Terima Gaji Tinggi di BPIP, Ini Reaksi Megawati

Bangun Santoso | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 31 Mei 2018 | 17:15 WIB
Terima Gaji Tinggi di BPIP, Ini Reaksi Megawati
Megawati Soekarnoputri akhirnya angkat bicara soal polemik gaji tinggi pejabat BPIP. (Suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akhirnya angkat bicara mengenai gaji dan tunjangannya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebesar Rp 112 juta per bulan.

"Jadi kalau beberapa hari lalu kami (BPIP) dimeriahkan di medsos, terutama nama saya, karena di sini banyak media, saya ketawa sendiri," kata Megawati saat berpidato pada peluncuran prangko dan sampul peringatan 73 tahun Pancasila di gedung Filateli Kantor Pos, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018).

Presiden RI ke-5 ini mengaku sempat ditanya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai responnya atas polemik. Hal itu disampaikan Jokowi di sela-sela pelantikan anggota Wantimpres di Istana Negara siang tadi. Kepada Jokowi, Ketua Umum PDIP ini mengaku tak mau ambil pusing atas polemik tunjangan dan gajinya tersebut.

"Tadi saya pun ditanya oleh Bapak Presiden dan beliau minta maaf. Dan saya bilang sudah lah, saya ini seringkali dimeriahkan di medsos," ujar Megawati.

Mega pun meminta Jokowi agar tidak terlalu memikirkan kontroversi yang menyerang dirinya khususnya di media sosial.

"Jadi beliau saya harapkan tenang-tenang saja, karena mungkin nama saya saja. Saya guyoni (bercanda) puasa-puasa pak, sudah lah nggak usah dibawa ke dalam hati," katanya lagi.

Seperti diketahui, gaji petinggi BPIP kini tengah menjadi sorotan. Gaji dan tunjangan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri sebesar Rp 112.548.000 per bulan.

Sedangkan Anggota Dewan Pengarah BPIP masing-masing mendapatkan Rp 100.811.000 per bulan. Anggota Dewan Pengarah terdiri dari delapan orang, yakni Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Said Aqil Siradj, Ma'ruf Amin, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, Wisnu Bawa Tenaya, dan Mahfud MD.

Sementara untuk Kepala BPIP yang dijabat Yudi Latif akan mendapatkan Rp 76.500.000 per bulan, Wakil Kepala BPIP Rp 63.750.000, Deputi Rp 51.000.000 dan Staf Khusus Rp 36.500.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tuai Banyak Kritikan, Apa Saja Tugas BPIP?

Tuai Banyak Kritikan, Apa Saja Tugas BPIP?

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 13:45 WIB

Disindir Gaji BPIP, Mahfud Blokir Akun Politisi PKS

Disindir Gaji BPIP, Mahfud Blokir Akun Politisi PKS

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 12:43 WIB

Mahfud MD Bertemu Jokowi Minta Perpres Gaji BPIP Dicabut

Mahfud MD Bertemu Jokowi Minta Perpres Gaji BPIP Dicabut

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 12:22 WIB

Cerita Mahfud MD Tertawa Gembira saat Blokir Haters dan Buzzer

Cerita Mahfud MD Tertawa Gembira saat Blokir Haters dan Buzzer

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 10:03 WIB

Mahfud MD Sebut Gaji Petinggi BPIP Paling Kecil

Mahfud MD Sebut Gaji Petinggi BPIP Paling Kecil

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 01:24 WIB

Terkini

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:16 WIB

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:07 WIB

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:57 WIB

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

Jemaah Haji RI Meninggal Dunia 20 Orang, Mayoritas karena Gangguan Jantung dan Paru

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:46 WIB

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

Uang Miliaran Rupiah hingga Puluhan Juta Dong Vietnam Disita dari Sarang Judol Hayam Wuruk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 19:41 WIB