Kubu Prabowo: Ipang Wahid Jangan Lari soal Tabloid Indonesia Barokah

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 28 Januari 2019 | 17:15 WIB
Kubu Prabowo: Ipang Wahid Jangan Lari soal Tabloid Indonesia Barokah
Prabowo - Sandiaga merasa dirugikan Tabloid Indonesia Barokah. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Andre Rosiade, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, meminta Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi – Maruf Amin, Ipang Wahid tidak kabur begitu saja soal peredaran tabloid Indonesia Barokah.

Pernyataan itu setelah Ipang mengakui membuat iklan pada laman daring tabloid itu, tapi tak bertanggungjawab atas peredarannya.

Andre menjelaskan, petunjuk dari laman daring Indonesia Barokah mengarah ke nama Ipang Wahid sebagai orang yang bertanggungjawab. Namun, dirinya menyayangkan sikap Ipang yang ingin lepas tangan.

"Kalau ini sebuah gerakan, maka tidak bisa Ipang Wahid lari begitu saja. Tapi Ipang tidak bertanggung jawab dengan hanya mengakui membuat tiga iklan Indonesia Barokah, yakni Islam itu Indah, Deddy Mizwar, dan Parodi Bohemian," kata Andre dalam keterangan tertulis, Senin (28/1/2019).

Menurutnya, jawaban Ipang yang menyebut hanya membuat iklan bukanlah jawaban yang terhormat. Pasalnya, semua pihak bisa melakukan hal yang sama seperti Ipang.

"Jawaban bahwa 'tabloid bukan saya yang bikin, saya hanya buat iklan' adalah jawaban yang sangat tidak gentle. Kalau begitu, semua orang bisa saja pakai Indonesia Barokah seenak udelnya dengan dalih kesamaan visi-misi," ujarnya.

Sebelumnya, nama Ipang Wahid dituding sebagai salah satu pembuat Tabloid Indonesia Barokah. Hal itu lantas segera dibantah oleh Ipang.

Dirinya mengakui pernah membuat tiga konten video berjudul 'Islam itu Indah', 'Deddy Mizwar', dan 'Parodi Bohemian' lalu dimuat pada laman daring indonesiabarokah.com.

Ipang menuturkan, laman itu adalah platform terbuka di mana isinya berbicara soal dakwah, dan siapa pun boleh mengirimkan konten-konten kreatif.

baca juga

Namun, saat bersamaan, Ipang membantah tudingan dirinya menjadi bagian dari pembuat tabloid Indonesia Barokah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ipang Wahid: Demi Allah Saya Bukan Pembuat Tabloid Indonesia Barokah

Ipang Wahid: Demi Allah Saya Bukan Pembuat Tabloid Indonesia Barokah

News | Senin, 28 Januari 2019 | 14:42 WIB

Anggota TKN Disebut Terlibat Indonesia Barokah, Moeldoko Angkat Bicara

Anggota TKN Disebut Terlibat Indonesia Barokah, Moeldoko Angkat Bicara

News | Senin, 28 Januari 2019 | 13:52 WIB

Baliho Jokowi Roboh, Jubir Prabowo: Allah Tunjukkan Mereka Bakal Kalah

Baliho Jokowi Roboh, Jubir Prabowo: Allah Tunjukkan Mereka Bakal Kalah

News | Sabtu, 12 Januari 2019 | 19:49 WIB

Gerindra ke Grace: Orang Poligami Enggak Boleh? Berzina Boleh Gitu?

Gerindra ke Grace: Orang Poligami Enggak Boleh? Berzina Boleh Gitu?

News | Minggu, 16 Desember 2018 | 05:45 WIB

Terkini

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:37 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:31 WIB

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan  Anak

Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:15 WIB

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:55 WIB

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

×