SBY Walk Out Saat Kampanye Damai, AHY: Kami Pejuang Demokrasi

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 25 September 2018 | 08:51 WIB
SBY Walk Out Saat Kampanye Damai, AHY: Kami Pejuang Demokrasi
AHY, Prabowo, dan Sandiaga saat penetapan nomor urut di KPU, Jumat (21/9/2018).

Suara.com - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (KOGASMA) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai langkah 'walk out' Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas pada Minggu (23/9/2018) sebagai bentuk dari aksi protes.

Menurut AHY, sebagai pejuang demokrasi, SBY berhak meninggalkan acara seusai melihat adanya pelanggaran terhadap aturan yang sudah ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

AHY menjelaskan, langkah SBY itu atas penilaian terhadap banyaknya temuan-temuan yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Diketahui, pada acara deklarasi itu, pendukung Capres-Cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin terlihat membawa atribut kampanye yang seharusnya tidak dibawa selama acara.

“Pak SBY menggunakan haknya juga untuk meninggalkan acara lebih dulu karena kita semua melihat bahwa banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang sudah dianjurkan dan juga sudah diatur oleh KPU," jelas AHY di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2018).

AHY menilai langkah SBY tidak perlu diperdebatkan atau dipersalahkan. Menurutnya, langkah SBY itu sebagai bentuk kritik kepada pendukung Jokowi-Ma’ruf yang ternyata tidak mengindahkan peraturan yang ditetapkan KPU.

Dirinya pun meminta kepada pihak penyelenggara acara dalam hal ini KPU untuk bertanggung jawab atau menyatakan sikap atas kejadian tersebut.

“Kalau memang sudah diatur, ada yang dilanggar tentunya kita berharap ada juga sikap yang ditunjukan oleh organisasi ataupun lembaga yg bertanggung jawab untuk itu,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPU Mau Bujuk SBY yang Pulang Cepat saat Deklarasi Pemilu Damai

KPU Mau Bujuk SBY yang Pulang Cepat saat Deklarasi Pemilu Damai

News | Senin, 24 September 2018 | 21:24 WIB

Sambut Pilpres 2019, Anies Bakal Gelar Deklarasi Damai di Jakarta

Sambut Pilpres 2019, Anies Bakal Gelar Deklarasi Damai di Jakarta

News | Senin, 24 September 2018 | 13:48 WIB

Fadli Zon Menilai Aksi Relawan Jokowi Ciderai Kampanye Damai

Fadli Zon Menilai Aksi Relawan Jokowi Ciderai Kampanye Damai

News | Senin, 24 September 2018 | 13:40 WIB

Walk Out di Depan Jokowi dan Prabowo, Fadli Zon: Pak SBY Kecewa

Walk Out di Depan Jokowi dan Prabowo, Fadli Zon: Pak SBY Kecewa

News | Senin, 24 September 2018 | 13:40 WIB

Tuding Kubu Jokowi Curi Start Kampanye, Demokrat: Tak Perlu Lapor

Tuding Kubu Jokowi Curi Start Kampanye, Demokrat: Tak Perlu Lapor

News | Senin, 24 September 2018 | 12:22 WIB

Terkini

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB