Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer, Warga Diminta Waspada

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 02 Maret 2019 | 10:22 WIB
Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer, Warga Diminta Waspada
Ilustrasi Gunung Merapi [Dok. Media Center BPPTKG]

Suara.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengimbau warga di sekitar Kali Gendol untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, telah terjadi beberapa kali guguran awan panas yang jarak luncurnya semakin jauh.

"Berhubung sudah terjadi beberapa kali awan panas guguran yang jarak luncurnya semakin jauh, masyarakat yang tinggal di alur Kali Gendol dimohon meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Merapi," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/3/2019).

BPPTKG meminta masyarakat di sekitar Gunung Merapi mewaspadai terjadinya bahaya lahar pada saat hujan. Namun, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi dari sumber yang tidak jelas.

Warga diminta selalu mengikuti arahan dari aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat. Layanan yang dapat dimanfaatkan yaitu radio komunikasi dengan frekuensi 165.075 Mhz, media sosial BPPTKG, laman www.merapi.bgl.esdm.go.id, atau langsung ke kantor BPPTKG di Jalan Cendana no 15 Yogyakarta telepon (0274)514180-514192.

Pagi ini telah terjadi lima kali guguran awan panas dan guguran lava dari Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimum dua kilometer. Guguran awan panas juga kembali terjadi pada pukul 05.33 WIB dan 05.40 WIB. Jarak luncur yang dilaporkan sekitar 800 meter dan 900 meter.

Guguran awan panas sejauh dua kilometer pagi ini diprediksi akan menyebabkan hujan abu di beberapa wilayah. BPPTKG belum dapat memprediksi wilayah mana yang akan terdampak karena sangat tergantung arah dan kecepatan angin. Berdasarkan pantauan dari Pos Ngepos Srumbung, abu mengarah ke barat

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Berpotensi Hujan Abu

Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Berpotensi Hujan Abu

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 07:08 WIB

Gunung Merapi Masih Bergolak, Pagi Ini 3 Kali Gempa Guguran

Gunung Merapi Masih Bergolak, Pagi Ini 3 Kali Gempa Guguran

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 12:28 WIB

Gunung Merapi Catat Rekor Status Waspada Terlama, Warga Tetap Tenang

Gunung Merapi Catat Rekor Status Waspada Terlama, Warga Tetap Tenang

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 15:54 WIB

Hidup Serba Sulit, Warga Merapi Minta Status Rawan Bencana Dicabut

Hidup Serba Sulit, Warga Merapi Minta Status Rawan Bencana Dicabut

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:58 WIB

Andalkan WhatsApp, Warga Cangkringan Siap Mengungsi Jika Merapi Bergolak

Andalkan WhatsApp, Warga Cangkringan Siap Mengungsi Jika Merapi Bergolak

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×