Kesedihan Iringi Kematian Raksasa Sungai Amazon di Mata Kucing Batam

Bangun Santoso

Rabu, 09 Januari 2019 | 12:47 WIB
Kesedihan Iringi Kematian Raksasa Sungai Amazon di Mata Kucing Batam
Netty Herawati, konservator Hutan Mata Kucing mengaku sedih kehilangan salah satu ikan raksasa di kawasan ini. (Foto: Batamnews)

Suara.com - Kesedihan mendalam tengah dirasakan oleh Netty Herawati, Konservator Hutan dan Pengelola Kawasan Mata Kucing, Batam, Kepulauan Riau beserta petugas kawasan lainnya.

Ikan jenis Arapaima Gigas koleksi kawasan Mata Kucing Batam yang keempat mati terapung di kolam ikan kawasan hutan wisata itu pagi tadi, Rabu (9/1/2019).

Paima panggilannya, ikan endemik sungai Amazon di Amerika Selatan berbobot kurang lebih 160 kilogram yang berumur antara 15-20 tahun itu ditemukan oleh salah satu karyawannya yang sedang membersihkan kolam.

Kesedihan jelas terlihat dari wajah Netty ketika batamnews.co.id__jaringan Suara.com__mendatangi lokasi.

"Tiap hari saya berteman dengan mereka, tiap hari saya bertemu dengan mereka. Bagaimana saya nggak sedih. Tapi saya percaya pasti tuhan punya rencana lain," ucap Netty dengan suara parau.

Menurut dia, ikan raksasa itu sudah dirawatnya dari masih sepanjang 40 sentimeter. Ikan itu sudah sangat jinak dengannya beserta karyawan yang lain.

"Kami biasanya manggil Paima cukup dengan menyentak-nyentakkan kaki, dia langsung datang," ujar Netty.

Netty sangat terpukul dengan kejadian ini, Paima sudah seperti keluarga bagi dia. Sebelum Paima ditemukan mati, Netty sempat sakit terlebih dahulu.

"Saya memang begitu, kalau ada hewan peliharaan saya yang mau mati, saya pasti sakit dulu. Kemarin itu saya sakit, tidur aja seharian di kamar," ungkap Netty.

baca juga

Tidak hanya Netty, salah seorang karyawannya pun merasa sangat terpukul dengan kematian Paima.

"Saya dapat kabar pagi, padahal saya lagi libur. Saya langsung ke sini," ujar Suci Triana Sitepu.

Menurut Suci, Paima itu adalah ikan yang sangat baik. Walaupun hidupnya berdampingan dengan ikan lainnya, Paima tidak pernah memakan ikan lainnya itu.

"Bahkan kalau kita lagi ngasih makan ikan yang lain, dia itu mundur, mengalah. Dia nggak mau ganggu yang lain," ujar dia.

Saking sayangnya mereka dengan ikan ini, Paima pun dimakamkan layaknya manusia dimandikan, dikafani dan dikuburkan serta didoakan.

Sumber: Batamnews.co.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal, Abdullah Dianiaya 2 Pria Bersenjata

Gagalkan Penyelundupan TKI Ilegal, Abdullah Dianiaya 2 Pria Bersenjata

News | Selasa, 08 Januari 2019 | 13:31 WIB

Seminggu Tak Keluar Kamar, Jasad Tukang Pijat Ditemukan Tak Berbusana

Seminggu Tak Keluar Kamar, Jasad Tukang Pijat Ditemukan Tak Berbusana

News | Senin, 07 Januari 2019 | 10:05 WIB

Diduga Dipukul Polisi, Siswa SMA 10 Batam Meninggal Setelah Koma 10 Hari

Diduga Dipukul Polisi, Siswa SMA 10 Batam Meninggal Setelah Koma 10 Hari

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:01 WIB

Tewas Terjatuh dari Lantai 3, Kematian Sarminah Kini Jadi Misteri

Tewas Terjatuh dari Lantai 3, Kematian Sarminah Kini Jadi Misteri

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 08:46 WIB

Keluarga Ungkap Detik-detik Siswa SMA Koma Dianiaya 2 Oknum Polisi

Keluarga Ungkap Detik-detik Siswa SMA Koma Dianiaya 2 Oknum Polisi

News | Kamis, 27 Desember 2018 | 12:42 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×