Survei: Cawapres Bikin Elektabilitas Prabowo Naik, Jokowi Turun

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:46 WIB
Survei: Cawapres Bikin Elektabilitas Prabowo Naik, Jokowi Turun
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin ditemani anak bungsunya saat tiba untuk pemeriksaan tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Minggu (12/8). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - andiaga Uno menimbulkan sentimen positif terhadap kantong suara pendukung Prabowo Subianto, setelah keduanya mendeklarasikan diri sebagai pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2019.

Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA, jumlah dukungan kepada Prabowo meningkat di tiga segmentasi pemilih, yakni perempuan, pemilih pemula, dan kaum terpelajara.

Peneliti senior LSI Adji Alfaraby menuturkan, pada segmen pemilih perempuan, elektabilitas Prabowo meningkat menjadi 30 persen dari sebelumnya 25,2 persen.

Sementara pada segmen pemilih muda meningkat menjadi 39,5 persen dari sebelumnya 34,2 persen. Sedangkan pada pemilih kaum terpelajar meningkat menjadi 44,5 persen dari sebelumnya 37,4 persen.

"Masuknya Sandiaga membawa sentimen positif sehingga menambah kekuatan Prabowo," kata Adjie di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8/2018).

Selain itu kata Adjie, masuknya Sandiaga juga turut memberi dampak positif terhadap elektabilitas Prabowo.

Sebelumnya elektabilitas Prabowo hanya 28,8 persen, kini meningkat menjadi 29,5 persen. Kondisi sebaliknya justru terjadi di kubu Joko Widodo dan Maruf Amin.

Masuknya Maruf sebagai bakal cawapres justru membuat elektabilitas Jokowi menurun. Sebelumnya, elektabilitas Jokowi berada di posisi 53,6 persen.

Kendati begitu, setelah ditetapkan Maruf sebagai cawapres, elektabilitas pasangan tersebut turun menjadi 52,2 persen.

"Walaupun tidak signifikan, tapi Maruf Amin mengurangi elektabilitas Jokowi," tutupnya. (

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Ngebet Ajak Gatot Nurmantyo Gabung Tim Sukses

Sandiaga Uno Ngebet Ajak Gatot Nurmantyo Gabung Tim Sukses

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:37 WIB

Ruhut: Ahokers Tidak Golput, Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Ruhut: Ahokers Tidak Golput, Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:33 WIB

Sandiaga: #2019GantiPresiden Bakal Ganti Jadi #2019PrabowoSandi

Sandiaga: #2019GantiPresiden Bakal Ganti Jadi #2019PrabowoSandi

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:27 WIB

Mau Didukung Kaum Minoritas, Jokowi - Ma'ruf Harus Rangkul Ahok

Mau Didukung Kaum Minoritas, Jokowi - Ma'ruf Harus Rangkul Ahok

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:20 WIB

Anies Baswedan Diminta Prabowo Jadi Kader Gerindra, Ini Jawabnya

Anies Baswedan Diminta Prabowo Jadi Kader Gerindra, Ini Jawabnya

News | Selasa, 21 Agustus 2018 | 18:12 WIB

Terkini

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:42 WIB

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB