Pakai APBD, Pemkot Kupang Akan Pulangkan PSK Karang Dempel

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 04 Maret 2019 | 14:29 WIB
Pakai APBD, Pemkot Kupang Akan Pulangkan PSK Karang Dempel
Ilustrasi PSK

Suara.com - Setelah tempat prostitusi Karang Dempel resmi ditutup Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 1 Januari 2019, kini pemerintah setempat hanya mengizinkan adanya aktifitas hiburan dan usaha ekonomi.

"Pemerintah hanya menutup aktifitas prostitusi sedangkan usaha hiburan dan kegiatan ekonomi dilakukan warga di sekitar tidak diganggu," kata Penjabat Sekretaris Kota Kupang, Yosef Rera Beka seperti dilansir Antara, Senin (4/3/2019).

Hal itu dikatakan Yosef dalam rapat koordinasi komunikasi informasi dan edukasi Kemensos RI bersama tim teknis penutupan lokalisasi KD dalam rangka pemulangan para pekerja sex komersial dari lokalisasi KD.

Yosef menerangkan, kegiatan sosialisasi dilakukan Kementerian Sosial RI diikuti para pekerja sex komersial yang menempati eks lokalisasi KD, pengusaha hiburan, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Pemerintah Kota Kupang serta Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial, dan Korban Perdagangan Orang (RSTS & KPO) Kemensos RI, Sonny W. Manalu.

Yosef mengatakan, penutupan lokalisasi karang dempel di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah ini untuk membebaskan Ibu kota Provinsi NTT dari praktik prostitusi dan mengurangi penularan HIV/AIDS yang terus meningkat di daerah ini.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Kupang tidak hanya melakukan penutupan terhadap lokalisasi akan tetapi juga diikuti dengan pemulangan para PSK ke daerah asalnya dengan biaya ditanggung pemerintah daerah ini.

"Para PSK yang masih saat ini menempati lokalisasi KD akan kami pulangkan setelah rapat koordinasi ini berlangsung," tegasnya.

Lebih jauh Yosef mengatakan, Pemerintah Kota Kupang telah mengalokasikan anggaran dari APBD II Kota Kupang untuk biaya pemulangan para penghuni Karang Dempel menuju daerahnya masing-masing.

"Pemerintah telah menyiapkan anggaran dari APBD II untuk pemulangan para PSK sehingga kawasan KD bebas dari kegiatan prostitusi tahun 2019," tegasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubuk Derita di Kolong Jembatan Jakarta, Pergulatan Hidup PSK Pengidap AIDS

Gubuk Derita di Kolong Jembatan Jakarta, Pergulatan Hidup PSK Pengidap AIDS

Liks | Jum'at, 01 Maret 2019 | 07:50 WIB

Muklis, Maling Telanjang yang Doyan Nyabu dan Sewa PSK

Muklis, Maling Telanjang yang Doyan Nyabu dan Sewa PSK

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 16:52 WIB

Tiga Ibu Rumah Tangga Jadi PSK di Warung, Terungkap dari Kondom Isi Sperma

Tiga Ibu Rumah Tangga Jadi PSK di Warung, Terungkap dari Kondom Isi Sperma

News | Jum'at, 15 Februari 2019 | 19:44 WIB

Lelaki Paruh Baya Tewas di Lokalisasi Seusai Dilayani Pensiunan PSK

Lelaki Paruh Baya Tewas di Lokalisasi Seusai Dilayani Pensiunan PSK

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 17:40 WIB

Terkini

5 Mobil Hatchback Bekas Rp 80 Jutaan yang Iritnya Tembus 20 Km Per Liter

5 Mobil Hatchback Bekas Rp 80 Jutaan yang Iritnya Tembus 20 Km Per Liter

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 14:48 WIB

Tepis Isu Komersialisasi, Pameran 100 Tahun Ali Sadikin Jadi Bukti TIM Tetap Rumah Bagi Seniman

Tepis Isu Komersialisasi, Pameran 100 Tahun Ali Sadikin Jadi Bukti TIM Tetap Rumah Bagi Seniman

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:47 WIB

Terungkap, Gus Alex Diduga Perintahkan Bentuk Tim Hadapi Pansus Haji DPR

Terungkap, Gus Alex Diduga Perintahkan Bentuk Tim Hadapi Pansus Haji DPR

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:46 WIB

Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

Laporan Media Inggris: Kebun Petani Kalimantan Terbakar Habis di HUT Kemerdekaan RI

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:45 WIB

4 Pelembap Gel Korea Perkuat Skin Barrier pada Kulit Berminyak Tanpa Greasy

4 Pelembap Gel Korea Perkuat Skin Barrier pada Kulit Berminyak Tanpa Greasy

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 14:42 WIB

BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla Samboja

BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla Samboja

Kaltim | Kamis, 03 September 2026 | 14:40 WIB

Bukan Sebagai Saksi, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Diperiksa Tim 9 Sebagai Tersangka

Bukan Sebagai Saksi, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Diperiksa Tim 9 Sebagai Tersangka

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:38 WIB

Apa Itu Desil dalam Statistika? Ini Pengertian, Rumus, dan Cara Menentukannya

Apa Itu Desil dalam Statistika? Ini Pengertian, Rumus, dan Cara Menentukannya

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 14:38 WIB

Putusan Pengadilan Singapura Buka Jalan Berburu Aset Sritex Senilai Rp12,82 Triliun

Putusan Pengadilan Singapura Buka Jalan Berburu Aset Sritex Senilai Rp12,82 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:36 WIB

Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

Oneng Curiga Kacau Data Desil BPS Jadi 'Senjata Halus' untuk Goyahkan Prabowo

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:35 WIB

×