Menpar Kembali Aktifkan Tim Crisis Center Kemenpar

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 08 Agustus 2018 | 18:50 WIB
Menpar Kembali Aktifkan Tim Crisis Center Kemenpar
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, nonsetop memantau manajemen pelayanan dan pengantaran wisatawan mancanegara keluar dari Pulau Lombok. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Proses evakuasi wisatawan di tiga Gili, yakni Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, Lombok Utara terus dilakukan. Diperkirakan ada lebih dari 2000 wisatawan di tiga Gili tersebut.

Stakeholders pariwisata pun bergerak cepat menyiapkan tenda transit untuk wisatawan. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB, Lalu Abdul Hadi Faishal menjelaskan, pihaknya memaklumi bila para wisatawan ingin segera keluar dari Lombok.

Walau kondisi sekarang stabil, namun mereka sudah menyaksikan sendiri kerusakan rumah dan penginapan.

"Akibat banyak yang rusak, wisatawan minta untuk dievakuasi ke beberapa daerah di luar Lombok. Kita menyiapkan tenda-tenda transit untuk wisatawan di Bandara dan pelabuhan," ujarnya, Senin (6/8/2018).

Ia menjelaskan, tenda-tenda tersebut didapatkannya dari anggota PHRI yang dikhususkan untuk wisatawan. Bagi wisatawan yang memutuskan menetap akan diberikan fasilitas sebaik mungkin.

"Dari PHRI, selain menyiapkan tenda, juga menyediakan makanan, selimut, peralatan mandi dan kebutuhan lainnya. Namun untuk saat ini, yang menetap belum bisa dipindah ke hotel, karena kerusakan hotel dan restoran cukup banyak," jelasnya.

Dari sisi usaha restoran, lanjut Hadi, juga telah menyiapkan dapur umum untuk melayani wisatawan dan masyarakat terdampak gempa.

"Pengusaha restoran juga sudah bergerak membuat dapur-dapur umum. Semuanya berlokasi dekat tenda-tenda yang disediakan," katanya.

Kadispar Nusa Tenggara Barat, M Faozal, mengatakan, tim SAR terus mengerahkan kapal-kapal kecil berkapasitas 20 orang. Kapal-kapal itu untuk mengevakuasi wisatawan yang berada di pantai.

Karakter air di Gili Terawangan yang dangkal membuat tim evaluasi tidak bisa mengerahkan kapal-kapal besar untuk mengevakuasi para wisatawan.

"Wisatawan yang sudah berhasil dievakuasi langsung dibawa ke posko bencana. Mereka kemudian akan dibawa ke Pelabuhan Lembar untuk diangkut ke Bali menggunakan kapal feri. Ada juga yang diantar ke Bandara," jelas Faozal.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Cabang Lembar yang melayani lintasan Lembar-Padangbai atau menghubungkan wilayah Lombok dan Bali, maupun di Cabang Kayangan juga beroperasi kembali.

Faozal menjelaskan, wisatawan tidak diberikan fasilitas hotel bertingkat di Lombok, karena kekhawatiran terjadi gempa susulan. 

"Kemenpar sudah mengirimkan bus untuk membawa wisatawan yang berhasil dievakuasi. Pelaku pariwisata juga banyak yang mengerahkan mobilnya untuk membantu," jelasnya.

Lombok, khususnya Gili Trawangan, saat ini memasuki masa high season sehingga jumlah wisatawan di sana cukup banyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

Misteri Kapal Selam Tanpa Awak di Lombok, TNI AL Selidiki Asal-usulnya

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:19 WIB

Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala

Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala

Entertainment | Senin, 23 Februari 2026 | 04:00 WIB

Gili Trawangan Dinobatkan Punya Laut Paling Nyaman untuk Berenang di Dunia

Gili Trawangan Dinobatkan Punya Laut Paling Nyaman untuk Berenang di Dunia

Lifestyle | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:09 WIB

Jaksa Ungkap Detik-detik Kompol Yogi dan Ipda Aris Habisi Brigadir Nurhadi di Gili Trawangan

Jaksa Ungkap Detik-detik Kompol Yogi dan Ipda Aris Habisi Brigadir Nurhadi di Gili Trawangan

News | Senin, 27 Oktober 2025 | 14:02 WIB

Gili Trawangan Tegaskan Diri sebagai Destinasi Sport Tourism, Dampak Positif Ekonomi Mencuat

Gili Trawangan Tegaskan Diri sebagai Destinasi Sport Tourism, Dampak Positif Ekonomi Mencuat

Sport | Sabtu, 09 Agustus 2025 | 10:09 WIB

Istri Brigadir Nurhadi Ajukan Permohonan Bantuan Biaya Hidup ke LPSK

Istri Brigadir Nurhadi Ajukan Permohonan Bantuan Biaya Hidup ke LPSK

News | Senin, 28 Juli 2025 | 15:58 WIB

Desak Transparansi Penuh soal Kematian Brigadir Nurhadi, DPR: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

Desak Transparansi Penuh soal Kematian Brigadir Nurhadi, DPR: Jangan Sisakan Ruang Abu-abu

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 21:50 WIB

Mengenal Riklona dan Inex yang Disebut Dalam Pesta Polisi di Gili Trawangan

Mengenal Riklona dan Inex yang Disebut Dalam Pesta Polisi di Gili Trawangan

Lifestyle | Sabtu, 12 Juli 2025 | 08:14 WIB

Malam Liar di Gili Trawangan, Pesta Riklona dan Inex Sebelum Brigadir Nurhadi Tewas Dicekik

Malam Liar di Gili Trawangan, Pesta Riklona dan Inex Sebelum Brigadir Nurhadi Tewas Dicekik

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 12:36 WIB

Tahu Anaknya Terseret di Kematian Brigadir Nurhadi, Ibunda Misri Dilanda Nestapa

Tahu Anaknya Terseret di Kematian Brigadir Nurhadi, Ibunda Misri Dilanda Nestapa

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 07:45 WIB

Terkini

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:07 WIB

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB