Bu Ani Curhat Kaget Diserang Kanker Darah: Seperti Palu Godam Menimpa

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 17 Februari 2019 | 13:43 WIB
Bu Ani Curhat Kaget Diserang Kanker Darah: Seperti Palu Godam Menimpa
Ani Yudhoyono di RS Singapura. (dok pribadi)

Suara.com - Istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Ani Yudhoyono kaget begitu divonis sakit kanker darah. Rasanya seperti tertimpa palu godam.

Hal itu dikatakan Ani Yudhoyono dalam akun Instagramnya, @AniYudhoyono, Minggu (17/2/2019). Ani Yudhoyono mengatakan dia menerima kanker daerah secara wajar saja.

"Menderita sakit, pasti pernah dialami oleh setiap orang, termasuk saya. Wajar saja. Namun ketika dokter di Singapura menyatakan saya terkena Blood Cancer, rasanya seperti palu godam menimpa saya. Kaget, tak menyangka sama sekali. Rasanya tak ada riwayat dalam keluarga yang pernah terkena penyakit itu," kata Ani Yudhoyono.

Ani Yudhoyono bercerita jika SBY dan keluarga besarnya sudah menerima itu. Bahkan Ani Yudhoyono menilai semua yang diajalani saat ini seperti takdir dari Tuhan.

"Setelah hati saya, Bapak dan keluarga bisa mulai meresapi dan menerimanya, sadarlah saya bahwa Allah Yang Maha Kuasa akan menguji siapa saja hambanya yang dikehendaki. Kali ini saya yang dipilih. Alhamdulillah, baik dokter Singapura maupun Indonesia, berusaha memberikan yang terbaik untuk saya," kata Ani Yudhoyono.

Saat ini Ani Yudhoyono harus menjalani pengobatan ketat dari dokter Singapura. Dia diberikan suntikan kemu sampai transfusi darah.

"Setiap hari saya mencatat pengobatan apa saja yang harus saya jalani, obat, suntikan kemo, transfusi darah dan lain-lain. Saya jalani dengan tabah, tegar, penuh disiplin," kata Ani Yudhoyono.

Ani Yudhoyono pun mulai diisolasi di Rumah Sakit Singapura. Ani Yudhoyono diisolasi untuk menghindari serangan penyakit secara langsung. Dalam foto yang diunggah, Ani Yudhoyono tampak tengah duduk didampingi sang suami, SBY yang berdiri di sampingnya.

"Karena pengobatan itu, saya harus ketat, sementara “diisolasi” untuk menghindari penyakit lain masuk," tulis Ani Yudhoyono.

baca juga

Ani Yudhoyono menyatakan akan berjuang dengan kanker darah yang dia idap. Sebab Ani Yudhoyono merasa didukung oleh masyarakat Indonesia di seluruh dunia.

"I can fight this Cancer. With strong supports from everyone in Indonesia and in the world. Thank you very much for your love and care, dear my husband and family. Bismillahirrahmanirrahim I can do this!" tulis Ani Yudhoyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kena Kanker Darah, Bu Ani Yudhoyono Diisolasi dari Kunjungan Penjenguk

Kena Kanker Darah, Bu Ani Yudhoyono Diisolasi dari Kunjungan Penjenguk

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 12:27 WIB

SBY: Ibu Ani Sosok Perempuan Kuat

SBY: Ibu Ani Sosok Perempuan Kuat

News | Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:40 WIB

Selain Ani Yudhoyono, Deretan Selebriti Ini Juga Sakit Kanker Darah

Selain Ani Yudhoyono, Deretan Selebriti Ini Juga Sakit Kanker Darah

Health | Jum'at, 15 Februari 2019 | 12:03 WIB

Terkini

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:31 WIB

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:28 WIB

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:22 WIB

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:17 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:07 WIB

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57 WIB

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:48 WIB

Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli

Uang yang Disita KPK dari Bupati Kuansing Ternyata Bagian dari 'Kembalian' Menhut Raja Juli

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:38 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

TNI Jaga Rumah Jampidsus, Pengamat Nilai Batas Ranah Sipil dan Militer Mulai Kabur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

Santri Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Alami Trauma Berat, Sering Teriak dan Halusinasi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:26 WIB

×