Penembakan Nduga, Stafsus Jokowi: Kalau Upacara 1 Desember Jangan Difoto

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 05 Desember 2018 | 21:18 WIB
Penembakan Nduga, Stafsus Jokowi: Kalau Upacara 1 Desember Jangan Difoto
Pasukan Brimob dari Timika tiba di Wamena, Selasa (4/12/2018). Pasca penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua pada 2 Desember lalu, aparat keamanan pun ditambah untuk mengamankan situasi di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra

Suara.com - Staf Khusus Presiden Untuk Papua Lenis Kagoya ikut mengomentari aksi penembakan oleh kelompok bersenjata yang menewaskan pekerja Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua, Minggu (2/12) akhir pekan lalu.

Lenis menilai, aksi penembakan tersebut merupakan musibah. Penyerangan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata, kata Lenis, tidak bisa dipastikan memiliki tujuan terkait masalah kemerdekaan Papua.

"Tidak bisa dipastikan insiden itu terkait ideologi, yakni Papua merdeka. Jadi saya bilang itu musibah, tiba-tiba ada penyerangan," ujar Lenis kepada Suara.com, Rabu (5/12/2018).

Sebab, kata Lenis, sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo tahun 2014 hingga 2017, tidak pernah ada penembakan dengan tujuan menghalang-halangi pekerjaan pembangunan.

"Karena 2014 sampai 2017 ini kan zaman Presiden Jokowi, kan enggak pernah ada penembakan, yang terjadi kekinian kan kepentingan pribadi, kepentingan politik. Masalah menghalangi pekerjaannya Pak Jokowi jarang sekali," kata dia.

Karena itu, menurut Lenis, aksi penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di Papua tidak bisa dikaitkan dengan pembangunan Trans Papua.

Lebih lanjut ia menduga, orang-orang yang menjadi korban penyerangan itu mengganggu kelompok separatis saat peringatan hari kemerdekaan Papua 1 Desember 2018.

"Kalau 1 Desember, ada kelompok-kelompok masyarakat yang upcara. Tidak boleh ada yang mengganggu. Kalau ada yang memotret, tentu perlu dipertanyakan. Apakah mereka sengaja memotret. Makanya kelompok bersenjata marah, keluar, dan mencari siapa yang memotret,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM: Polisi Harus Transparan Tangani Penembakan di Nduga Papua

Komnas HAM: Polisi Harus Transparan Tangani Penembakan di Nduga Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 18:25 WIB

Kubu Prabowo - Sandiaga Bantah Bikin Spanduk JKW Bersama PKI

Kubu Prabowo - Sandiaga Bantah Bikin Spanduk JKW Bersama PKI

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 17:35 WIB

OPM: Kami yang Menyerbu Pekerja Nduga, Korban Tewas Bukan Sipil tapi TNI

OPM: Kami yang Menyerbu Pekerja Nduga, Korban Tewas Bukan Sipil tapi TNI

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 17:07 WIB

Geger Spanduk Bergambar Prabowo dan Bertuliskan Jokowi Bersama PKI

Geger Spanduk Bergambar Prabowo dan Bertuliskan Jokowi Bersama PKI

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 16:47 WIB

Terkini

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:08 WIB

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:42 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:36 WIB

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB