Waspada Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Sulawesi, Titik Panas Muncul

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 05 Maret 2019 | 14:41 WIB
Waspada Kebakaran Hutan di Kalimantan dan Sulawesi, Titik Panas Muncul
Kebakaran hutan. (Antara)

Suara.com - Waspada kebakatan hutan di Kalimantan dan Sulawesi, sebab titik panas mulai muncul. Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika atau BMKG menyatakan wilayah pesisir Sumatera bagian tengah dan Kalimantan bagian barat mesti mewaspadai potensi peningkatan kebakaran hutan dan lahan pada periode kemarau pertama.

Berdasarkan citra satelit, terpantau hotspot (titik panas) per provinsi 10 hari terakhir terdapat peningkatan titik panas di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan jumlah titik panas indikasi awal kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau, Sumatera Utara, dan Gorontalo menurut BMKG selama kurun itu tergolong stabil.

BMKG juga menyampaikan peta analisis hari tanpa hujan berurutan di wilayah Sumatera, yang menunjukkan indikasi beberapa tempat di pesisir timur Aceh, Sumatera Utara dan Riau mengalami hari kering berurutan antara enam hingga 20 hari, kategori pendek dan menengah.

Di Riau, hari tanpa hujan kategori panjang antara 21 dan 30 hari telah terjadi di Rangsang, Rangsang Pesisir, dan daerah Tebing Tinggi.

"Ini memicu terjadinya karhutla," kata Dwikorita dalam pernyataan persnya, Selasa (5/3/2019).

BMKG berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis BMKG di wilayah Riau untuk meningkatkan mitigasi dampak risiko kebakaran hutan dan lahan, mengingat ada Surat Keputusan Gubernur yang menyatakan bahwa kantor Stasiun Meteorologi SSK II Pekanbaru masuk dalam Tim Respon Cepat sebagai koordinator analisis data.

"Kita harus meningkatkan kualitas baik dalam penyampaian informasi, serta sebagai pelaku penggerak agar Tim Respon Cepat (TRC) dapat melakukan tindakan sedini mungkin guna meminimalkan korban dan dampak risiko karhutla," tambah Dwikorita.

Dwikorita menjelaskan pula bahwa pada Agustus 2018, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah meluncurkan Geohotspot 4.0, yang bisa memperbarui data dan informasi titik panas setiap 10 menit, lebih cepat dari perangkat sebelumnya yang memperbarui data dan informasi setiap 6 jam. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB Ajak Ulama untuk Tanggulangi Kebakaran Hutan, Apa Tugasnya?

BNPB Ajak Ulama untuk Tanggulangi Kebakaran Hutan, Apa Tugasnya?

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 06:45 WIB

Kebakaran Hutan Riau, BPPT Kekurangan Pesawat untuk Hujan Buatan

Kebakaran Hutan Riau, BPPT Kekurangan Pesawat untuk Hujan Buatan

News | Senin, 04 Maret 2019 | 13:47 WIB

Atasi Kebakaran Gambut, BPBA Turunkan Alat Berat

Atasi Kebakaran Gambut, BPBA Turunkan Alat Berat

News | Senin, 04 Maret 2019 | 13:15 WIB

DPR Dorong Diplomasi Jerman Atasi Larangan Impor Minyak Kelapa Sawit

DPR Dorong Diplomasi Jerman Atasi Larangan Impor Minyak Kelapa Sawit

DPR | Kamis, 28 Februari 2019 | 14:54 WIB

Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak

Dikepung Asap Kebakaran Hutan, Satu SD di Riau Libur Mendadak

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 13:10 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB