Tanpa Ogoh-Ogoh, Tawur Agung Kasanga di Semarang Tetap Khusyuk

Chandra Iswinarno

Kamis, 07 Maret 2019 | 00:31 WIB
Tanpa Ogoh-Ogoh, Tawur Agung Kasanga di Semarang Tetap Khusyuk
Umat Hindu di Kota Semarang menggelar Tawur Kasanga di Pura Agung Giri Natha, Rabu (6/3/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Perayaan tahun baru umat Hindu atau Nyepi dilakukan secara sederhana di Kota Semarang. Jika biasanya meriah ada ogoh-ogoh, tahun ini panitia tidak mengadakan ogoh-ogoh.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang I Nengah Wirta Darmayana mengatakan, pawai ogoh-ogoh ditiadakan lantaran mengindari panasnya kontestasi politik menjelang Pemilu.

"Karena kami netral dalam kegiatan apapun termasuk perayaan Nyepi. Dikhawatirkan ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum ini," katanya disela persiapan Tawur Agung Kasanga di Pura Agung Giri Natha Semarang, Rabu (6/5/2019).

Perayaan Tawur Agung Kasanga di Pura Giri Natha sempat tertunda dari pukul 16.00 WIB mundur pukul 17.00 WIB karena hujan. Namun begitu, sembahyang dapat berjalan dengan khusyuk dibawah rintik hujan. Sembahyang Nyepi akan berlangsung sampai pukul 21.00 WIB.

Sesajen, janur kuning, dan piranti sembahyang disiapkan di area madya mandala atau halaman pura utama. Umat Hindu berkumpul dibawah tenda dengan memanjatkan doa dalam tapa brata (meditasi). Tak ketinggalan bunyi-bunyian alat gong gamelan mengiringi prosesi sembahyang.

"Hari ini tapa brata penyepian, karena besok amati lelungan sudah tidak kemana-mana, sampai amati geni tanpa ada sinar lampu atau listrik," kata I Nengah Wirta.

Dalam meditasi sembahyang, pihaknya mengajak kepada umat Hindu di Semarang untuk mensyukuri nikmat alam yang telah memberikan kesejahteraan.

"Kita mensyukuri alam yang memberi kesejahteraan dan saatnya membayar dengan wujud upaya keagamaan," ujarnya.

Tak lupa, umat Hindu Semarang juga diajak berdoa bersama untuk kelangsungan tahun politik agar berjalan sukses tanpa ada keresahan dan keamanan terjaga.

baca juga

"Nyepi sembahyang malam ini sekaligus umat Hindu mendoakan supaya tahun politik dengan pemilu harapan berjalan dengan aman dan lancar tak terjadi perpecahan. Berjuang demi semesta alam," ucapnya.

Pada perayaan Nyepi tahun 1941 Saka ini, pura yang berdiri sejak 1968 menyelenggarakan rangkaian kegiatan diantaranya upacara melasthi yang digelar pada Minggu (3/3/2019) di Pantai Marina Semarang, tawur agung kasanga, amati lelanguan, amati geni, pangerupukan sampai dharma shanti atau silaturahmi sesama umat Hindu.

"Setelah Nyepi, mulai langkah tahun baru, kita akan ramai dengan nama pangerupukan, kalau di Bali ada tabuh kentongan. Di Semarang tidak ada tabuh kentongan karena kami di lingkungan saling menghormati saja. Lalu dharma shanti kalau di muslim namanya halal bi halal," tuturnya.

Pura Giri Natha merupakan pura terbesar di Semarang bagi umat Hindu, digunakan sekitar dua ribu umat Hindu di Semarang untuk ibadat. Sebagian adalah warga asli Bali yang merantau dan sebagiannya ada warga lokal dan asing.

"Pura Giri Natha banyak digunakan umat Hindu baik keturunan Bali, India, Jepang, Perancis, Jerman dan Cina. Pura ini juga sebagai destinasi wisata, terutama turis asing dari kapal pesiar yang singgah di Tanjung Mas Semarang," tukas I Nengah Wirta.

Kontributor : Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Umat Hindu Papua Gelar Upacara Melasti di Pegunungan Jayawijaya

Umat Hindu Papua Gelar Upacara Melasti di Pegunungan Jayawijaya

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:49 WIB

Selama Perayaan Nyepi, Akses Menuju Bromo Ditutup

Selama Perayaan Nyepi, Akses Menuju Bromo Ditutup

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 18:07 WIB

Jelang Nyepi, Ogoh-ogoh Berbentuk Driver Ojol Hebohkan Warganet

Jelang Nyepi, Ogoh-ogoh Berbentuk Driver Ojol Hebohkan Warganet

Otomotif | Rabu, 06 Maret 2019 | 16:08 WIB

Majelis Agama di Bali Usulkan Penghentian Internet 24 Jam, Ada Apa?

Majelis Agama di Bali Usulkan Penghentian Internet 24 Jam, Ada Apa?

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 07:31 WIB

Ancol Gelar Festival Ogoh-ogoh di Tepi Pantai

Ancol Gelar Festival Ogoh-ogoh di Tepi Pantai

Lifestyle | Minggu, 18 Maret 2018 | 19:14 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×