Timses Jokowi Mau Gugat Hinaan Ustaz Yahya ke Maruf Amin dan TGB

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 17 September 2018 | 21:33 WIB
Timses Jokowi Mau Gugat Hinaan Ustaz Yahya ke Maruf Amin dan TGB
Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk kali pertama mendatangi Sekretariat Tim Kampanye Nasional di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa yang juga Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo atau Jokowi - calon wakil presiden Maruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan partainya akan mengambil langkah hukum perihaal dugaan penghinaan yang dilakukan Ustadz Yahya Waloni. Yahya dinilai menghina Maruf Amin, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang atau TGB dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Karding menuturkan kader-kader NU ataupun PKB tak terima penghinaan terhadap Maruf Amin. Ia pun heran ada orang yang mengaku kyai namun melontarkan perkataan kasar hingga menghina sesama muslim.

"Oleh karena itu saya kira kita akan mengambil langkah hukum dalam hal ini mungkin partai saya akan mengambil langkah hukum untuk memproses ini," ujar Karding di Sekretariat TKN, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (17/9/2018).

"Saya mengatakan bahwa ini berbahaya, kami kader-kader di bawah marah. Nah kok ada mengaku kiyai ngomongnya kasar, ngomongnya menyerang sesama muslim, menyerang kiai, menyerang tokoh masyarakat. Kami susah meredam masyarakat di bawah. PKB, NU, santri-santri pada marah," lanjut dia.

Tak hanya itu, Karding mengaku tak sulit mencari sosok Ustadz Yahya di dunia maya. Kendati demikian, ia menuturkan seharusnya orang seperti Ustadz Yahya tidak boleh ada di Indonesia lantaran dapat merusak persatuan dan persaudaraan di Indonesia.

"Gampang bisa dicari, nggak sulit kok, tetapi untuk menjaga satu meredam masyarakat supaya tidak ngamuk, yang kedua orang-orang seperti ini tidak boleh ada di Indonesia karena itu merusak persatuan, persaudaraan, dan sebagainya," ucap Karding.

Lebih lanjut, Karding belum bisa mengatakan apakah Yahya merupakan pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Saya belum sampai kesana, tapi kalau itu benar karena kami minta itu ditertibkan, kalau nggak kami akan mengambil tindakan hukum, akan kami laporkan ke kepolisian," tandasnya.

Diketahui, video Youtube yang diunggah pada 11 September 2018, dari kanal Cahaya Tauhid yang berisi caci maki oleh Ustadz Yahya Waloni kepada Maruf Amin, Tuan Guru Bajang dan Megawati Soekarnoputri.

baca juga

Yahya Waloni dalam video itu menyebut, Kiai Maruf orang tua yang haus kekuasaan, TGB disebut sebagai Tuan Guru Bajin**n, dan Megawati didoakan cepat mati karena dituding telah merusak Islam.

Bahkan, Yahya Waloni mencaci bahwa tingkat intelegensia Megawati di bawah rata-rata.

“Tapi yang bahaya yang kita hadapi, yang sekarang ini adalah orang yang mengaku islam. Terbelah kita, pecah kita, cuma karena perempuan berdosa ini. Bukan kecil dosa yang dia lakukan di tengah bangsa, masyarakat ini, dia obrak-abrik. Sebenarnya siapa dia ini. Dia pun enggak tahu dengan dosanya. Pasti, ada yang menyetir dia. Karena tingkat intelegensi Megawati ini kan di bawah rata-rata. Cuma karena anak Presiden, tidak ada orang yang pintar di Indonesia ini kecuali beberapa orang saja. Coba tanya para akademisi yang ada di Indonesia. Orang pintar di Indonesia itu siapa, bukan para akademisi, bukan para intelektual, bukan para agama, orang pintar di Indonesia ini adalah orang jenderal-jenderal angkatan darat,” isi ceramah Yahya Waloni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo - Sandiaga Didukung Ijtimak Ulama II, Jokowi: Silakan

Prabowo - Sandiaga Didukung Ijtimak Ulama II, Jokowi: Silakan

News | Senin, 17 September 2018 | 20:45 WIB

From Zero to Hero, Jokowi Ungkap Rahasia Pemasaran Politiknya

From Zero to Hero, Jokowi Ungkap Rahasia Pemasaran Politiknya

News | Senin, 17 September 2018 | 20:44 WIB

Biar Perindo Menang Pemilu, HT Ajak Jokowi Kampanye Bareng

Biar Perindo Menang Pemilu, HT Ajak Jokowi Kampanye Bareng

News | Senin, 17 September 2018 | 20:03 WIB

BPJS Defisit Rp 10 Triliun, DPR: Ada Menteri Ingin Jegal Jokowi

BPJS Defisit Rp 10 Triliun, DPR: Ada Menteri Ingin Jegal Jokowi

News | Senin, 17 September 2018 | 19:47 WIB

Ma'ruf Amin: Ijtimak Ulama II Tak Berarti Apa-apa

Ma'ruf Amin: Ijtimak Ulama II Tak Berarti Apa-apa

News | Senin, 17 September 2018 | 19:46 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×