Kisah Perempuan Israel yang Dituduh Pembunuh Razan Al Najjar

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 06 Juni 2018 | 15:29 WIB
Kisah Perempuan Israel yang Dituduh Pembunuh Razan Al Najjar
Rebecca (kiri) dan Razan Al Najjar (kanan). [kolase Suara.com]

Suara.com - ”Orang-orang mengambil foto saya dan menyebarnya sebagai  simbol kebencian,” tutur perempuan penembak jitu Israel yang disebut sebagai penembak mati Razan Al Najjar, paramadis Palestina.

Rebecca, nama perempuan anggota Israel Defense Force tersebut, masih berusia 24 tahun. Ketika diwawancarai The Jerusalem Post, Selasa (5/6/2018), ia hanya diidentifikasi sebagai Rebecca demi tujuan keamanan.

Sejak Jumat (1/6) pekan lalu, paras Rebecca yang tengah tersenyum sembari menenteng senjata sniper viral di media-media sosial. Ia disebut sosok yang membunuh Razan, perempuan Palestina yang baru berusia 21 tahun.

”Aku lahir di Boston, Amerika Serikat. Umurku tak terpaut jauh dengan Razan, baru 24 tahun. Aku pindah ke Israel dan menjadi anggota IDF karena panggilan jiwa sebagai Yahudi,” tutur Rebecca.

Rebecca mengatakan bahwa dirinya "benar-benar menyesal" atas kematian Razan. Tapi, ia meminta publik tetap memeriksa fakta sebelum menyebar kebohongan.

“Saya benar-benar menyesal mereka kehilangan putri mereka. Hilangnya nyawa selalu menjadi tragedi, ”katanya.

”Tapi mereka harus memeriksa fakta, benar atau bohong. Orang-orang mengambil foto saya dan menjadikannya simbol kebencian, dan itu benar-benar bertentangan dengan apa yang saya perjuangkan. ”

Tuduhan terhadapnya berasal dari halaman Facebook Suhair Nafal, warga Chicago, AS. Suhair meunggah foto Rebecca yang seragam lengkap dan memegang senapan M-16 sembari tersenyum. Dalam keterangan foto, Suhair tak menyebut Rebecca adalah pembunuh Razan.

”Demi Tuhan, itu adalah foto empat tahun lalu, ketika aku berada di unit intelijen tempur di Israel selatan, dekat Semenanjung Sinai Mesir,” ungkapnya.

Ia mengakui kebingungan bagaimana Suhair bisa mendapatkan fotonya tersebut. Ia menduga, Suhair mendapat potretnya itu dari unggahan pada laman resmi IDF di Facebook pada Mei 2014.

Namun, saat unggahan Suhair itu disebar ulang pada halaman Facebook ”Freedom for Gaza” yang diikuti 100.000 warganet, dan mulailah terdapat orang menyebut Rebecca sebagai pembunuh Razan.

Walau ada warganet yang menyangsikan kebenaran tuduhan itu, mereka tetap menilai Rebecca turut bertanggungjawab atas kematian Razan.

"Mereka tidak tertarik pada kebenaran," kata Rebecca, "rasanya seperti mereka hanya ingin menyebarkan kebohongan."

Rebecca sendiri mengakui, baru mengetahui Razan tertembak pada Sabtu malam, setelah paramedis yang dijuluki sebagai ”Malaikat Pelindung Demonstran Palestina” itu dimakamkan.

Sabtu malam pekan lalu itu juga, Rebecca diberitahu teman-temannya bahwa foto dirinya sudah disebar sebagai pembunuh Razan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Israel: Tentara Kami Tak Sengaja Tembak Mati Razan Al Najjar

Israel: Tentara Kami Tak Sengaja Tembak Mati Razan Al Najjar

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 14:06 WIB

MUI: Israel Sewenang-wenang Larang WNI Berziarah

MUI: Israel Sewenang-wenang Larang WNI Berziarah

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 19:37 WIB

Komisi I DPR: Jumlah Orang Indonesia ke Israel, Ribuan

Komisi I DPR: Jumlah Orang Indonesia ke Israel, Ribuan

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 07:56 WIB

Razan Al Najjar, Malaikat yang Rebah kala Senja di Palagan Gaza

Razan Al Najjar, Malaikat yang Rebah kala Senja di Palagan Gaza

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 14:42 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB