Geger, Kader GP Anshor Tulis Orang Banten Haram Pilih PKS

Reza Gunadha | Suara.com

Rabu, 20 Juni 2018 | 13:52 WIB
Geger, Kader GP Anshor Tulis Orang Banten Haram Pilih PKS
Postingan yang membuat PKS bereaksi dan mengancam akan melaporkan akun facebook Muhammad Asdiansyah. [Facebook/Banten Hits]

Suara.com - Kader dan simpatisan PKS di Banten geger setelah akun Facebook bernama Muhammad Asdiansyah menyebar tulisan “haram pilih PKS”, yang disebutnya sebagai pesan ulama besar provinsi tersebut.

Bahkan, DPW Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Banten mengancam melaporkan pemilik akun itu ke polisi kalau tidak meminta maaf secara terbuka.

Dalam unggahan pada tanggal 13 Juni 2018, Muhammad Asdiansyah menggunggah sebuah foto dengan mencantumkan sebuah tulisan “Orang Banten Haram Mendukung atau Memilih PKS”.

Sementara di bawah tulisan tersebut terdapat kalimat lain yakni, “Menyimpulkan Pesan Ulama Besar Banten”.

“Saya hanya menyampaikan apa yang para ulama sampaikan. Orang Banten haram mendukung atau memilih PKS!” tulis Asdiansyah seperti yang dikutip Banten Hits—jaringan Suara.com, Rabu (20/6/2018).

Setelah tulisan itu membuat heboh, pemilik akun tersebut menghapus seluruh tulisannya.

Meski telah dihapus, PKS tetap mendesak sang pemilik akun yang diketahui merupakan kader GP Ansor Tangerang untuk tetap menyampaikan permohonan maaf.

“Terkait tuduhan yang bersangkutan ke PKS yang mengatakan ulama tidak memilih PKS yang bersangkutan harus menunjukkan data ulama siapa saja. Meminta pembuat pernyataan (untuk) meminta maaf di media bila tidak ada bukti, karena dapat dikategorikan fitnah,” kata Humas PKS Banten Yoga Utama.

Jika tidak ada penyampaian maaf secara terbuka, kata Yoga, PKS akan menempuh jalur hukum.

“Adapun delik yang dapat dilaporkan adalah Pasal 311 KUHP, Pasal 310 KUHP dan Pasal 27 ayat 3 Undang-undang ITE,” terang Yoga.

Sementara itu, Tim Advokasi PW GP Ansor Banten Abdul Gofur menyampaikan, akan melakukan pendampingan hukum kepada kader jika benar dilaporkan ke polisi.

“Kami kira ini tidak ada unsur ujaran kebencian atau provokatif, itu kan hanya politik. Saya kira yang bersangkutan membuat status atau tulisan itu berdasarkan kesimpulan ulama. Saya tidak akan menanggapi materi yang dibuat, kami akan melakukan advokasi secara utuh kepada kader kami yang dianggap melakukan di luar koridor hukum,” jelasnya.

Namun, jika ancaman PKS tak dibuktikan, Gofur yang juga Ketua GP Ansor Kabupaten Serang akan melaporkan balik.

“Sebagai partai yang mengaku Islami harusnya sabar, tunjukkan keteladanan partai ini menjunjung tinggi akhlak karimah. Jangan bentar-bentar menuntut ancam-ancam yang tak sependapat dengan cara politiknya PKS,” pungkasnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Bantenhits.com dengan judul “PKS Ancam Polisikan Akun Facebook terkait Postingan Orang Banten Haram Dukung PKS

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon: Pertemuan dengan CT Tidak Bahas Politik

Fadli Zon: Pertemuan dengan CT Tidak Bahas Politik

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 16:37 WIB

Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang, 11 Orang Luka-luka

Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang, 11 Orang Luka-luka

News | Minggu, 17 Juni 2018 | 11:01 WIB

Mau Liburan Lebaran ke Pantai Anyer, Awas Bulu Babi

Mau Liburan Lebaran ke Pantai Anyer, Awas Bulu Babi

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 22:16 WIB

PKS Dukung Langkah Akademisi Gugat Ulang Presidential Threshold

PKS Dukung Langkah Akademisi Gugat Ulang Presidential Threshold

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 20:22 WIB

PKS Desak Polisi Umumkan Secara Resmi SP3 Kasus Habib Rizieq

PKS Desak Polisi Umumkan Secara Resmi SP3 Kasus Habib Rizieq

News | Sabtu, 16 Juni 2018 | 15:05 WIB

Terkini

Kapal Misi Kemanusiaan Ditahan Israel, Kemlu RI Tuntut Pembebasan Seluruh Awak

Kapal Misi Kemanusiaan Ditahan Israel, Kemlu RI Tuntut Pembebasan Seluruh Awak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:20 WIB

Tentara Israel Tangkap 9 WNI, GPCI Lapor MPR Desak Pemerintah Bertindak

Tentara Israel Tangkap 9 WNI, GPCI Lapor MPR Desak Pemerintah Bertindak

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:15 WIB

5 WNI Termasuk Jurnalis Ditangkap Israel, TB Hasanuddin: Negara Harus Gerak Cepat!

5 WNI Termasuk Jurnalis Ditangkap Israel, TB Hasanuddin: Negara Harus Gerak Cepat!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:39 WIB

Pengembangan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo, KPK Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan

Pengembangan Kasus Korupsi Bupati Ponorogo, KPK Geledah Rumah Pengusaha di Pacitan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:28 WIB

Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:10 WIB

Tanpa 'Woro-woro', Pramono Anung Pindahkan Pedagang Taman Puring demi Fasilitas Difabel

Tanpa 'Woro-woro', Pramono Anung Pindahkan Pedagang Taman Puring demi Fasilitas Difabel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:05 WIB

Hanya 20 Hari Jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Dicecar KPK Soal Alokasi Kuota Haji

Hanya 20 Hari Jadi Menag Ad Interim, Muhadjir Effendy Dicecar KPK Soal Alokasi Kuota Haji

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:01 WIB

Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!

Rumah Ahmad Bahar Didatangi Massa Ormas GRIB Jaya Gegara Konten Kritik Hercules, Ini 8 Faktanya!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:53 WIB

Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla

Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:39 WIB

Dari Tong Sampah ke Turbin Listrik, Jakarta Harus Belajar Kelola Limbah dari Kopenhagen

Dari Tong Sampah ke Turbin Listrik, Jakarta Harus Belajar Kelola Limbah dari Kopenhagen

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 11:37 WIB