Pemerintah Segera Pulangkan Shinta Danuar ke Kampung Halaman

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 16 November 2018 | 18:01 WIB
Pemerintah Segera Pulangkan Shinta Danuar ke Kampung Halaman
Persiapan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sakit, Shinta Danuar, ke Indonesia. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pemerintah melalui perwakilan di KDEI Taipei menyiapkan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sakit, Shinta Danuar, ke Indonesia. Dalam tiga hari ini, yaitu 14 - 16 November 2018, KDEI Taipei tengah menyiapkan rencana pemulangan Shinta.

Pemerintah melalui tim KDEI Taipei telah berkoordinasi intensif dengan pihak rumah sakit guna memastikan kondisi terbaru Shinta.

Menjelang Magrib, Kamis (15/6/2018), tim yang terdiri dari Wakil Kepala KDEI Taipei, Siswadi, Kepala Bidang Ketenagakerjaan, Sri Indah Wijayanti, Perwakilan BNP2TKI di Taipei, Analis Bidang Ketenagakerjaan, Farid Maruf, dan Senior Asisten Bidang Ketenagakerjaan, Kadir, kembali melihat kondisi Shintauntuk memastikan kondisi terbaru, apakah sudah memungkinkan untuk dipulangkan ke Tanah Air.

“Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan rumah sakit untuk memastikan kondisi Shinta, apakah sudah bisa dipulangkan. Semua harus berdasarkan catatan dari dokter, mengingat perjalanan panjang dari Taipei ke Indonesia yang memerlukan waktu sekitar 5 jam perjalanan udara untuk tiba di Indonesia,” ujar Siswadi.

Ia ingin meluruskan informasi di luar, bahwa pemerintah tidak sanggup untuk memulangkan Shinta, dan ini tidak benar

"Kita terus berupaya karena kepulangan Shinta sangat riskan, dan tidak mungkin dipulangkan tanpa persetujuan dokter rumah sakit. Kita terus membantu Shinta mendapatkan hak-haknya di sini," ujar Siswadi.

Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid, yang ditanya via telepon, menyatakan, pantauan terakhir, kondisi Shinta cukup stabil. Ia dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi, meskipun suaranya terdengar berbisik.

Ia dapat merespons dengan baik pertanyaan. Shinta berpesan, agar selama pemulangan ke Indonesia dapat didampingi ibu kandungnya.

“Kepulangan Shinta memerlukan layanan ambulans udara atau EMS (Emergency Medical Services). Nanti EMS akan koordinasi dengan rumah sakit di sini untuk memastikan kepulangannya. Jika sudah terkondisikan, bisa segera dipulangkan," ujar Nusron, berdasarkan informasi staf BNP2TKI di KDEI Taipei.

Sementara itu, Sri Indah Wijayanti, Kabidnaker KDEI Taipei, menyatakan, selama ini, pemerintah melalui KDEI Taipei, sudah mengupayakan asuransi tenaga kerja, sehingga yang bersangkutan mendapatkan santunan saat dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan penjelasan tim medis Heping Hospital Hsinchu, saat ini kondisi Shinta masih tetap sama, tetapi dalam beberapa hari terakhir mengalami peningkatan suhu badan dan telah dilakukan penanganan. Dalam beberapa hari ke depan, jika membaik dan tidak demam, yang bersangkutan segera dipulangkan dengan bantuan EMS atau ambulans udara.

Menurut keterangan tim medis EMS, setelah PMI kembali stabil, tim medis membutuhkan waktu beberapa hari , sekitar 3-5 hari, untuk menyiapkan segala dokumen terkait pemulangan yang bersangkutan, termasuk koordinasi dengan pihak maskapai penerbangan. Selama perjalanan kembali ke Indonesia, Shinta akan didampingi oleh tim dokter dan perawat dari EMS, serta KDEI Taipei.

KDEI Taipei juga terus berkoordinasi terkait rencana pemulangan Shinta dengan instansi terkait di Indonesia, seperti Kemlu, Kemnaker, BNP2TKI), dan dengan Ibu Suriah, ibu kandungnya, yang akan tiba kembali di Taiwan pada Jumat (16/11/2018).

“Jumat ini, ibu mbak Shinta akan tiba di Taiwan menuju Heping Hospital. KDEI Taipei terus memberikan motivasi semangat kepada mbak Shinta dan segera dipulangkan ke Tanah Air. Di Indonesia, baik Kemlu, Kemnaker dan BNP2TKI, sudah mempersiapkan segala kebutuhan untuk pemulangan ke kampung halamannya di Banyumas,” ungkap Nusron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tutorial Move On Setelah Mudik Supaya Bisa Kerja Lagi dengan Efektif

Tutorial Move On Setelah Mudik Supaya Bisa Kerja Lagi dengan Efektif

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:21 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB

Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran

Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran

Otomotif | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:16 WIB

Pantau Rute Arus Mudik Lewat CCTV Online Hindari Terjebak Macet di Tol Trans Jawa

Pantau Rute Arus Mudik Lewat CCTV Online Hindari Terjebak Macet di Tol Trans Jawa

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:18 WIB

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026

Kiat Hemat Menuju Kampung Halaman lewat Mudik Bareng Pertamina 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:59 WIB

Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal

Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 11:58 WIB

Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah

Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah

News | Senin, 16 Maret 2026 | 18:44 WIB

Lebaran di Balik Kemudi, Kisah Rasimin Menunda Kepulangan Demi Mengantar Rindu Orang Lain

Lebaran di Balik Kemudi, Kisah Rasimin Menunda Kepulangan Demi Mengantar Rindu Orang Lain

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:46 WIB

Aturan Bayar Zakat Fitrah bagi Perantau, di Kampung Halaman atau Tempat Rantau?

Aturan Bayar Zakat Fitrah bagi Perantau, di Kampung Halaman atau Tempat Rantau?

Lifestyle | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:43 WIB

Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri

Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:29 WIB

Terkini

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap

News | Senin, 30 Maret 2026 | 13:00 WIB

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:54 WIB

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:46 WIB

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:41 WIB

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:37 WIB

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:35 WIB

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:32 WIB

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran

News | Senin, 30 Maret 2026 | 12:17 WIB