Atur Populasi, Pemprov DKI Pasang Mikrocip Pada Anjing

Bangun Santoso

Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:44 WIB
Atur Populasi, Pemprov DKI Pasang Mikrocip Pada Anjing
Ilustrasi bersahabat dengan anjing peliharaan (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta gencar melakukan sosialisasi pemasangan mikrocip pada anjing serta mengedukasi pemilik hewan soal kepemilikan hewan yang bertanggung jawab.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP DKI Jakarta Sri Hartati di Jakarta, mengatakan, sosialisasi pemasangan mikrocip telah serentak dilakukan mulai 1-5 Oktober di seluruh wilayah Jakarta.

Serta pada 6 Oktober bersama Jakarta Animal Aid Network (JAAN) memberikan sosialisasi serta ruang diskusi untuk pemilik hewan anjing mengenai pentingnya memasang mikrocip.

"Kami sudah melakukan sosialisasi, tapi masih banyak masyarakat yang kontra tentang pemasangan mikrocip, namun kami tetap terus melanjutkan program ini karena lebih banyak positifnya," ujar Sri seperti dilansir Antara.

Sri mengungkapkan, pemasangan mikrocip bertujuan untuk mendata dan menghitung populasi anjing di Jakarta, serta mempertahakan Jakarta sebagai kawasan bebas rabies.

Pemasangan mikrocip tersebut, lanjut Sri, merupakan program yang telah diinisiasi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atas dorongan masyarakat untuk mendata anjing-anjing dengan memasang mirkocip. Sehingga, muncul Peraturan Gubernur Nomor 199 tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pengawasan Hewan Rentan Rabies serta Pencegahan dan Penanggulangan Rabies di Jakarta untuk pemasangan mikrocip kepada hewan penular rabies, terutama pada anjing.

Sistem mikrocip terkomputerisasi yang digunakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyimpan data identitas anjing dan pemilik serta rekam medis. Pemilik akan mendapat kartu identitas anjing yang menandakan sudah terdaftar. Data tersebut dapat diakses pemilik anjing melalui aplikasi ponsel pintar Si Raja (Sistem informasi Rabies Jakarta).

"Manfaatnya, jika ada kehilangan anjing atau ada yang pihak tidak bertanggung jawab menelantarkan di jalan, kami bisa scan agar diketahui alamat pemilik hewan, riwayat kesehatan dan sebagainya," kata Sri.

Sri menyebutkan sementara ini pemasangan mikrocip hanya untuk anjing saja, sebab kasus rabies pada anjing lebih banyak, dan 80 persen rabies disebabkan oleh gigitan anjing.

Tahun ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan pemasangan mikrocip secara gratis hingga mencapai target 1.000 ekor anjing. Ke depannya, diharapkan pemilik anjing akan memasangkan mikrocip ke dokter hewan.

Salah satu warga Jakarta yang mengikuti pemasangan mikrocip anjing, Jennifer, mengatakan dirinya sudah berminat memasang mikrocip pada dua hewan anjing kesayangannya sejak lama agar tidak jatuh ke tangan pihak tidak bertanggung jawab.

Jennifer yang tinggal di Jatinegara merasa takut kehilangan anjingnya, sebab di sana marak penangkapan dan penjualan anjing di pasar hewan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Saya memasang mikrocip supaya bisa segera ketahuan identitasnya kalau dia hilang," ujar dia.

Jennifer mengatakan, sebenarnya dia sudah mengetahui bahwa mikrocip tidak bisa melakukan navigasi, namun dengan adanya pemasangan mikrocip Jennifer bisa merasa lebih aman karena anjingnya sudah terdaftar secara resmi dalam sistem mikrocip terkomputerisasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditinggal Sandiaga, Anies Terancam Sendiri Hingga Akhir Jabatan

Ditinggal Sandiaga, Anies Terancam Sendiri Hingga Akhir Jabatan

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 18:09 WIB

Pasca Gempa Palu, Megawati Minta Jakarta Bersiap Hadapi Bencana

Pasca Gempa Palu, Megawati Minta Jakarta Bersiap Hadapi Bencana

News | Senin, 08 Oktober 2018 | 16:13 WIB

Hati-hati Anjing Terapi Bisa Membawa Bakteri Superbugs

Hati-hati Anjing Terapi Bisa Membawa Bakteri Superbugs

Health | Senin, 08 Oktober 2018 | 03:00 WIB

Suzuki GSX 150 Bandit Siap Dipasarkan Seharga Rp 26 Juta

Suzuki GSX 150 Bandit Siap Dipasarkan Seharga Rp 26 Juta

Otomotif | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Jakarta Diancam Gempa Merusak, Anies akan Bertemu BMKG

Jakarta Diancam Gempa Merusak, Anies akan Bertemu BMKG

News | Jum'at, 05 Oktober 2018 | 15:25 WIB

Terkini

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:01 WIB

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:21 WIB

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:56 WIB

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:50 WIB

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:18 WIB

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:58 WIB

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:21 WIB

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:10 WIB