Dianggap Tak Simpati, Jokowi Batal Diundang ke Acara Reuni Akbar 212

Yazir Farouk | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 01 Desember 2018 | 13:44 WIB
Dianggap Tak Simpati, Jokowi Batal Diundang ke Acara Reuni Akbar 212
Presiden Joko Widodo memberikan salam saat penganugerahan gelar kehormatan adat Komering Provinsi Sumatera Selatan di halaman Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (25/11). [ ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) batal diundang panitia untuk datang ke acara Reuni Akbar Mujahid 212 di Monumen Nasional (Monas), Minggu (2/12/2018) besok.

Hal itu diputuskan panitia Reuni Akbar 212 dalam rapat terakhir yang digelar kemarin. Menurut Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif keputusan diambil dengan berbagai pertimbangan.

"Ada juga masukan dari ulama-ulama serta arahan dari Imam Besar akhirnya panitia memutuskan tidak mengundang secara tertulis ke Pak Jokowi dengan berbagai pertimbangan yang ada," kata Slamet Ma'arif di D'Consulate Resto, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12/2018).

Salah satu pertimbangan tak mengundang Jokowi, lanjut Slamet, presiden dianggap tak simpati dengan acara tersebut.

"Pak Jokowi kita nilai kurang respect terhadap gerakan 212. Yang kedua, kurang mensyukuri nikmat anugrah Allah besar kumpulnya umat Islam di 212," ujar dia.

"Kemudian kita melihat juga penegakkan hukum, penegakkan keadilan masih belum bisa dilaksanakan dengan baik, kemudian juga kriminilisasi terhadap ulama sampai sekarang juga belum ada penyelesaian," katanya lagi.

Namun pihak panita, kata Slamet, tetap mengundang Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subiyanto-Sandiaga Uno. Hanya saja pihaknya belum mengundang pasangan Calon Presiden nomor urut 02 itu, secara tertulis.

"Saya juga belum bertemu Pak Prabowo karena masih di luar negeri," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pastikan Reuni 212 Bukan Agenda Politik, Ketua GNPF-U Ditantang Bersumpah

Pastikan Reuni 212 Bukan Agenda Politik, Ketua GNPF-U Ditantang Bersumpah

News | Sabtu, 01 Desember 2018 | 12:06 WIB

GNPF Ulama : Reuni 212 Jangan Dimaknai dengan Menakutkan

GNPF Ulama : Reuni 212 Jangan Dimaknai dengan Menakutkan

News | Sabtu, 01 Desember 2018 | 11:28 WIB

PSI: Habib Bahar bin Smith Harus Minta Maaf dan Tanggung Jawab

PSI: Habib Bahar bin Smith Harus Minta Maaf dan Tanggung Jawab

News | Sabtu, 01 Desember 2018 | 00:25 WIB

Terkini

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:46 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Dibangun Dengan Kepedulian

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:23 WIB

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

Waketum MUI Cholil Nafis Imbau Umat Islam Hormati Nyepi, Takbir Tak Pakai Pengeras Berlebihan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:05 WIB

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB