Prabowo Marahi Emak-emak, PDIP: Itu Kekerasan Verbal

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 02 November 2018 | 18:35 WIB
Prabowo Marahi Emak-emak, PDIP: Itu Kekerasan Verbal
Prabowo menebarkan janji-janji tersebut di depan relawan pendukungnya serta tokoh-tokoh masyarakat di rumah makan Sate Lego, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018). (Dokumen : Tim Kampanye Prabowo - Sandiaga)

Suara.com - Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari menanggapi soal Calon Presiden nomor urut 2  Prabowo Subianto yang memarahi emak-emak, karena ribut saat dirinya akan berpidato. Eva sangat menyesalkan perlakuaan Prabowo kepada emak-emak tersebut.

Eva mengatakan, seorang pemimpin negara tidak elok apabila memiliki sifat tempramental. Terlebih sifatnya itu kemudian dilampiaskan kepada emak-enak.

"Pemimpin tidak boleh temperamental, apalagi ke emak-emak yang polos rebutan cenderamata," kata Eva kepada Suara.com, Jumat (2/11/2018).

Menurutnya, sosok perempuan sangat membutuhkan sosok pemimpin yang bisa melindungi. Oleh karenanya Eva sangat menyesalkan apabila Prabowo melakukan hal itu.

"Saya menyesalkan kekerasan verbal dan bahkan simbolik dari Pak Prabowo Subianto ke kelompok perempuan, emak-emak. Sedangkan perempuan kan butuh figur pemimpin yang melindungi dan mengayomi," ujarnya.

Selain itu Eva menilai tim Prabowo yang kala itu membagi-bagikan buku 'Paradoks Indonesia' ke emak-emak tidak tepat. Pasalnya, mereka membagikan buku tersebut sesaat sebelum Prabowo hendak berpidato.

"Kan yang salah timsesnya, atur acara tak cerdas, sehingga pak PS (Prabowo Subianto) tidak menjadi pusat perhatian di acara tersebut. Tidak seharusnya dibentak, jadi ini tidak adil," tuturnya.

Meskipun begitu, tak sepenuhnya Eva menyalahkan tim sukses Prabowo. Menurutnya, apabila emak-emak sudah berebut buku seperti itu, Prabowo tentu bisa menahan diri dan lebih bijaksana dalam menyikapinya.

"Tapi kalau sudah karakter dia (impulsif dan temperamen) bagaimana lagi kan?" pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto sempat merasa kesal saat berpidato di tengah masyarakat Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (1/11/2018).

Kekesalannya tersebut berawal ketika dirinya melihat emak-emak berebut buku karangannya, “Paradoks Indonesia”, yang dibagikan tim sukses.

"Kalau saudara mau saya bicara, saudara harus sopan, nunggu saya bicara, baru saudara bicara, jangan ribut sendiri," kata Prabowo saat berpidato di depan Rumah Makan Sate Lego, Jalan KH Ahmad Dahlan, Ponorogo, Kamis siang, yang rekaman videonya viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Singgung Prabowo, Razman: Pemimpin Tak Boleh Berjarak Sama Rakyat

Singgung Prabowo, Razman: Pemimpin Tak Boleh Berjarak Sama Rakyat

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:15 WIB

Memarahi Emak-emak, Kubu Jokowi: Itu Watak Asli Prabowo

Memarahi Emak-emak, Kubu Jokowi: Itu Watak Asli Prabowo

News | Jum'at, 02 November 2018 | 18:01 WIB

Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

Ini Dia 5 Provinsi 'Kandang Banteng' PDI Perjuangan

News | Jum'at, 02 November 2018 | 17:36 WIB

La Nyalla Putar Haluan Dukung Jokowi, Kubu Prabowo: Itu Hak

La Nyalla Putar Haluan Dukung Jokowi, Kubu Prabowo: Itu Hak

News | Jum'at, 02 November 2018 | 13:48 WIB

Terkini

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB