Viral #YangGajiKamuSiapa, TKN: Itu Pernyataan Spontan Rudiantara

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 01 Februari 2019 | 19:36 WIB
Viral #YangGajiKamuSiapa, TKN: Itu Pernyataan Spontan Rudiantara
Menteri Kominfo, Rudiantara. [Dok. Kominfo]

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menuding ada upaya dari pihak tertentu untuk menjatuhkan nama Presiden Joko Widodo terkait pernyataaan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sebagaimana video viral #YangGajiKamuSiapa di media sosial.

Menurutnya, pernyataan Rudiantara untuk merespons adanya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya yang mengemukakan sikap politik di publik. Bahkan, Karding juga menganggap maksud dari pernyataan Rudiantara, yakni agar seluruh ASN di pemerintahan Presiden Jokowi bisa menjaga netralitasnya dalam Pilpres 2019.

"Sebaliknya, sikap itu justru alarm bagi semua pihak khususnya pejabat negara untuk senantiasa menjaga netralitas aparaturnya di Pilpres 2019. Pernyataan Pak Rudiantara adalah reaksi spontan dirinya. Sehingga usaha menggoreng pernyataan Pak Rudiantara untuk mendiskreditkan Presiden Jokowi sama sekali tidak beralasan," kata Karding lewat keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (1/2/2019).

Terkait hal itu, Karding mengungkapkan kalau Presiden Jokowi sendiri dalam berbagai kesempatan selalu menekankan ihwal pentingnya netralitas ASN dan TNI/Pada dalam Pilpres 2019. Untuk itu, apa yang dikatakan Rudiantara tersebut dinilainya juga semata-mata sebagai kewajiban atasan kepada jajarannya dalam mengingatkan tentang netralitas itu.

"Dan komitmen itu saya tahu betul masih dipegang beliau sampai sekarang," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, beredar video #YangGajiKamuSiapa yang berisi pernyataan Menkominfo Rudiantara di media sosial. Dalam sebuah video, dirinya sempat meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memilih diantara dua stiker sosialisasi Pemilu 2019. Saat ASN itu memilih stiker nomor dua, Rudiantara malah bertanya 'yang gaji Ibu siapa sekarang?'

Sejak video #YangGajiKamuSiapa, Rudiantra pun telah memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang beredar dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu.

"Teman2, terkait dg pernyataan “yang bayar gaji ASN adalah pemerintah/negara” dlm forum internal karyawan Kominfo kmrn, berikut penjelasan tentang kronologi dan konteksnya agar dpt menjadi gambaran utuh, tdk sepotong2 sebagaimana video & kutipan yg banyak beredar. Terima kasih," cuit Rudiantara sembari mencatut akun Kemenkominfo yang baru saja memberikan keterangan resminya terkait masalah tersebut.

Buntut dari video tersebut, Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Rudiantara ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI lantaran dianggap melakukan pelanggaran pemilu.

Anggota ACTA Yeyet Nurhayati mengaku tidak peduli dengan klarifikasi yang disampaikan Rudiantara. Sebab, menurutnya, Rudiantara telah terindikasi melakukan pelanggaran pemilu sebagaimana video yang beredar di media sosial.

"Terlepas ada klarifikasi atau tidak, kami tetap berkewajiban menggunakan hak kami untuk mengajukan laporan atau pengaduan ke bawaslu, nanti bawaslu yang akan melakukan penyelidikan, pemeriksaan dan sebagainya," kata Nurhayati sesuai membuat laporan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Meski Sudah Klarifikasi, Menkominfo Rudiantara Tetap Dilaporkan ke Bawaslu

Meski Sudah Klarifikasi, Menkominfo Rudiantara Tetap Dilaporkan ke Bawaslu

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 18:04 WIB

Soal Video Viral #YangGajiKamuSiapa?, Rudiantara Akhirnya Buka Suara

Soal Video Viral #YangGajiKamuSiapa?, Rudiantara Akhirnya Buka Suara

Tekno | Jum'at, 01 Februari 2019 | 14:15 WIB

CEK FAKTA: Viral #YangGajiKamuSiapa, Benarkah Menkominfo Intimidasi ASN?

CEK FAKTA: Viral #YangGajiKamuSiapa, Benarkah Menkominfo Intimidasi ASN?

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 11:53 WIB

Jubir TKN: Hasil Survei Median Nyeleneh Sendiri, Patut Diduga Partisan

Jubir TKN: Hasil Survei Median Nyeleneh Sendiri, Patut Diduga Partisan

News | Selasa, 22 Januari 2019 | 13:22 WIB

Jubir TKN: Ma'ruf Amin Jadi Bintang di Debat Pilpres Perdana

Jubir TKN: Ma'ruf Amin Jadi Bintang di Debat Pilpres Perdana

News | Jum'at, 18 Januari 2019 | 13:31 WIB

Terkini

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

Jakarta Barat Dikepung Dua Proyek Besar, Arus Daan Mogot dan Latumenten Direkayasa

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:43 WIB

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

Anggota DPR Kecewa Menhub Absen Rapat Kecelakaan Maut: Yang Punya Gawe Kok Nggak Hadir?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:32 WIB

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

Sita 2,3 Juta Hektare Lahan dan Rp10,2 Triliun, Jaksa Agung: Ini Bukan Sekadar Seremonial!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:31 WIB

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

Bidan Tak Boleh Terima Titipan Bayi Jangka Waktu Lama, Pemkab Sleman Bakal Perketat Pengawasan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:30 WIB

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

Jaksa Ungkap Surat Tuntutan Nadiem Makarim Setebal 1.597 Halaman

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:14 WIB

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

Diselipkan Dalam Gulungan Karpet, Polisi Bongkar Penyelundupan 760 Botol Merkuri ke Filipina

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:08 WIB

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

Netizen Tagih Maaf Personal Juri LCC Kalbar, Pimpinan MPR: Institusi Sudah Mewakili

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

Polisi Menduga Merkuri yang Diselundupkan ke Filipina Berasal dari Tambang Gunung Botak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:05 WIB

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

Jejak Panjang Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Kini Bakal Dijual

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:02 WIB

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

MPR Pastikan Lomba Ulang LCC Kalbar Gunakan Juri Independen dari Akademisi

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB