Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!

Muhammad Yasir

Senin, 18 Mei 2026 | 18:27 WIB
Jadi 'Sniper' Jaringan Kampung Narkoba Samarinda, Bripka Dedy Wiratama Terancam Pidana dan Dipecat!
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso. [Antara]
baca 10 detik
  • Bareskrim Polri menangkap Bripka DW di Samarinda karena terlibat jaringan pengedar narkoba sebagai pengawas atau sniper.
  • Pelaku positif narkoba setelah tes urine dan saat ini sedang menjalani proses hukum etik serta pidana.
  • Polisi menangkap 13 tersangka dalam operasi jaringan narkoba terorganisir yang telah beroperasi empat tahun di Samarinda.

Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri mengungkap keterlibatan anggota polisi dalam jaringan kampung narkoba di Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur.

Anggota polisi tersebut diketahui berinisial Bripka DW alias Dedy Wiratama. Ia diduga berperan sebagai 'sniper' atau pengawas dalam sistem pengamanan peredaran narkoba yang telah berjalan selama bertahun-tahun di kawasan tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan, Bripka DW kini sedang menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran Kode Etik Profesi Polri (KEPP).

“Yang bersangkutan sudah diamankan Satuan Brimobda Kaltim,” kata Eko di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Menurut Eko, hasil pemeriksaan urine terhadap Bripka DW menunjukkan yang bersangkutan positif mengonsumsi narkoba.

Meski saat ini masih diproses etik, Bareskrim memastikan Bripka DW juga akan diproses pidana dalam kasus narkotika tersebut.

Ilustrasi kasus peredaran narkoba di Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur. [Suara.com/Gemini Ai]
Ilustrasi kasus peredaran narkoba di Gang Langgar, Samarinda, Kalimantan Timur. [Suara.com/Gemini Ai]

Puluhan 'Sniper'

Keterlibatan Bripka DW terungkap dalam penggerebekan kampung narkoba di Gang Langgar, Samarinda, yang disebut memiliki sistem pengamanan terstruktur layaknya operasi terorganisir.

Polisi menemukan adanya jaringan pengawas berkode 'Sniper' yang bertugas memantau situasi di sekitar lokasi transaksi narkoba. Para pengawas itu saling terhubung menggunakan handy talky (HT).

baca juga

“Penjualan loket narkoba Gg. Langgar, tersangka yang berperan sebagai 'Sniper' (pengawas) berada di depan Alfamart akan memberikan kode ‘masuk-masuk’ menggunakan tangan secara tersirat,” ungkap Eko.

Tak hanya satu atau dua orang, polisi mencatat ada 21 pengawas yang berjaga di sepanjang jalan menuju lokasi transaksi di Blok F Gang Langgar.

“Sepanjang jalan sebelum mencapai ke Blok F terdapat 21 pengawas yang memegang handy talky termasuk untuk menuntun pengguna yang akan membeli narkoba di Lapak Gg. Langgar Blok F,” beber Eko.

Sistem penjagaan dibuat berlapis. Pembeli yang datang ke lokasi bahkan diatur agar masuk satu per satu demi menghindari kecurigaan aparat.

“Kemudian pada Perempatan gang Blok F gang Langgar, Sniper mewajibkan hanya 1 orang pengendara saja yang dapat masuk ke lokasi penjualan Narkoba tersebut. Apabila berboncengan salah satu harus turun dan menunggu di perempatan Blok F yang mana diawasi oleh para Sniper,” tutur Eko.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap kampung narkoba itu sudah beroperasi selama empat tahun. Dalam sehari, transaksi sabu disebut bisa mencapai 1.000 hingga 1.200 klip kecil dengan harga Rp150 ribu per paket.

Dalam operasi gabungan yang dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury, polisi menangkap 13 tersangka, termasuk bandar, kurir, hingga para pengawas atau 'sniper' yang menjaga jalannya bisnis narkoba di Gang Langgar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×