Macan Tutul Diduga Teror Warga Kaki Gunung Lawu, Ini Kata BKSDA

Bangun Santoso

Sabtu, 24 November 2018 | 22:07 WIB
Macan Tutul Diduga Teror Warga Kaki Gunung Lawu, Ini Kata BKSDA
Teror macan gunung Lawu di Karanganyar. (Solopos.com)

Suara.com - Serangan hewan buas Gunung Lawu terhadap puluhan ekor kambing milik warga Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah rupanya belum sepenuhnya diyakini akibat ulah macan tutul.

Alasannya, macan tutul disebut memiliki perilaku yang khas saat mengambil mangsa.

Kasus terakhir pada Kamis (22/11/2018) malam pukul 23.30 WIB, 6 dari 7 ekor kambing milik warga Dusun Gondangtelan, RT 002/RW 006, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso bernama Sayem, diterkam macan. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng, Suharman, masih ragu mengenai macam tutul yang berkeliaran di pemukiman warga.

“Kami masih ragu, apa iya itu benar macan tutul. Kalau macan tutul cara menikamnya diacak acak atau dibunuh kaya begitu seperti itu. Biasanya secara teori, dia [macan tutul] ambil satu [mangsa], kemudian dia bawa ke hutan, panjat pohon, terus dia makan,” ujarnya melalui pesan Whatapps saat dihubungi Solopos.com (jaringan Suara.com), Jumat, (23/11).

Suharman menyatakan akan mencari tahu lebih detail tentang serangan terhadap kambing-kambing di lereng Gunung Lawu tersebut. Salah satunya, BKSDA akan memasang kamera trap untuk diletakan di beberapa titik untuk mengetahui secara cepat.

“Kami dulu sudah pernah pasang kamera trap dipohon tetapi takut jika warga memangkas pohon yang kami beri kamera trap. Kami juga masih mengkaji jika dipasangi kamera trap bisa kemungkinan diambil oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, apalagi lokasinya dekat dengan pemukiman warga,” ujarnya.

Suharman juga sedang menyiapkan cara agar kamera yang akan dipasang di titik-titik tertentu itu tidak hilang.
“Sudah saya minta kepada staf saya agar bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat tentang pemasangan kamera trap agar kamera itu tidak hilang. Mengingat pentingnya kamera trap untuk mengetahui bila ada kejadian serupa nantinya dapat diketahui dengan cepat.

Dalam kasus terakhir di kandang kambing milik Sayem, di Dusun Gondangtelan, RT 002/RW 006, Desa Wonorejo, macan hanya menggigit leher dan tidak memakan daging kambing. Macan itu hanya meninggalkan kambing yang telah diterkam.


Artikel ini pertama kali terbit di laman Solopos.com dengan judul: "BKSDA Belum Yakin Kambing di Gunung Lawu Diterkam Macan Tutul"

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teror Macan Gunung Lawu Gegerkan Warga Karanganyar

Teror Macan Gunung Lawu Gegerkan Warga Karanganyar

News | Sabtu, 24 November 2018 | 18:03 WIB

Geger! 18 Kambing di Karanganyar Mati Misterius dalam Semalam

Geger! 18 Kambing di Karanganyar Mati Misterius dalam Semalam

News | Jum'at, 23 November 2018 | 11:01 WIB

Kambing Berkepala Dua dan Bermata Empat Lahir di Sukabumi

Kambing Berkepala Dua dan Bermata Empat Lahir di Sukabumi

News | Rabu, 07 November 2018 | 14:30 WIB

Heboh 12 Kambing di Aceh Hilang Misterius, Isi Perut Berserakan

Heboh 12 Kambing di Aceh Hilang Misterius, Isi Perut Berserakan

News | Rabu, 07 November 2018 | 12:43 WIB

Misteri Jejak Kaki Macan Gegerkan Warga Lereng Gunung Lawu

Misteri Jejak Kaki Macan Gegerkan Warga Lereng Gunung Lawu

News | Selasa, 06 November 2018 | 08:48 WIB

Terkini

Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat

Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat

Surakarta | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia

Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:09 WIB

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan

Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

Menkomdigi Tegaskan Konten Eben Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:59 WIB

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:55 WIB

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:52 WIB

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:50 WIB

×