Diameter Lubang Misterius di Sukabumi Terus Bertambah

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 11 September 2018 | 12:46 WIB
Diameter Lubang Misterius di Sukabumi Terus Bertambah
Warga melihat tanah amblas di lahan persawahan Kampung Legoknyenang, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/9). Di bawah lokasi tanah amblas itu terdapat lintasan aliran air selokan bawah tanah. (ANTARA/Budiyanto)

Suara.com - Diameter lubang misterius yang ditemukan di tengah sawah di Kampung Legoknyenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus meluas. Awalnya yang hanya berdiameter enam meter, sekarang bertambah jadi tujuh meter.

"Kami khawatir lubang yang berada di tengah sawah di RT 05 RW 02, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit terus melebar hingga ke perkampungan warga karena jarak lubang ke permukiman dekat hanya sekitar 20 meter," kata salah seorang warga sekitar, Yogi Prayoga di Sukabumi, seperti diwartakan Antara, Selasa (11/9/2018).

Ia menduga diameter lubang tersebut meluas pada saat subuh atau malam hari padahal tidak turun hujan sama sekali. Bahkan, garis polisi yang dipasang Polres Sukabumi Kota di lokasi ditemukan ada yang rusak padahal warga sekitar sudah melakukan penjagaan.

Hingga saat ini masih banyak warga yang datang untuk melihat kondisi lubang itu, dan pihaknya sudah mengingatkan agar tidak mendekat karena tanahnya masih labil dan terasa getaran yang tidak menutup kemungkinan akan ambles lagi.

Saat ini kedalaman lubang tersebut masih tetap sekitar enam meter.

Sementara, Camat Kadudampit Jenal Abidin mengatakan pihaknya sudah dihubungi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan pemeriksaan penyebab tanah tersebut bisa amblas.

"Tim PVMBG sudah masuk ke Sukabumi dan rencananya akan langsung melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus Maut Sukabumi

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kecelakaan Bus Maut Sukabumi

News | Selasa, 11 September 2018 | 11:53 WIB

Terungkap, Penyebab Munculnya Lubang Misterius di Sukabumi

Terungkap, Penyebab Munculnya Lubang Misterius di Sukabumi

News | Selasa, 11 September 2018 | 09:21 WIB

Kesaksian Korban Bus Maut Sukabumi, Liburan Berakhir Petaka

Kesaksian Korban Bus Maut Sukabumi, Liburan Berakhir Petaka

News | Selasa, 11 September 2018 | 07:05 WIB

Selain Sukabumi, Ini Deretan Sinkhole Terbesar di Dunia

Selain Sukabumi, Ini Deretan Sinkhole Terbesar di Dunia

Tekno | Senin, 10 September 2018 | 20:15 WIB

Penumpang Bus Maut Sukabumi Ternyata Tak Diasuransikan

Penumpang Bus Maut Sukabumi Ternyata Tak Diasuransikan

News | Senin, 10 September 2018 | 07:44 WIB

Terkini

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:43 WIB

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:20 WIB

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:45 WIB

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:25 WIB

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:21 WIB

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:12 WIB

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:11 WIB

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:01 WIB

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare

News | Kamis, 30 April 2026 | 19:00 WIB

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora

News | Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB