Plt Camat Nyaris Diamuk Massa Paslon Tunggal Pilkada Makassar

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 01 Juli 2018 | 15:08 WIB
Plt Camat Nyaris Diamuk Massa Paslon Tunggal Pilkada Makassar
Aulia Arsyad, Pelaksana Tugas Camat Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi sasaran amuk warga ketika berada di lokasi rekapitulasi surat suara Pilkada 2019, di kantor Kelurahan Malimongan tua, Jalan Salemo, Minggu (1/7/2018) dini hari. [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Aulia Arsyad, Pelaksana Tugas Camat Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, nyaris menjadi sasaran amuk warga ketika berada di lokasi rekapitulasi surat suara Pilkada 2019, di kantor Kelurahan Malimongan tua, Jalan Salemo, Minggu (1/7/2018) dini hari.

Peristiwa itu bermula dari puluhan orang pendukung Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin – Andi Racmatika Dewi (Appi-Cicu), mengeruduk kantor kelurahan tersebut.

Massa pendukung calon tunggal yang sementara kalah dari kotak kosong itu tidak menyukai Arsyad berada di lokasi penghitungan surat suara.

Mereka mencurigai Arsyad berada di sana untuk mencurangi pengitungan surat suara dan merugikan Appi-Cicu.

Kepala Polsek Wajo Komisaris Kodrat Muh Hartanto menyebutkan, puluhan orang pendukung Appi-Cicu mendatangi kantor PPK sejak pukul 23.00 WITA. Mereka terus mengepung kantor tempat rekapitulasi suara itu dan mendesak Aulia dikeluarkan.

"Sekelompok pendukung yang mempertanyakan keberadaan Plt Camat, sekretaris PPK juga di sini, sehingga kami melakukam evakuasi ke tempat yang lebih aman," jelas Kodrat pagi tadi.

Aulia terpaksa harus dievakuasi sejumlah anggota Brimob Polda Sulsel, yang sudah disiagakan di lokasi. Ia mendapat penjagaan ketat saat melelaui kerumunan massa pendukung Appi-Cicu, yang sudah berada di luar kantor kelurahan itu.

Salah satu saksi palson Appi-Cicu yang ditemui di lokasi Muh Yunus mengaku, emosi massa pendukung memuncak lantaran diperoleh informasi yang bersangkutan akan memulai rekapitulasi sepihak. Padahal jadwal rekap sudah disepekati Minggu siang.

“Kami kan sudah ada kesepakatan berdasarkan surat dari KPU , bahwa penghitungan suara untuk Pilwalkot nanti, pada hari Ahad (01/07/2018) pukul 14.00 WITA,” terang Yunus. [lirzam wahid]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paslon Diduga Kerabat Jusuf Kalla, Masyarakat Pilih Kotak Kosong

Paslon Diduga Kerabat Jusuf Kalla, Masyarakat Pilih Kotak Kosong

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 17:42 WIB

Banyak Intervensi, Golkar Konsisten Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Banyak Intervensi, Golkar Konsisten Dukung Jokowi di Pilpres 2019

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 14:17 WIB

Gerindra Sebut Mesin Partai Pendukung Jokowi di Jabar Menurun

Gerindra Sebut Mesin Partai Pendukung Jokowi di Jabar Menurun

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 13:11 WIB

Kemenangan Kotak Kosong di Pilkada 2018 Dinilai Rawan Gugatan

Kemenangan Kotak Kosong di Pilkada 2018 Dinilai Rawan Gugatan

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 12:34 WIB

Wartawan Dilarang Liput Rekapitulasi Pilwalkot Makassar

Wartawan Dilarang Liput Rekapitulasi Pilwalkot Makassar

News | Sabtu, 30 Juni 2018 | 05:46 WIB

Terkini

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB