Minim Saksi, Polisi Sulit Ungkap Penabrak Polwan Densus 88

Bangun Santoso | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 26 September 2018 | 09:24 WIB
Minim Saksi, Polisi Sulit Ungkap Penabrak Polwan Densus 88
Ilustrasi tiga orang anggota Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 sedang menjalankan tugasnya. [Antara/Rony Muharrman]

Suara.com - Polisi mengalami kesulitan untuk mengungkap pelaku kasus tabrak lari yang menimpa polisi wanita atau Polwan anggota Detasemen Khusus (Densus 88) Antiteror Mabes Polri, Bripka Krisnawati.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus menyampaikan, alasan polisi kesulitan menelusuri kasus ini, lantaran minimnya bukti-bukti dan keterangan saksi.

Menurutnya, hanya satu kamera pengawas atau CCTV yang merekam saat korban ditabrak pengemudi Honda CRV.

"Iya, enggak ada CCTV pendukung. Semua ada tiga, tapi mati semua. Yang hidup cuma punya TransJakarta aja," kata Agus saat dihubungi Suara.com, Rabu (26/9/2018).

Agus mengatakan, CCTV yang merekam saat Bripka Krisnawati dihantam mobil juga tak secara jelas merekam pelat nomor kendaraan pelaku. Sebab, pencahayaan yang gelap karena lokasi kecelakaan berada di bawah jembatan layang

"Enggak kelihatan. Itu kan kejadiannya pas di bawah jembatan layang. Jadi gelap, enggak kena matahari. Kecepatan kendaraannya juga tinggi," katanya

Selain itu, penyelidikan kasus ini terkendala karena minimnya keterangan saksi yang melihat kecelakaan tersebut. Bripka Krisnawati baru bisa ditolong setelah Polisi Lalu Lintas mendapat laporan dari pengguna jalan.

"Saksinya itu cuma anggota Polri saja. Dia jaraknya enggak dekat ya. Dia tak melihat secara langsung. Polisi itu tahunya pas dilaporin warga setelah kejadian. Itu yang lapor pengendara yang lewat. Enggak lihat awal kejadian, dia hanya nolong aja," tandasnya.

Sebelumnya, Bripka Krisnawati dihantam dari arah belakang oleh sebuah mobil Honda CRV. Kasus kecelakaan itu terjadi saat korban sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Bekasi Timur, Jakarta Timur, Selasa (18/9/2018).

Pelaku diduga langsung melarikan diri ketika melihat korban tersungkur ke tepi jalan. Krisnawati pun kemudian dibawa ke Rumah Sakit Premier Jakarta Timur karena mengalami luka akibat insiden tabrak lari tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demo Mahasiswa Ricuh, 6 Polwan Jadi Korban Pelecehan

Demo Mahasiswa Ricuh, 6 Polwan Jadi Korban Pelecehan

News | Selasa, 25 September 2018 | 16:04 WIB

Pelaku Tabrak Lari Polwan Densus 88 Antiteror Masih Misterius

Pelaku Tabrak Lari Polwan Densus 88 Antiteror Masih Misterius

News | Jum'at, 21 September 2018 | 16:58 WIB

Pengemudi CRV Tabrak Polwan Anggota Densus 88 Masih Misterius

Pengemudi CRV Tabrak Polwan Anggota Densus 88 Masih Misterius

News | Rabu, 19 September 2018 | 15:13 WIB

Seorang Polwan Anggota Densus 88 Ditabrak Pengemudi Misterius

Seorang Polwan Anggota Densus 88 Ditabrak Pengemudi Misterius

News | Selasa, 18 September 2018 | 14:38 WIB

Pascaditangkap Densus 88, Istri AS Mengaku Tak Ada Kabar

Pascaditangkap Densus 88, Istri AS Mengaku Tak Ada Kabar

News | Selasa, 11 September 2018 | 08:03 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB