Dinilai Aman, Batan Tetap Lanjutkan Proyek Nuklir untuk Energi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 05:45 WIB
Dinilai Aman, Batan Tetap Lanjutkan Proyek Nuklir untuk Energi
Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Djarot Sulistio Wisnubroto. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) terus menyiapkan berbagai aspek pendukung program nuklir untuk energi di Indonesia. Batan mengklaim beberapa pemangku kepentingan di negeri ini telah siap untuk menyongsong era pemanfaatan teknologi nuklir untuk industri.

Dari sisi infrastruktur, Indonesia telah siap untuk memasuki "go nuclear". Selain itu, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dengan regulasinya juga siap mengawal pemanfaatan teknologi nuklir untuk energi.

"Salah satu upaya tersebut adalah melakukan pemetaan terhadap para pemangku kepentingan yang terkait dengan program pemanfaatan teknologi nuklir untuk energi," kata Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN) Yogyakarta, Kamis (25/10/2018).

"Kita sudah menyusun peta pemangku kepentingan. Pihak swasta yang paling siap adalah industri 'non nuclear island', seperti industri pembuat turbin, sipil, dan teknologi non-reaktor lainnya," kata Djarot.

Di sisi lain, menurut dia, yang paling lemah adalah industri di nuclear island yakni industri yang bergerak di bidang reaktor dan fasilitas yang berisiko radiasi. Karena sampai saat ini di Indonesia belum ada.

"Hal itu menjadi tantangan bagi Batan untuk mengajak industri sebanyak-banyaknya bergerak masuk ke ranah industri 'nuclear island'," katanya.

"Selama ini memang belum ada kebijakan 'go nuclear' dari pemerintah, sehingga pihak swasta masih enggan untuk menuju industri 'nuclear island'. Namun, setidaknya kami sudah mengajak para pemangku kepentingan untuk berdiskusi agar mereka bisa cepat beradaptasi bila kelak Indonesia menyatakan 'go nuclear'," katanya.

Menurut dia, kondisi wilayah Indonesia yang rawan bencana khususnya gempa, menjadikan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam merencanakan pembangunan PLTN, karena pada dasarnya fasilitas nuklir dibangun harus mengedepankan faktor keselamatan yang tinggi.

Untuk itu, kata Djarot, pihaknya selalu menyarankan untuk memanfaatkan lokasi sebagai calon tapak PLTN yang potensi gempanya rendah seperti Kalimantan, Kepulauan Bangka Belitung, dan di wilayah Jawa bagian utara.

baca juga

Dalam hal ini, menurut dia, Batan bukan sebagai lembaga yang berwenang untuk membangun PLTN, namun hanya memberikan dukungan teknologi dan penyiapan terkait dengan studi tapak dan studi kelayakan Untuk itu, dalam menyampaikan kepada para pemangku kepentingan, Batan berprinsip bahwa inisiatif harus dari calon pengguna, bukan dari Batan.

"Hal itu penting untuk diketahui para calon pengguna PLTN agar lebih serius dalam menyiapkan sumberdaya untuk implementasi dan masyarakat lebih memahami kebutuhan energi di wilayahnya masing-masing," kata Djarot.

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengatakan pemerintah perlu segera memanfaatkan nuklir sebagai sumber energi listrik atau "go nuclear" dan membangun PLTN. Kalimantan Barat (Kalbar) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki potensi sumber energi listrik dari nuklir.

"Di NTB bisa dibuat PLTN terapung dan kapasitasnya tidak terlalu besar, sekitar 400 megawatt, jika masih khawatir dengan gempa. Kapasitas sebesar itu saya kira cukup untuk memasok kebutuhan listrik industri," kata Kurtubi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terapi Nuklir Jadi Harapan Bagi Pengidap Kanker Tiroid

Terapi Nuklir Jadi Harapan Bagi Pengidap Kanker Tiroid

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:48 WIB

Indonesia dan Tanzania Manfaatkan Teknologi Nuklir, Ini Tujuannya

Indonesia dan Tanzania Manfaatkan Teknologi Nuklir, Ini Tujuannya

Bisnis | Minggu, 07 Oktober 2018 | 16:06 WIB

Tak Sabar Temui Kim Jong Un, Trump Tiba di Singapura

Tak Sabar Temui Kim Jong Un, Trump Tiba di Singapura

News | Minggu, 10 Juni 2018 | 20:52 WIB

Ngeri! Ini Isi Surat dari Trump untuk Kim Jong Un

Ngeri! Ini Isi Surat dari Trump untuk Kim Jong Un

News | Jum'at, 25 Mei 2018 | 07:21 WIB

Hingga Akhir 2019, Rusia akan Depak Pekerja Migran Korea Utara

Hingga Akhir 2019, Rusia akan Depak Pekerja Migran Korea Utara

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 07:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×