SBY : Isu Hambalang Fitnah Belaka

Vania Rossa, Muhammad Yasir

Senin, 12 November 2018 | 05:00 WIB
SBY : Isu Hambalang Fitnah Belaka
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono berpidato dalam penutupan Pembekalan Caleg PD di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018). [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi adanya tuduhan dari beberapa pihak yang mengkaitkan dirinya dan partai Demokrat dengan kasus proyek Hambalang. SBY menilai tuduhan itu merupakan fitnah yang sengaja digoreng oleh pihak tertentu.

"Sama halnya dengan tuduhan dan kecurigaan seolah ada peran SBY dan partai Demokrat terhadap penyimpang Hambalang,  yang sengaja digoreng pihak-pihak tertentu," tutur SBY saat pidato penutupan acara "Pembekalan Caleg Partai Demokrat" di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (11/11/2018).

Mantan presiden RI keenam itu mengungkapkan, bahwa proyek Hambalang itu terhenti karena terkena masalah hukum. Namun, masalah hukum tersebut kini telah selesai.

Adapun, lanjut SBY, terkait kelanjutan proyek Hambalang saat ini telah menjadi kewenangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo. Untuk itu, SBY meminta agar proyek tersebut tidak dikaitkan dengan dirinya dan partai Demokrat.

"Kami hanya inginkan kebenaran dan keadilan, karena kami yakini fitnah isu Hambalang itu, fitnah belaka. Kalau proyek Hambalang itu terhenti, memang waktu itu ada masalah hukum, tetapi saya mendengar dari penegak hukum masalah itu sudah selesai. Jadi tidak dilanjutkan pembangunan Hambalang itu tentu menjadi hak kewenangannya pemerintahan Presiden Bapak Jokowi. Tapi jangan dikaitkan dengan Partai Demokrat dan SBY," imbuhnya.

Berkenaan dengan itu, SBY mengaku semasa menjabat sebagai presiden, dirinya juga turut melanjutkan proyek-proyek yang sempat terhenti dari pemerintah sebelumnya.

"Kita dulu juga melanjutkan proyek-proyek dari pemerintah sebelumnya. Ada juga memang beberapa yang terhenti karena satu dan dua alasan," pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan yang sama, SBY di hadapan kader partai Demokrat juga mengaku selama sepuluh tahun dirinya menahan emosi lantaran merasa difitnah telah melakukan kejahatan di masa pemerintahannya. Hal itu menjadi alasan Partai Demokrat menanggapi serius pemberitaan media asing Asia Sentinel terkait skandal Bank Century.

"Saya menahan emosi saya karena selama hampir sepuluh tahun ini saya pribadi dan keluarga saya dan partai Demokrat terus dituduh, dicurigai, bahkan difitnah seolah-olah ada kejahatan yang kami lakukan. Seolah-olah menerima aliran dana dari Bank Century," ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sikap Politik SBY Dikritik, Ini Respons Partai Demokrat

Sikap Politik SBY Dikritik, Ini Respons Partai Demokrat

News | Minggu, 11 November 2018 | 22:29 WIB

Skandal Bank Century, SBY: 10 Tahun Saya Menahan Emosi

Skandal Bank Century, SBY: 10 Tahun Saya Menahan Emosi

News | Minggu, 11 November 2018 | 20:53 WIB

Serius Dukung Prabowo? Ibas: Demokrat Bukan Partai Genderuwo

Serius Dukung Prabowo? Ibas: Demokrat Bukan Partai Genderuwo

News | Minggu, 11 November 2018 | 20:48 WIB

Terkini

Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh

Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Vivo Y32 Resmi Dirilis, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Layar 120Hz

Vivo Y32 Resmi Dirilis, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Layar 120Hz

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Nyawa Baru di Balik 'Risalah Hati' Yura yang Bikin Pendengar Ikut Galau

Nyawa Baru di Balik 'Risalah Hati' Yura yang Bikin Pendengar Ikut Galau

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk

Gubernur Sulsel Singgung Kualitas Udara Makassar, Diprediksi Makin Buruk

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:16 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Hempas Jerawat, Praktis Hanya 4 Langkah dan Harga Terjangkau

Urutan Skincare Malam Viva untuk Hempas Jerawat, Praktis Hanya 4 Langkah dan Harga Terjangkau

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Maudy Ayunda Bawa Misi Pelestarian Alam dan Pendidikan Anak Lewat Brand Skincare Besutannya

Maudy Ayunda Bawa Misi Pelestarian Alam dan Pendidikan Anak Lewat Brand Skincare Besutannya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Realisasi Anggaran Pendidikan Rp 574,2 T di September 2026, MBG Sedot Rp 134,4 T

Realisasi Anggaran Pendidikan Rp 574,2 T di September 2026, MBG Sedot Rp 134,4 T

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Sebentar Lagi Harga Beras Turun, Bulog Mau Guyur 300 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Sebentar Lagi Harga Beras Turun, Bulog Mau Guyur 300 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas

Cekcok soal Pekerja Refleksi Berujung Perkelahian, Pria 56 Tahun Tewas

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:56 WIB

×