Amankan Produksi, Kementan Kendalikan Hama Tanaman Sejak Dini

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 09 Oktober 2018 | 12:26 WIB
Amankan Produksi, Kementan Kendalikan Hama Tanaman Sejak Dini
Pengamatan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang dilakukan para petani. (Dok: Kementan)

Suara.com - Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor penyebab tidak tercapainya target produksi. Untuk menekan OPT, maka harus dilakukan pengawalan sejak dini melalui pengamatan secara rutin, mulai dari persemaian sampai dipertanaman, yang dimulai dari umur 2 Minggu Setelah Tanam (MST) hingga menjelang panen.

"Pengamatan OPT merupakan hal penting yang tidak boleh ditinggalkan. Dengan  pengamatan, kita dapat mengetahui keberadaan awal OPT, baik intensitas serangan maupun populasi di suatu wilayah," kata Tri Susetyo, Kepala Balai Besar Peramalan OPT (BBPOPT), saat diwawancara, Selasa (9/10/2018).

Tri menyatakan, mengetahui keberadaan awal OPT akan sangat menentukan keberhasilan panen. Dengan diketahuinya intensitas atau populasi awal OPT, petani dapat segera melakukan tindakan pengendalian yang tepat dan akurat, sehingga OPT dapat dikendalikan dengan baik.

Sementara itu, Lilik Retnowati, salah satu pejabat di BBPOPT, mengatakan, poses pengamatan OPT tidak hanya dilakukan oleh petugas pengamat hama, tetapi lebih baik dilakukan langsung oleh petani di lahan usaha taninya.

"Kita mengedukasi petani agar pengetahuan, sikap dan keterampilan (PSK) petani berubah dan meningkat. Utamanya, petani melakukan pengamatan secara mandiri dan rutin di lahan usaha taninya, agar tidak terjadi kecolongan serangan OPT," kata Liliek.

Secara terpisah, salah seorang pemandu lapang dari BBPOPT, Yadi Kusmayadi, mengatakan bahwa bimbingan teknis pengendalian (bimtekdal) kepada kelompok tani sudah dilakukan secara berkesinambungan. Para petani diberikan bimbingan selama satu musim tanam dengan Pola Sekolah Lapangan Pengelolaan Hama terpadu (SLPHT).

Proses bimbingan ini dinilai paling efektif dalam proses pembelajaran.

Pengamatan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang dilakukan para petani. (Dok: Kementan)
Pengamatan serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang dilakukan para petani. (Dok: Kementan)

Pada Musim Tanam (MT) 2018, BBPOPT telah melakukan pendampingan pengawalan OPT di semua kabupaten di Jawa Barat, berkoordinasi dengan petugas setempat, POPT, PPL, Koortikab, Korluh. Petani dipandu untuk melakukan pengamatan OPT secara mandiri dan rutin, serta menyusun tindakan pengendalian dengan memahami 6 tepat dalam pemakaian pestisida sampai pemanfaatan musuh alami.

Dengan pendampingan ini, intensitas serangan OPT 2018 dapat dikendalikan. Serangan OPT Januari - September 2017, menyebabkan lahan seluas 368.900 ha terkena hama dan puso pada lahan seluas 8.892 ha. Serangan OPT Januari - September 2018 menyebabkan lahan seluas 241.745 ha terkena hama, dan puso pada lahan 2.393 ha.

Angka puso ini menurun drastis, sampai dengan 72,88 persen.

Salah satu kelompok tani yang berhasil menerapkan pengamatan rutin mandiri adalah Kelompok Tani Setia Asih 5, Desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

"Hingga saat ini, petani masih terus melakukan pengamatan secara rutin yang dilakukan seminggu sekali. Pengamatan rutin menjadikan OPT tidak berkembang, sehingga panen bisa sukses," ujar Unda Suhanda, salah seorang petani alumni Bimtekdal.

Ia menambahkan, ia akan ikut mensosialisasikan ke anggota lain, karena hasilnya sudah dirasakan secara nyata. Hasil panen saat ini (17 September 2018), menurutnya, mencapai 7,5 ton/ha. Hasil ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan panen sebelumnya yang hanya 1,2 ton/ha.

Rendahnya hasil panen saat itu disebabkan oleh Zonk atau Klowor, yaitu penyakit virus kerdil rumput/ kerdil hampa yang ditularkan oleh Wereng Batang Coklat (WBC).

Ke depan, pengawalan OPT sejak dini diharapkan terus dilakukan oleh petugas POPT yang bersinergi dengan petugas penyuluh lapangan dan kelompok tani agar panen di setiap musim berhasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi

Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:33 WIB

Supaya Anak Peduli Lingkungan, Begini Cara Bangun Karakter Bijak Plastik Sejak Dini

Supaya Anak Peduli Lingkungan, Begini Cara Bangun Karakter Bijak Plastik Sejak Dini

Health | Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:08 WIB

Strategi Cegah Korupsi ala Prabowo, Sejahterakan Pejabat Sejak Dini

Strategi Cegah Korupsi ala Prabowo, Sejahterakan Pejabat Sejak Dini

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:31 WIB

Cegah Penyakit Diabetes Tipe 2 Sejak Dini, IDI Biak Numfor Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Penyakit Diabetes Tipe 2 Sejak Dini, IDI Biak Numfor Berikan Informasi Pengobatan

Health | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:25 WIB

Waspada! Mata Malas pada Anak Bisa Sebabkan Kebutaan Permanen, Ini Saran Dokter

Waspada! Mata Malas pada Anak Bisa Sebabkan Kebutaan Permanen, Ini Saran Dokter

Health | Rabu, 09 Oktober 2024 | 17:40 WIB

Orangtua Mesti Tahu, Ini Pentingnya Ajarkan Anak Bahasa Inggris Sejak Dini Dengan Konsep Lifelong Learning

Orangtua Mesti Tahu, Ini Pentingnya Ajarkan Anak Bahasa Inggris Sejak Dini Dengan Konsep Lifelong Learning

Lifestyle | Rabu, 11 September 2024 | 15:47 WIB

Tidak Hanya Cuan, Program Kewirausahaan Untuk Siswa Juga Bisa Ajarkan Kepedulian Sosial Sejak Dini

Tidak Hanya Cuan, Program Kewirausahaan Untuk Siswa Juga Bisa Ajarkan Kepedulian Sosial Sejak Dini

Lifestyle | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:42 WIB

Cegah dari Awal, Perlunya Pendidikan Peduli Lingkungan Sejak Usia Dini

Cegah dari Awal, Perlunya Pendidikan Peduli Lingkungan Sejak Usia Dini

Your Say | Minggu, 21 April 2024 | 13:35 WIB

Menumbuhkan Kecintaan Membaca Sejak Dini, Cara Menyenangkan Ini Bisa Jadi Pilihan

Menumbuhkan Kecintaan Membaca Sejak Dini, Cara Menyenangkan Ini Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Selasa, 30 Mei 2023 | 22:00 WIB

3 Hal Dasar yang Harus Orang Tua Ajarkan pada Anak Sejak Dini

3 Hal Dasar yang Harus Orang Tua Ajarkan pada Anak Sejak Dini

Your Say | Rabu, 19 Oktober 2022 | 10:11 WIB

Terkini

JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan

JPPI Sentil Pemerintah: Kasih Anak Makan Gratis Tak Otomatis Ubah Program Pangan Jadi Pendidikan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:44 WIB

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

Yakin Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Surya Paloh: Selain Optimisme Apalagi yang Kita Punya?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla dan 9 WNI, PBB: Mereka Harus Dilindungi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:35 WIB

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

Tok! DPR RI Setujui RUU Polri Jadi Usul Inisiatif DPR

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:34 WIB

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

Kemenko Polkam Pastikan Negara Hadir Jamin Keselamatan WNI yang Ditahan Tentara Zionis Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:27 WIB

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik demi Jaga Stabilitas Ekonomi dan Redam Kekhawatiran Investor

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:26 WIB

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

KemenHAM: Pemerintah Sedang Upayakan Pembebasan WNI yang Ditahan Israel

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:22 WIB

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

Soroti Anggaran Jumbo untuk MBG di Sidang MK, JPPI: Jutaan Anak Masih Belajar di Sekolah Rusak

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:20 WIB

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

TAUD Bongkar Dugaan Aktor Sipil di Balik Penyiraman Andrie Yunus: Jangan Hanya Hukum Eksekutor!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:19 WIB

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

Sidang Tuntutan Terdakwa Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Mundur ke 3 Juni, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:17 WIB