Pemerintah Beri Hadiah Pengungkap Korupsi, PBNU Puji Jokowi

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 10 Oktober 2018 | 15:07 WIB
Pemerintah Beri Hadiah Pengungkap Korupsi, PBNU Puji Jokowi
Ketua PBNU, Robikin Emhas. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Ketua PBNU, Robikin Emhas menilai penerbitan Peraturan Presiden (PP) Nomor 43 Tahun 2018 memberikan angin besar bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Pasalnya, PP tersebut mengatur ketentuan pemberian hadiah pengungkap  korupsi.

Menurut Robikin, dengan adanya penerbitan PP itu membuktikan ketegasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberantas kasus korupsi di Indonesia. Robikin pun memuji atas komitmen Jokowi.

"Ini membuktikan pemerintahan Jokowi memiliki komitmen kuat untuk melakukan pemberantasan korupsi. Sesuatu yang patut dipuji," kata Robikin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/10/2018).

Robikin mengungkapkan bahwa pembentukan PP itu mendorong masyarakat lebih aktif dalam menjaga lingkungan bersih dari praktik korupsi.

Akan tetapi, dirinya mengimbau dalam PP tersebut dicantumkan sebuah aturan mekanisme pelaporan masyarakat yang memiliki bukti suatu tindakan korupsi. Alangkah baiknya peraturan itu mengatur apabila masyarakat menemui sejumlah praktik korupsi, maka harus segera melapor ke pihak berwenang, bukan serta merta bisa diumumkan sendiri tanpa melalui verifikasi.

Robikin enggan apabila hal tersebut tidak diatur dalam sebuah peraturan, nantinya akan berdampak negatif semisal tuduhan itu tidak terbukti.

"Tidak boleh atas nama peran serta masyarakat dalam memberantas korupsi lalu secara serampangan mengungkap kasus korupsi di laman sosial media atau di wilayah publik lainnya," ujar dia.

Robikin menyadari bahwa korupsi masih termasuk ke dalam kategori kejahatan luar biasa, akan tetapi dirinya menekankan PP tersebut bisa membatasi adanya kemungkinan yang merugikan pihak tak bersalah.

"Meskipun korupsi merupakan extraordinary crime, hindarkan kemungkinan terjadinya trial by the press. Karena dalam negara yang beradab, praduga tak bersalah (presumption of innocence) dalam penegakan hukum (law enforcement) harus tetap dijunjung tinggi," pungkasnya.

baca juga

Untuk diketahui, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Aturan itu yang mengatur imbalan itu.

PP yang ditetapkan pada tanggal 17 September 2018 itu menyebutkan, peran serta masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi karena tindak pidana ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga telah melanggar hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Kembali Undang Amien Rais Datang ke KPK

KPK Kembali Undang Amien Rais Datang ke KPK

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:02 WIB

KPK Usulkan Perubahan Aturan Pemberian Hadiah Pelapor Korupsi

KPK Usulkan Perubahan Aturan Pemberian Hadiah Pelapor Korupsi

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 12:02 WIB

Hadiah Rp 200 Juta untuk Pengungkap Korupsi, KPK: Harus Diberikan

Hadiah Rp 200 Juta untuk Pengungkap Korupsi, KPK: Harus Diberikan

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 05:15 WIB

KPK Tahan Orang Kepercayaan Bupati Labuhanbatu

KPK Tahan Orang Kepercayaan Bupati Labuhanbatu

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 21:56 WIB

Orang Kepercayaan Bupati Labuhanbatu Jadi Tersangka Suap Proyek

Orang Kepercayaan Bupati Labuhanbatu Jadi Tersangka Suap Proyek

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 21:43 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

×