Polisi Ungkap Ciri-ciri dan Peran Pelaku Perusak RM Khas Manado

Dwi Bowo Raharjo | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 18 Oktober 2018 | 17:23 WIB
Polisi Ungkap Ciri-ciri dan Peran Pelaku Perusak RM Khas Manado
Rumah makan khas Manado di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dirusak massa tak dikenal, Selasa (16/10/2018) dini hari. [dok.BNS]

Suara.com - Polisi kembali mengantongi ciri-ciri satu pelaku aksi perusakan terhadap dua Rumah Makan Khas Manado di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Total ada dua terduga pelaku perusakan yang kini sedang diburu polisi.

"Iya, itu dari hasil keterangan dari saksi-saksi," kata Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana kepada Suara.com, Kamis (18/10/2018).

Berdasarkan keterangan saksi, Rosiana mengatakan dua orang terduga pelaku berperan melakukan pelemparan batu di dua rumah makan.

"Kurang lebih ada 50, tapi yang melakukan dua orang. Yang melempar itu dua orang. Ada batu pecahan batako," kata Rosiana. 

Menurut Rosiana, ciri-ciri satu pelaku itu berbadan kurus dan tinggi badan sekitar 170 sentimeter. Saat aksi perusakaan itu terjadi, pelaku yang berusia sekitar 25 tahun itu menggunakan jaket warna hijau dan celana panjang warna hitam. 

"Kalau yang pakai baju putih, tingginya 160 sentimeter agak gemuk," terangnya. 

Namun, polisi masih kesulitan untuk melacak keberadaan pelaku karena identitasnya masih belum dikenali. Kesulitan lain, polisi belum bisa mengungkap identitas, karena kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi tak merekam secara jelas wajah dari para pelaku perusakan 

"Kita belum (tahu keberadaanya). Saksinya juga enggak kenali. Dari CCTV juga enggak kelihatan. Nanti kalau ada titik terang, saya sampaikan," tandasnya.

Diketahui, dua Rumah Makan khas Manado yakni RM Andy Watung dan RM Bunaken dirusak oleh puluhan orang yang menunggangi sepeda motor, Selasa (16/10) dini hari. Massa juga merusak dua unit mobil di dekat rumah makan tersebut.

Sebelumnya, polisi menyangkal jika para pelaku perusakan berasal dari salah satu ormas tertentu. Dalam kasus ini, polisi hanya menyebutkan jika jumlah pelaku mencapai sekitar 50 orang dan menggunakan sepeda motor. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Rumah Makan Dirusak, Buntut Habib Smith Ditolak di Manado?

Dua Rumah Makan Dirusak, Buntut Habib Smith Ditolak di Manado?

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:18 WIB

Massa Berpeci Rusak RM Manado, Polisi Temukan Botol Berisi Bensin

Massa Berpeci Rusak RM Manado, Polisi Temukan Botol Berisi Bensin

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 12:19 WIB

Polisi Sebut Massa Perusak 2 RM Manado Gunakan Puluhan Motor

Polisi Sebut Massa Perusak 2 RM Manado Gunakan Puluhan Motor

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:47 WIB

Diserbu Massa Pakai Peci, Pemilik RM Manado Diancam Dibunuh

Diserbu Massa Pakai Peci, Pemilik RM Manado Diancam Dibunuh

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:04 WIB

Rumah Makan Khas Manado di Rawasari Dirusak Kelompok Misterius

Rumah Makan Khas Manado di Rawasari Dirusak Kelompok Misterius

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:24 WIB

Terkini

Riset Soroti Dampak Krisis Iklim terhadap Ketahanan Pangan di NTT dan Flores

Riset Soroti Dampak Krisis Iklim terhadap Ketahanan Pangan di NTT dan Flores

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:15 WIB

Viral Pria di Depok Halangi dan Tendang Ambulans Hingga Penyok, Kini Berakhir Diciduk Polisi

Viral Pria di Depok Halangi dan Tendang Ambulans Hingga Penyok, Kini Berakhir Diciduk Polisi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:52 WIB

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

Fakta Baru 11 Bayi di Sleman: Mayoritas Lahir di Luar Nikah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Akan Jalani Operasi Saat Sidang Kasus Chromebook

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:33 WIB

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

Vladimir Putin Isyaratkan Perang Ukraina Segera Berakhir

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:28 WIB

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

11 Bayi Ditemukan Dirawat di Satu Rumah di Sleman, Polisi Selidiki Dugaan Penitipan Ilegal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:23 WIB

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

Front Anti Militerisme Gelar Aksi di Kementerian HAM, Soroti Konflik dan Kekerasan di Papua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:17 WIB

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:13 WIB

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:10 WIB

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Lebih Awal

News | Senin, 11 Mei 2026 | 12:00 WIB