Rp 11 Miliar Sosialisasi Pilpres di Jakarta Diprediksi Bermasalah

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 07 September 2018 | 20:57 WIB
Rp 11 Miliar Sosialisasi Pilpres di Jakarta Diprediksi Bermasalah
Bestari Barus, Jakarta, Senin (16/5).

Suara.com - DPRD DKI Jakarta telah mengesahkan dana Rp 11 miliar dalam APBD 2019 untuk sosialisasi pemilihan presiden.

Namun, anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Bestari Barus memprediksi, proses sosialisasi Pilpres 2019 yang menghabiskan dana besar tersebut bakal berakhir buruk.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta itu mengatakan, Rp 11 miliar itu digunakan agar 18 ribu warga Jakarta menerima sosialisasi.

Menurut Bestari, target sosialisasi itu tidak tepat lantaran tidak menyentuh seluruh elemen masyarakat.

"Ya silakan saja 18 ribu (disetujui). Itulah yang akan menimbulkan catatan-catatan buruk di belakang hari, karena tidak berkeadilan, tak mewakili masyarakat keseluruhan," kata Bestari saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Bestari menjelaskan, Pemprov DKI memunyai perwakilan hingga tingkat rukun tetangga. Seharusnya, target sosialisasi itu hanya 31 ribu ketua RT sehingga menekan biaya.

Karenanya ia menilai, keputusan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang langsung mengesahkan usulan anggaran itu tidak tepat.

Pasalnya, pihak Kesatuan Berbangsa dan Politik (Kesbangpol) selaku dinas yang mengusulkan kenaikan anggaran itu tidak mampu menjelaskan secara detail, siapa saja 18 ribu orang target sosialisasi.

Meskipun Prasetio telah mengetok palu dan mengesahkan usulan anggaran, Bestari tetap bersikeras menolaknya. Bestari berpendapat, uang rakyat harus digunakan secara efektif dan berkeadilan.

baca juga

"Tidak jelas ini, tak ada persetujuan apa-apa. Saya menyatakan menolak. Fraksi saya (Nasdem) menolak," ungkap Bestari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasdem Tolak Anggaran Sosialisasi Pemilu Rp 11 Miliar di Jakarta

Nasdem Tolak Anggaran Sosialisasi Pemilu Rp 11 Miliar di Jakarta

News | Jum'at, 07 September 2018 | 14:33 WIB

Viktor Laiskodat Dilantik Jadi Gubernur NTT, FPI Kesal

Viktor Laiskodat Dilantik Jadi Gubernur NTT, FPI Kesal

News | Rabu, 05 September 2018 | 14:50 WIB

Jokowi Titip Program Pemerintah ke 575 Bacaleg Partai NasDem

Jokowi Titip Program Pemerintah ke 575 Bacaleg Partai NasDem

News | Minggu, 02 September 2018 | 06:31 WIB

Presiden Jokowi Beri Pembekalan ke 575 Bacaleg Partai Nasdem

Presiden Jokowi Beri Pembekalan ke 575 Bacaleg Partai Nasdem

News | Sabtu, 01 September 2018 | 20:54 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×