS-SGD, Nilainya Fantastis!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:26 WIB

Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri

Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:14 WIB

MPR dan MK Bahas Amandemen UUD 1945 Jelang Sidang Tahunan

MPR dan MK Bahas Amandemen UUD 1945 Jelang Sidang Tahunan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:13 WIB

×