Sebut Prabowo Tak Serius, Politikus Demokrat Bela Rekannya

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 18:52 WIB
Sebut Prabowo Tak Serius, Politikus Demokrat Bela Rekannya
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai cuitan rekannya Andi Arief di Twitter sebagai bentuk semangat untuk Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Cuitan Andi Arief di @AndiArief_ soal Prabowo tidak serius menjadi presiden dianggap baik, untuk kebaikan bersama guna memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

"Apa yang disampaikan Andi Arief itu sifatnya positif untuk kebaikan semua, karena kita ingin menang. Mungkin Andi Arief semangatnya tinggi mau Prabowo cepat-cepat jadi presiden," kata Ferdinand di Rumah Makan Mbok Berek, Jalan Dr Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Menurut Ferdinand, apa yang disampaikan Andi Arief merupakan bentuk ungkapan personal. Pasalnya, kata dia, yang bersangkutan tidak masuk dalam struktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga.

Ferdinand mengajak masyarakat tidak melihat cuitan Andi Arief sebagai sikap partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya kalau itu merupakan pernyataan partai sudah pasti akan disampaikan secara resmi melalui Sekjen kepada Tim BPN Prabowo - Sandiaga.

"Tapi itu kritik personal. Karena kalau sikap partai itu secara resmi pasti disampaikan melalui Sekjen ke tim pemenangan atau langsung ke Prabowo atau Sandiaga," pungkasnya.

Untuk diketahui, melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief_, Andi Arif menilai Prabowo tidak serius menjadi presiden. Menurutnya justru sebagai calon wakil presiden pendampinya, Sandiaga Uno lah yang jauh lebih aktif berkampanye di Pilpres 2019 ketimbang Prabowo yang maju sebagai calon presiden.

“Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya?. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden,” tulis Andi pada Jumat (12/10/2018) pukul 09.42 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Sepakat Prabowo Disebut Pemalas, PKS Minta Demokrat Solid

Tak Sepakat Prabowo Disebut Pemalas, PKS Minta Demokrat Solid

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:32 WIB

Politikus Demokrat Anggap Prabowo Tak Serius Jadi Calon Presiden

Politikus Demokrat Anggap Prabowo Tak Serius Jadi Calon Presiden

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 13:45 WIB

Prabowo Minjam Makna Slogan Donald Trump, Idola Tetap Bung Karno

Prabowo Minjam Makna Slogan Donald Trump, Idola Tetap Bung Karno

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 13:24 WIB

Disebut Tiru Slogan Donald Trump, Begini Penjelasan Kubu Prabowo

Disebut Tiru Slogan Donald Trump, Begini Penjelasan Kubu Prabowo

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 12:41 WIB

Kubu Jokowi Tak Rela Tagline Prabowo 'Make Indonesia Great Again'

Kubu Jokowi Tak Rela Tagline Prabowo 'Make Indonesia Great Again'

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 08:43 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB