Dua WNA Pakistan Terduga Pelaku Mutilasi WNI Sempat Lapor ke PDRM Malaysia

Kamis, 14 Februari 2019 | 19:49 WIB
Dua WNA Pakistan Terduga Pelaku Mutilasi WNI Sempat Lapor ke PDRM Malaysia
Ilustrasi petugas mengelurakan peti berisi jenazah TKI korban pembunuhan.

Suara.com - Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigjen Napoleon Bonaparte mengatakan dua Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan berinisial JIR dan A sempat melapor ke Polisi Diraja Malaysia (PDRM). Keduanya diduga merupakan pelaku mutilasi dua Warga Negara Indonesia, bos tekstil asal Bandung Ujang Nuryanto dan teman wanitanya, Ai Munawaroh.

Napoleon mengatakan, sebelum melapor ke PDRM keduanya sempat bertemu dan mengantar korban untuk berbelanja di pusat perbelanjaan kenanga di wilayah Podo Kuala Lumpur.

“Tanggal 25 Januari melapor. Anehnya dua orang ini melapor ke PDRM tentang hilangnya korban,” kata Napoleon di Mabes Polri, Kamis (14/2/2019).

Polisi Diraja Malaysia belum menetapkan tersangka dalam kasus mutilasi terhadap dua WNI. Kedua Warga Negara Asing asal Pakisan itu diamankan karena diduga orang yang harus bertanggung jawab atas kematian dua warga Indonesia.

“Karena sistem hukum acara di Malaysia sedikit berbeda. Malaysia punya kewenangan amankan selama 14 hari, berbeda dengan Polri jika sudah ada dua alat bukti bisa menetapkan tersangka,” kata Napoleon.

Napoleon menambahkan, kasus ini terungkap usai adanya laporan dari pihak keluarga korban. Sementara, pada Sabtu (26/1/2019), PDRM Malaysia menemukan tiga plastik yang berisi potongan tubuh manusia di pinggiran sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

“Potongan tubuh tersebut tanpa kepala kemudian dilakukan penyelidikan identitas yang dibantu Inafis Polri dan dapat diidentifikasi salah satu potongan tubuh itu atas nama N (WNI) identik dengan korban yang dinyatakan hilang,” tutur Napoleon.

Napoleon mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan NCB Interpol Kuala Lumpur dan PDRM Malaysia melakukan penelitian mendalam untuk mencari motif para pelaku melakukan mutilasi terhadap dua WNI tersebut.

“Kami lakukan pendalaman dengan kerja sama dengan PPATK untuk melihat arus transfer keuangan korban. Kami kerja sama dengan Ditsiber Bareskrim Polri untuk melihat track record dari komunikasi yang dimiliki korban,” tandasnya.

Baca Juga: Mobil Tempur Buatan Anak Negeri dipakai Pasukan Keamanan PBB, Bangga!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI