MS Kaban : PBB Tidak Akan Berkoalisi dengan Jokowi

Pebriansyah Ariefana | Lili Handayani | Suara.com

Senin, 04 Juni 2018 | 21:17 WIB
MS Kaban : PBB Tidak Akan Berkoalisi dengan Jokowi
Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Pusat, Malam Sambat Kaban. (Suara.com/Lili Hadiyanti)

Suara.com - Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Pusat, Malam Sambat Kaban menegaskan partainya tidak akan mendukung Joko Widodo di Pemilihan Presiden 2019 mendatang. PBB tidak akan berkoalisi dengan partai pendukung Jokowi.

Tapi PBB juga sampai saat ini belum memilih mitra koalisi. Sampai ini juga selain koalisi Jokowi, koalisi lain yang sudah terlihat adalah pendukung Prabowo Subianto.

“Jadi koalisi ini koalisi rakyat, koalisi yang bisa memajukan memakmurkan Indonesia, yang jelas tidak berkoalisi dengan Jokowi,”ungkap Kaban, di Kantor DPP PBB, Jalan Pasar Minggu Raya no. 1b, Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

PBB telah mencari alasan tidak mendukung Jokowi. Ditinjau dari berbagai macam aspek, sulit untuk dapat alasan untuk bergandengan dengan Jokowi.

Menurutnya, Indonesia ini harus dipimpin oleh seorang kepala negara atau presiden yang sangat paham terhadap konstitusi, amanat muqadimah, amanat pembukaan undang-undang dan dapat memecahkan masalah-masalah yang begitu rumit.

“Jadi memerlukan orang yang betul-betul dari segi leadership sangat kuat, dalam segi keterampilan dan keahlian dia betul-betul mampu memecahkan masalah, dan mampu memangku seluruh potensi nasional sehingga keharmonisan kita berbangsa dan bernegara,”jelasnya.

Ia menilai jika kepemimpinan Jokowi saat ini sangat jauh dari harapan.

“Indikatornya gampang, Jokowi setelah dilantik sebagai presiden, lalu dia berpidato di sidang MPR, memberikan janji-janji politik, ternyata janji-janji itu tidak mencapai 10 persen, jadi udah jelas gagal, sudah jelas tidak mampu,”ujarnya.

Ia mengatakan, jika memilih pemimpin untuk negara ini jangan di coba-coba. Karena, membangun negara ini harus dengan kesungguhan. Selain itu, untuk membangun negara ini juga diperlukan pikiran yang penuh. Kemudian betul-betul bisa mengarahkan rakyat ini ke dalam satu titik sesuai dengan amanat UUD negara ini.

“Jadi kalau kita masih mau coba coba ibarat seorang dokter udah jelas dokter itu gagal, masak masih mau kita pakai lagi?”katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Pejabat yang Paling Banyak Kembalikan Gratifikasi ke KPK

Jokowi Pejabat yang Paling Banyak Kembalikan Gratifikasi ke KPK

News | Senin, 04 Juni 2018 | 20:58 WIB

Ketua DPR Kasih Rp 50 Juta, Jubaidi Ingin Berfoto dengan Jokowi

Ketua DPR Kasih Rp 50 Juta, Jubaidi Ingin Berfoto dengan Jokowi

News | Senin, 04 Juni 2018 | 20:29 WIB

Jubaidi, Si Pemulung Sampah Buka Puasa dengan Jokowi

Jubaidi, Si Pemulung Sampah Buka Puasa dengan Jokowi

Bisnis | Senin, 04 Juni 2018 | 19:27 WIB

Jokowi Buka Puasa Bareng Pengusaha Kadin

Jokowi Buka Puasa Bareng Pengusaha Kadin

News | Senin, 04 Juni 2018 | 19:14 WIB

Dapat WTP, KPK Sebut Pemerintahan Jokowi Mengalami Perbaikan

Dapat WTP, KPK Sebut Pemerintahan Jokowi Mengalami Perbaikan

News | Senin, 04 Juni 2018 | 17:16 WIB

Terkini

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

Menlu Ungkap Isu Utama yang Dibahas Prabowo dan Pemimpin ASEAN di KTT ke-48

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:17 WIB

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:47 WIB

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB